Awas Macet! Tol Jakarta-Cikampek Bakal Ada Pemeliharaan

Oleh Maulandy Rizky Bayu Kencana pada 09 Jul 2019, 17:30 WIB
Diperbarui 09 Jul 2019, 18:17 WIB
Proyek Jalan Tol Layang Jakarta-Cikampek II atau Japek II Elevated. Dok PUPR

Liputan6.com, Jakarta PT Jasa Marga (Persero) Tbk Cabang Jakarta-Cikampek melanjutkan pemeliharaan Jalan Tol Jakarta-Cikampek untuk titik berbeda pada pekan ini. Sebelumnya, perseroan telah menggelar kegiatan serupa di dua titik pada 30 Juni-4 Juli 2019.

Corporate Communication Department Head Irra Susiyanti mengatakan, guna melancarkan jalannya pemeliharaan, Jasa Marga menyiapkan dua skema lalu lintas yakni penutupan satu lajur dan contra flow jika volume kendaraan di ruas tersebut sudah terlalu padat.

Pada pekan ini, pekerjaan pemeliharaan dilakukan di jalur A (arah Cikampek) pada Km 26+205 hingga Km 26+400, dengan penanganan sepanjang 175 m. Pengerjaan tersebut berlangsung di lajur 2 sepanjang titik itu sejak Minggu (7/7/2019) pukul 10.00 WIB hingga Kamis (11/7/2019) pukul 05.00 WIB.

"Untuk mengantisipasi kepadatan yang berpotensi terjadi akibat pekerjaan yang akan menutup sebagian lajur pada lokasi tersebut, Jasa Marga bekerja sama dengan pihak kepolisian telah menyiapkan mitigasi risiko melalui pengaturan lalu lintas," kata Irra, Selasa (9/7/2019).

Adapun pelaksanaan buka tutup jalan tol lajur 1 serta contra flow dari Km 25+100 sampai dengan Km 29+500 akan mulai diterapkan pada saat window time (pukul 22.00-05.00 WIB) jika terjadi kepadatan lalu lintas.

 

2 of 4

Lakukan Sosialisasi

Contraflow Dibuka, Tol Jakarta-Cikampek Tetap Macet
Kendaraan melintas di KM 28 Tol Jakarta - Cikampek, Jawa Barat, Kamis (30/5/2019). Contraflow yang diberlakukan lebih awal dari jadwal diharapkan dapat mencairkan kepadatan Jalan Tol Cikampek terutama menjelang titik-titik rest area kilometer 33, 39, 50 dan 57. (Liputan6.com/Herman Zakharia)

Untuk memastikan informasi ini diterima dengan baik oleh pengguna jalan, Jasa Marga Cabang Jakarta-Cikampek telah melakukan sosialisasi rencana pekerjaan dengan memasang media luar ruang berupa spanduk imbauan pekerjaan dan Variable Message Sign (VMS) di Jalan Tol Cikampek arah Cikampek, serta melalui media sosial official.

Selain itu, perseroan juga telah berkoordinasi dengan pihak Manajemen Konstruksi (MK) untuk pengaturan jadwal dengan proyek lainnya yang ada di koridor Jalan Tol Jakarta-Cikampek.

3 of 4

Konstruksi Tol Layang Jakarta-Cikampek II Ditargetkan Kelar September 2019

Proyek Jalan Tol Layang Jakarta-Cikampek II atau Japek II Elevated. Dok PUPR
Proyek Jalan Tol Layang Jakarta-Cikampek II atau Japek II Elevated. Dok PUPR

PT Jasa Marga (Persero) Tbk melalui kelompok usaha PT Jasamarga Jalan layang Cikampek (JCC) menargetkan penyelesaian konstruksi Jalan Tol Layang Jakarta-Cikampek II atau Japek II Elevated pada akhir September 2019.

Hingga akhir Juni 2019, proses pengerjaan tol sepanjang 36,40 km ini telah mencapai sekitar 86 persen.

"Jadi, pekerjaan fisiknya telah mencapai 86 persen dan ditargetkan selesai konstruksinya pada akhir September 2019, untuk selanjutnya dilakukan uji layak fungsi dan laik operasi," ujar Direktur Utama PT JJC Djoko Dwijono di Jakarta, Jumat (28/6/2019).

Berada tepat di sebagian ruas Tol Jakarta-Cikampek eksisting, proyek Jalan Tol Layang Jakarta-Cikampek II (Elevated) membentang dari ruas Cikunir hingga Karawang Barat. Nantinya, jalan tol ini berfungsi untuk mengurangi kepadatan panjang yang berada di sepanjang Jalan Tol Jakarta-Cikampek.

Jalan Tol Layang Jakarta-Cikampek merupakan jalur alternatif bagi pengguna jalan tol yang akan menuju ke Cikampek maupun Bandung.

Ruas tol ini juga dapat menunjang distribusi arus barang dan jasa, baik yang menuju maupun keluar Jakarta dari Jawa Barat dan berlanjut dari atau ke Jawa Tengah hingga Jawa Timur.

Djoko meneruskan, pekerjaan konstruksi Jalan Tol Japek II Elevated masih menyisakan 139 steel box girder yang belum terpasang dari total 2.585 steel box girder yang dibutuhkan dalam proyek ini.

4 of 4

Saksikan Video Pilihan di Bawah Ini:

Lanjutkan Membaca ↓