Kumuh dan Banyak kejahatan Jadi Alasan Kemenhub Revitalisasi Terminal Bus

Oleh Liputan6.com pada 31 Jul 2019, 13:45 WIB
Diperbarui 31 Jul 2019, 14:17 WIB
Seminggu Jelang Lebaran, Pemudik Mulai Padati Terminal Kampung Rambutan

Liputan6.com, Jakarta - Kementerian Perhubungan (Kemenhub) berupaya menata dan mengembangkan terminal bus tipe A di beberapa daerah. Dengan pengembangan terminal tersebut diharapkan mampu menarik minat masyarakat untuk dapat menggunakan transportasi bus.

Direktur Jenderal Perhubungan Darat Kementerian Perhubungan Budi Setyadi mengatakan, selama ini wajah terminal di beberapa kota sangat buruk di mata masyarakat. Kondisi yang kumuh hingga tingkat kejahatan yang masih tinggi menjadi perhatian khusus bagi masyarakat dan juga pemerintah.

"Saya coba melihat satu tahun terakhir ini bagaimana kondisi terminal kita. Sebetulnya kita sebagai bagian bangsa Indonesia harusnya merasa malu. Kenapa terminal seperti itu kondisinya?" katanya dalam acara investor gathering di Jakarta, Rabu (31/7/2019).

Budi mengatakan, dengan stigma buruk yang ada di masyarakat mengenai terminal bus maka perlu ada suatu perubahan. Dengan wajah baru atau penataan ulang, diharapkan terminal akan semakin lebih baik ke depan.

"Kita sudah memulai di Terminal Tirtonadi, Solo, untuk membuat bagaimana pedagang-pedagang di sana bisa kita tingkatkan kapasitasnya," katanya.

Budi menambahkan sejauh ini terdapat 128 terminal bus tipe A di seluruh Indonesia. Namun kondisinya masih memperhatinkan sehingga dalam waktu dekat pihaknya akan melakukan penataan atau pembangunan kembali sekitar 40 terimal tipe A.

"Rencana kami untuk membangun kembali sekitar 40 terminal bus tipe A di Jawa, Bali Medan, dan Lampung," pungkasnya.

Reporter: Dwi Aditya Putra

Sumber: Merdeka.com

2 dari 3 halaman

Kemenhub Bakal Sulap Terminal Bus agar Senyaman Bandara di 2020

Terminal bus Cicaheum
Terminal Bus Cicaheum mengalami lonjakan penumpang sejak Rabu (29/5/2019). (Huyogo Simbolon)

Sebelumnya, Kementerian Perhubungan (Kemenhub) akan merevitalisasi 38 terminal bus Tipe A pada 2020. Rencana tersebut dinilai sebagai upaya pemerintah memperbaiki kualitas arus mudik 2020.

Dirjen Perhubungan Darat Kementerian Perhubungan, Budi Setiyadi mengatakan, perbaikan terminal sesuai dengan instruksi dari Menteri Perhubungan Budi Karya Sumadi. Pada tahun depan, terminal-terminal ditargetkan harus setara kualitasnya dengan Bandara.

"Yang disampaikan Pak Menteri singkat jelas dan padat begitu, Pak Menteri minta tahun depan terminal harus sama dengan bandara" tuturnya di Jakarta, Rabu (19/6).

Budi melanjutkan, pekerjaan rumah pemerintah untuk merealisasikan target itu antara lain dengan memperbaiki kualitas hingga sumber daya manusia (SDM) setingkat pelayanan di Bandara.

"Kita harus mencari tahu juga, bandara itu bagaimana sih level of service-nya, seperti apa kemudian performance-nya, SDM dan sebagainya," ucapnya.

3 dari 3 halaman

Saksikan Video Pilihan di Bawah Ini:

Lanjutkan Membaca ↓