Punya Potensi, Menteri Rini Dorong BUMN Jadi Pemain Global

Oleh Arthur Gideon pada 12 Jul 2019, 20:37 WIB
Diperbarui 12 Jul 2019, 20:37 WIB
Menteri BUMN Rini Soemarno mengunjungi the “1st Pacific Exposition” di SkyCity Convention Center, Auckland, Selandia Baru pada Jumat (12/07/2019).
Perbesar
Menteri BUMN Rini Soemarno mengunjungi the “1st Pacific Exposition” di SkyCity Convention Center, Auckland, Selandia Baru pada Jumat (12/07/2019).

Liputan6.com, Jakarta - Menteri Badan Usaha Milik Negara (BUMN) Rini M. Soemarno megunjungi the “1st Pacific Exposition” di SkyCity Convention Center, Auckland, Selandia Baru pada Jumat (12/07/2019). Langkah ini untuk memberikan dukungan kepada BUMN di berbagai sektor industri yang berpartisipasi dalam gelaran tersebut.

“Saya menyambut baik inisiatif yang dilakukan BUMN untuk terus menunjukkan kiprahnya di dunia internasional serta mendorong investasi di dalam negeri,” ungkap Rini dalam keterangan tertulis, Jumat (12/7/2019).

Pameran investasi dan bisnis berskala Asia Pasifik ini kali pertama diadakan dan diikuti oleh 20 negara di kawasan. Sebagai bagian yang tidak terpisahkan dari demografi dan geografi, Indonesia memiliki peran strategis dalam peningkatan kemakmuran dan kesejahteraan di wilayah Asia Pasifik.

“Kita punya produk-produk unggul di bidang dirgantara misalnya. Beberapa pesawat buatan PT DI sudah dipasarkan di luar negeri. Lalu ada Kereta Api buatan INKA dan produk-produk lainnya. Ini yang terus kita dorong bagaimana BUMN tidak hanya menjadi pemain di pasar lokal tetapi juga di pasar global,” imbuh Menteri Rini.

 

2 dari 3 halaman

BUMN yang Ikut

Menteri BUMN Rini Soemarno mengunjungi the “1st Pacific Exposition” di SkyCity Convention Center, Auckland, Selandia Baru pada Jumat (12/07/2019).
Perbesar
Menteri BUMN Rini Soemarno mengunjungi the “1st Pacific Exposition” di SkyCity Convention Center, Auckland, Selandia Baru pada Jumat (12/07/2019).

Ada pun produk-produk yang ditampilkan dalam pameran tersebut antara lain produk pertambangan oleh PT Antam, PT Inalum, PT Bukit Asam dan PT Timah.

Di sektor energi, ada produk-produk yang dihasilkan PT Pertamina, PT PLN dan PT PGN. Di sektor perkebunan terdapat produk-produk dari PTPN, PT Bulog dan Pupuk Indonesia. Di sektor infrastruktur dan properti terdapat produk-produk dari PT Adhi Karya, Waskita Karya , Jasa Marga, Wijaya Karya, PT PP dan Hutama Karya.

Di sektor industri strategis terdapat produk-produk dari PT Barata, PT Inuki, PT INKA, PT Dirgantara Indonesia, PT PAL, PT Dahana, PT LEN Industri dan PT Pindad, PT Semen Indonesia. Di sektor telekomunikasi dan percetakan terdapat produk-produk dari PT Telkom dan Peruri.

Di sektor perbankan terdapat produk -produk PT Bank Mandiri, BRI, BNI dan BTN. Disektor Penerbangan dan pariwisata ada produk-produk dari PT Angkasa Pura I, PT Angkasa Pura 2, PT Garuda Indonesia, PT Taman Wisata Candi Borobudur dan ITDC. Sementara di sektor transportasi laut, terdapat produk-produk dari PT Pelni, ASDP dan PT Pelindo I.

3 dari 3 halaman

Saksikan Video Pilihan di Bawah Ini:

Lanjutkan Membaca ↓