Jalan Tol Balikpapan-Samarinda Beroperasi Akhir 2019

Oleh Maulandy Rizky Bayu Kencana pada 21 Agu 2019, 10:45 WIB
Diperbarui 11 Sep 2019, 18:04 WIB
Jalan Tol Balikpapan-Samarinda

Liputan6.com, Jakarta PT Jasa Marga (Persero) Tbk melalui kelompok usaha PT Jasamarga Balikpapan Samarinda (JBS) terus mengejar pembangunan Jalan Tol Balikpapan-Samarinda agar bisa selesai dan mulai beroperasi sesuai dengan target, yakni pada akhir 2019.

Hingga akhir Agustus 2019, progres konstruksi ruas tol ini telah mencapai 96,827 persen dengan pembebasan lahan yang telah mencapai progres hingga 99,33 persen.

Dalam tinjauan lapangannya, Direktur Operasi Jasa Marga Subakti Syukur mengatakan, ruas tol ini bila sudah rampung dapat mengoptimalkan mobilitas orang dan barang antara dua kota terbesar di Kalimantan Timur tersebut.

"Secara progres, konstruksi jalan tol dan pembebasan lahan terus dikejar agar dapat beroperasi sesuai target. Selain itu, saya juga minta agar PT JBS dan kontraktor untuk segera menyiapkan sarana pelengkap jalan tol dan sarana pelengkap operasional jalan tol sebagai syarat layak operasi," pinta Subakti, Rabu (21/8/2019).

 

2 of 4

Memiliki 4 Gerbang Tol

Proses pembangunan jalan tol Balikpapan-Samarinda. (Dok Jasa Marga)
Proses pembangunan jalan tol Balikpapan-Samarinda. (Dok Jasa Marga)

Selaras dengan hal tersebut, Direktur Utama PT JBS S T H Saragi menjelaskan bahwa nantinya Jalan Tol Balikpapan-Samarinda yang memiliki total panjang 99,350 Km ini akan dilengkapi dengan 4 Gerbang Tol (GT), dengan rincian sebagai berikut:

1. GT Manggar dengan Ramp On/Ramp Off yang berada di Jalan Mulawarman

2. GT Karang Joang dengan Ramp On/Ramp Off yang berada di Jalan Soekarno-Hatta Km 13

3. GT Samboja dengan Ramp On/Ramp Off yang berada di Jalan Soekarno-Hatta Km 38

4. GT Palaran dengan Ramp On/Ramp Off yang berada di Jalan Soekarno-Hatta Km 4 (Samarinda)

"Selain itu, kami juga bersama pihak perbankan yang didukung oleh Bank Indonesia memastikan kesiapan uang elektronik sebagai alat transaksi di jalan tol, termasuk mengedukasi masyarakat, khususnya Provinsi Kalimantan Timur, untuk mulai menggunakan uang elektronik sebagai sarana pembayaran non tunai," jelas Saragi.

 

3 of 4

5 Seksi

(Foto: Dok Kementerian PUPR)
Tol Balikpapan-Samarinda (Foto: Dok Kementerian PUPR)

Jalan Tol Balikpapan-Samarinda merupakan salah satu Proyek Strategis Nasional (PSN) yang terdiri dari ruas Viability Gap Fund (VGF), yakni Seksi 1 dan 5 sepanjang 33,115 km dan ruas investasi (Seksi 2, 3, dan 4) sepanjang 66,235 km. Jalan Tol Balikpapan-Samarinda sendiri terdiri dari lima seksi, yakni:

a. Seksi 1 mulai dari Km 13 hingga Samboja sepanjang 22,025 km

b. Seksi 2 dari Samboja hingga Muara Jawa sepanjang 30,975 km

c. Seksi 3 dari Muara Jawa hingga Palaran sepanjang 17,300 km

d. Seksi 4 dari Palaran hingga Jembatan Mahkota II sepanjang 17,550 km

e. Seksi 5 dari Km 13 hingga Bandara Sepinggan sepanjang 11,500 km

4 of 4

Saksikan Video Pilihan di Bawah Ini:

Lanjutkan Membaca ↓

Live Streaming

Powered by