Sebagian Sektor Menghijau, IHSG Dibuka Menguat ke 6.445,97

Oleh Arthur Gideon pada 23 Jul 2019, 09:15 WIB
Diperbarui 23 Jul 2019, 09:15 WIB
20161110-Hari-ini-IHSG-di-buka-menguat-di-level-5.444,04-AY2
Perbesar
Suasana kantor Bursa Efek Indonesia, Jakarta, Kamis (10/11). Dari 538 saham yang diperdagangkan di Bursa Efek Indonesia, 181 saham menguat, 39 saham melemah, 63 saham stagnan, dan sisanya belum diperdagangkan. (Liputan6.com/Angga Yuniar)

Liputan6.com, Jakarta - Indeks Harga Saham Gabungan (IHSG) bergerak menguat pada pembukaan perdagangan saham Selasa pekan ini. Posisi dolar Amerika Serikat (AS) berada di kisaran Rp 13.975.

Pada pra pembukaan perdagangan, Selasa (23/7/2019), IHSG menguat 10,16 poin atau 0,16 persen ke posisi 6.443,71. Pada pembukaan pukul 09.00 waktu JATS, IHSG masih menguat dengan naik 13,67 poin atau 0,21 persen ke posisi 6.445,97.

Sementara itu, indeks saham LQ45 naik 0,08 persen ke posisi 1.030,28. Sebagian indeks acuan menguat kecuali indeks INFOBANK15.

Pada pembukaan perdagangan sebanyak 153 saham menguat sehingga mengangkat IHSG ke zona hijau. Selain itu 34 saham melemah dan 108 saham diam di tempat.

Pada Selasa pekan ini, IHSG sempat berada di level tertinggi 6.451 dan terendah 6.441,44.

Transaksi perdagangan saham cukup ramai. Total frekuensi perdagangan saham 19.858 kali dengan volume perdagangan 406 miliar saham. Nilai transaksi harian saham Rp 220 miliar.

Investor asing jual saham Rp 20 miliar di pasar regular. Posisi dolar Amerika Serikat (AS) berada di kisaran Rp 13.975.

Sebagian besar sektor saham menghijau. Sektor saham barang konsumsi naik 0,98 persen, dan memimpin penguatan IHSG. Disusul sektor saham manufaktur menanjak 0,60 persen dan sektor saham kontruksi menguat 0,37 persen.

Saham-saham yang menguat sehingga mendorong IHSG ke zona hijau antara lain PICO melonjak 24,50 persen ke level Rp 940 per saham, NIKL mendaki 16 persen ke level Rp 1.600 per saham dan ALKA naik 13,64 persen ke angka Rp 450 per saham.

Sedangkan saham-saham yang tertekan antara lain saham OCAP turun 4,81 persen ke posisi Rp 356 per saham, saham ADMG merosot 3,62 persen ke posisi Rp 266 per saham, dan saham MKNT turun 3,48 persen ke posisi Rp 111 per saham.

 

2 dari 3 halaman

Prediksi Analis

Pasar saham Indonesia naik 23,09 poin
Perbesar
Pekerja mengamati pergerakan Indeks Harga Saham Gabungan (IHSG) di salah satu perusahaan Sekuritas, Jakarta, Rabu (14/11). Indeks Harga Saham Gabungan (IHSG) berhasil bertahan di zona hijau pada penutupan perdagangan hari ini. (Liputan6.com/Angga Yuniar)

IHSG diperkirakan akan bergerak menghijau pada perdagangan saham Selasa (23/7/2019).

Senior Research PT KGI Sekuritas, Yuganur Wijanarko menjelaskan, meski indeks ditutup melemah pada perdagangan saham Senin kemarin, IHSG berpeluang menguat pada hari ini.

Alasanya, aksi jual kaum beruang yang disebabkan oleh volatilitas regional dapat tertahan oleh pembelian saham unggulan dan lapis dua oleh kaum banteng di daerah support 6.400.

Oleh karena itu, momentum pelemahan indeks menurutnya dapat dikatakan sudah reda dan waktunya IHSG untuk siap melaju kembali naik ke level 6.500. 

"Kemungkinan IHSG akan perkasa bergerak di rentang support 6.400 dan resistance 6.470," ujarnya dalam risetnya di Jakarta.

Diperkuat, Analis PT Binaartha Parama Sekuritas Muhammad Nafan Aji Gustama mengatakan, IHSG secara teknikal mengindikasikan adanya ruang untuk bertengger di zona hijau.

Kata dia, indeks berpotensi menghijau dengan diperdagangkan pada kisaran support dan resistance di level 6.393-6.488.

3 dari 3 halaman

Saksikan Video Pilihan di Bawah Ini:

Lanjutkan Membaca ↓