Junio Smart, Terobosan BRI Perkuat Ekosistem Pendidikan di Indonesia

Oleh stella maris pada 05 Agu 2019, 15:54 WIB
Junio Smart, Terobosan BRI Perkuat Ekosistem Pendidikan di Indonesia

Liputan6.com, Jakarta Untuk memperkuat layanan digital banking, PT. Bank Rakyat Indonesia (Persero) Tbk terus melakukan terobosan dan inovasi. Paling terbaru, dengan menghadirkan aplikasi Junio Smart.

Aplikasi Junio Smart diciptakan untuk memperkuat ekosistem pendidikan di Indonesia. Sasaran pengguna platform edukasi terintegrasi ini adalah sekolah di seluruh Indonesia, sehingga pengelolaan akademik dan administrasi jadi lebih cepat, tepat, dan akurat.

Corporate Secretary Bank BRI Bambang Tribaroto mengungkapkan melalui aplikasi Junio Smart, sekolah lebih mudah dalam mengelola keuangan, kegiatan akademik dan mengirimkan informasi kesiswaan kepada orang tua siswa melalui web dan aplikasi.

"Di sisi lain, keikutsertaan orangtua dalam memantau perkembangan akademis anaknya semakin meningkat serta siswa lebih cepat dan mudah untuk mendapatkan informasi akademik maupun kegiatan sekolah," imbuhnya.

Saat ini terdapat 34 sekolah dari jenjang SD hingga SMA di Indonesia yang telah menjalin kerjasama dengan BRI terkait pemanfaatan aplikasi Junio Smart, salah satunya SMA Taruna Nusantara di Magelang.

Junio Smart, Terobosan BRI Perkuat Ekosistem Pendidikan di Indonesia
Aplikasi Junio Smart diciptakan untuk memperkuat ekosistem pendidikan di Indonesia.

"Untuk sekolah yang ingin memanfaatkan aplikasi ini caranya sangat mudah, hanya dengan membuka rekening Giro BRI kemudian log in melalui website https://junio-smart.id/. Sementara untuk orang tua dan siswa dapat mengunduh di Play Store dan App Store dengan kata kunci Junio Smart," tambah Bambang.

Selain itu, perseroan akan terus memperluas kerja sama Junio Smart dengan sekolah-sekolah di Indonesia, untuk membangun sebuah ekosistem pendidikan yang terintegrasi.

"Melalui Junio Smart, BRI semakin meningkatkan layanan perbankan khususnya dalam menyediakan produk maupun jasa perbankan. Juga untuk institusi pendidikan hingga membangun budaya dengan menabung sejak dini untuk para siswa," jelas Bambang.

 

 

(*)