Jangan Panik, Simak Tips Transaksi dari Dirut BCA Jika Mati Lampu Total

Oleh Liputan6.com pada 05 Agu 2019, 12:43 WIB
Diperbarui 05 Agu 2019, 13:15 WIB
Kantor PT Bank Central Asia Tbk (BCA). saat ini transpormasi digital BCA melalui internet dan mobile banking, dan berbagai aplikasi, fitur, alat pembayaran nontunai.

Liputan6.com, Jakarta - Pemadaman listrik yang dilakukan oleh PT PLN (Persero) membuat aktivitas keuangan ikut terhambat seperti transaksi melalui mesin ATM atau pembayaran pembelian barang di kasir.

Presiden Direktur PT BCA Tbk, Jahja Setiaatmadja, mengatakan bahwa kondisi blackout yang terjadi hari Minggu kemarin tidak menimbulkan potensi kerugian yang berarti bagi BCA. Namun memang bagi nasabah menimbulkan masalah. 

Dia mengungkapkan cara untuk menghindari nasabah tak bisa bertransaksi. Contohnya untuk mesin ATM. Ada baiknya nasabah mencari mesin ATM di kantor cabang atau di lokasi yang teraliri listrik dari mesin genset, misalnya di mal.

"ATM yang di cabang dan mal ada genset jadi enggak masalah untuk ambil uang tunai," kata dia saat dihubungi Merdeka.com, Senin (5/8/2019).

Sementara itu, untuk transaksi pembayaran di kasir yang menggunakan mesin EDC juga bisa diatasi dengan pembayaran tunai. "EDC mati ya pakai tunai, ambil di ATM tunainya," ujarnya.

Sedangkan untuk transaksi perbankan online, dia mengakui ada beberapa yang terhambat sebab jaringan komunikasi ikut terdampak listrik yang padam. Namun jumlahnya tidak banyak sehingga tidak menimbulkan kepanikan.

"Sinyal yang labil kemarin, tapi hari minggu enggak terlalu banyak transaksi selain orang belanja di mal," ungkapnya.