Patung Firaun Berusia 3.300 Tahun Laku Terjual Rp 83,1 Miliar

Oleh Tommy Kurnia pada 07 Jul 2019, 21:00 WIB
Diperbarui 07 Jul 2019, 21:00 WIB
Foto berwarna dari harta karun di makam Firaun Tutankhamun yang dipotret Harry Burton pada tahun 1926.
Perbesar
Foto berwarna dari harta karun di makam Firaun Tutankhamun yang dipotret Harry Burton pada tahun 1926. Dok: Universitas Oxford via Christie's

Liputan6.com, London - Patung Firaun Tutankhamun laku terjual dalam sebuah pelelangan di London. Harganya mencapai 4,7 juta pound sterling atau Rp 83,1 miliar (1 pound sterling = Rp 17.886).

Berdasarkan info situs resmi Christie's, firaun yang dimaksud adalah Tutankhamun yang berkuasa sekitar 1300 SM. Usianya yang belia membuatnya dikenal sebagai raja muda.

Pelelangan dilakukan oleh Christie's dan identitas pembelinya juga tak diungkap ke publik. Patung yang dijual adalah bagian kepala sang firaun setinggi 28,5 cm. Meski sudah berusia ribuan tahun, kondisi patung ini hanya rusak di bagian hidung dan telinga.

Sementara, The Guardian menyorot pelelangan ini menjual bermacam barang Mesir Kuno dan memicu kontroversi. 20 orang berdemo di luar lokasi lelang, mereka menyebut artefak itu adalah barang curian dan peninggalan sejarah Mesir seharusnya tak dijual.

Patung kepala dari Firaun Tutankhamun yang dilelang di London. Dok: Christie's

Pejabat pemerintah dan kedutaan besar Mesir juga berharap agar penjualan ini tidak terjadi. Pihak pemerintah Mesir pun akan terus menekan agar pembeli mau mengembalikan barang-barang lelang asal Mesir Kuno itu.

Firaun Tutankhamun terkenal karena menjadi firaun waktu usianya masih sembilan tahun. Tutankhamun berarti Jelmaan Hidup dari Amun, yakni dewa matahari Mesir Kuno.

Raja Muda

Melihat Harta Karun Peninggalan Firaun Tutankhamun
Perbesar
Kotak cartouche kayu hias ditampilkan dalam pameran tentang harta karun Firaun Tutankhamun di Grande Halle of La Villette, Paris, Prancis, Kamis (21/3). (AP Photo/Francois Mori)

Pihak Christie's menyebut Tutankhamun adalah sosok firaun yang paling terkenal meski hanya pernah berkuasa selama sembilan tahun. Firaun muda ini meninggal sebelum ulang tahun ke 20.

Menurut National Geographic, penyebab kematian Tutankhamun tidak diketahui jelas. Ada yang menyebut karena malaria hingga tertabrak kereta kencana. Ia berkuasa sekitar 1333 - 1323 sebelum Masehi.

Kuburan Tutankhamum ditemukan oleh ahli arkeolog Inggris yaitu Howard Carter pada tahun 1922. Ketika ditemukan, pintu makamnya disegel dengan tambang berusia tiga milenium.

Beragam barang berharga ikut dikubur bersama sang firaun muda agar ia tetap sejahtera di alam baka seperti jubah kulit macan tutul, empat papan permainan, enam kereta kencana, tiga puluh guci anggur, dan 46 busur.

Carter menghabiskan waktu hampir satu dekade untuk menyusun daftar barang yang dikubur bersama sang firaun muda, yakni 5.398 barang. Banyaknya barang berharga dalam peristirahatan terakhir Tutankhamum membantu mempelajari soal Mesir Kuno.

Saksikan Video Pilihan di Bawah Ini:

Lanjutkan Membaca ↓