Sudah Bayar Rp 63 Miliar, Pria Ini Batal Makan Siang dengan Warren Buffett

Oleh Athika Rahma pada 30 Jul 2019, 18:02 WIB
Diperbarui 30 Jul 2019, 18:02 WIB
warren-buffet-131114b.jpg
Perbesar
Miliarder Berkshire Hathaway, Warren Buffett

Liputan6.com, Jakarta - Biasanya, miliarder mengeluarkan kocek yang tidak sedikit untuk membeli barang mewah atau menjalankan kebiasaan luar biasanya.

Tapi, bagaimana kalau ada yang menghamburkan uang miliaran rupiah untuk makan siang dengan miliarder lainnya? Seperti yang dilakukan miliarder yang satu ini, yang menyatakan akan makan siang bersama miliarder Warren Buffet.

Dikutip dari CNN, Selasa (30/7/2019), pengusaha mata uang kripto asal China, Justin Sun, menyatakan kalau dirinya menang lelang donasi untuk makan dengan Warren Buffett, salah satu miliarder level atas di dunia.

Sun bahkan sudah membayar uang sampai USD 4,57 juta alias sekitar Rp 63 miliar (asumsi kurs Rp 14.020). Namun sayang seribu sayang, rencana itu harus dibatalkan karena kondisi kesehatannya.

Miliarder ini ternyata mengalami batu ginjal dan harus mendapatkan perawatan khusus. Dia memberikan perkembangan kondisi kesehatannya lewat media sosial China Weibo.

Begitu pula dengan perusahaan miliknya, TRON Foundation, yang memberikan pernyataan resmi.

"Janji makan siang akan dijadwalkan ulang kembali," ujar pihak TRON Foundation.

2 dari 3 halaman

Makan Siang Untuk Hilangkan Kesalahpahaman

Warren Buffet
Perbesar
Buffet tinggal di rumah yang sudah dia tempati sejak 1958 di Omaha, Nebraska. Rumah itu tidak memiliki pagar.

Sebagai informasi, Sun menciptakan mata uang kripto, TRX pada 2017 lalu dan telah bertahan lama di industri.

Di sisi lain, Buffett sudah lama menentang kehadiran mata uang digital. CEO Berkshire Hathaway itu pernah menyebut salah satu mata uang kripto, Bitcoin, dengan sebutan 'racun tikus' dan memprediksi bahwa investasi di mata uang kripto hanya akan menghasilkan kegagalan saja.

Sun kemudian melihat kesempatan untuk makan siang bersama Warren Buffett sebagai obrolan untuk saling memahami industri blockchain dengan investor tradisional. Bahkan, Sun juga ingin mengundang pengusaha-pengusaha mata uang kripto agar sama-sama mendapat pengertian dan pemahaman.

"Saya percaya dengan komunikasi yang tepat, Buffett bisa mengubah pikirannya tentang mata uang kripto dan blockchain," ujar Sun.

Rencananya, makan siang akan dilakukan di Quince, restoran mewah dengan title rating Michelin di San Fransisco. Entah kapan makan siang akan benar-benar dilakukan, yang pasti saat ini Sun masih dalam kondisi kesehatan yang buruk.

3 dari 3 halaman

Saksikan Video Pilihan di Bawah Ini:

Lanjutkan Membaca ↓