Ngaku Warga Jakarta? 6 Ciri Khas Jakarta yang Selalu Bikin Rindu!

Oleh Fitriana Monica Sari pada 07 Jul 2019, 12:00 WIB
Diperbarui 07 Jul 2019, 12:00 WIB
Kemeriahan Jakarta Karnaval Sambut HUT Jakarta ke-488
Perbesar
Peserta pawai Jakarnaval 2015 melakukan atraksi dalam menyambut ulang tahun Jakarta ke-488 di Monas, Jakarta, Minggu (7/6/2015). (Liputan6.com/Faisal R Syam)

Liputan6.com, Jakarta - Tentu Anda tidak asing dengan Pekan Raya Jakarta atau Jakarta Fair, bukan? Nah, PRJ merupakan pameran tahunan terbesar di Indonesia, yang diselenggarakan dari awal bulan Juni hingga pertengahan Juli untuk memperingati hari jadi Kota Jakarta

Nah, selain terkenal dengan Pekan Raya Jakarta atau Jakarta Fair, ada banyak hal yang menjadi ciri khas dari Kota Jakarta. Kira-kira apa saja ciri khas dari Kota Jakarta yang bikin Anda kangen dengan Jakarta? Simak ulasannya berikut ini, ya, seperti dikutip dari TunaiKita.

Ciri Khas Jakarta yang Bikin Rindu

1. Ondel-Ondel

Siapa sih yang tidak tahu maskot asli Kota Jakarta ini? Belum ke Jakarta namanya kalau belum lihat ondel-ondel. Anda bisa menemukan ondel-ondel di tempat-tempat ramai, seperti Monas, Kota Tua Jakarta, Tempat Kebudayaan Betawi, dan di sekitaran sudut kota Jakarta lainnya. 

Tahukah Anda kalau ondel-ondel merupakan pertunjukan asli adat budaya Betawi yang sering ditampilkan dalam pesta-pesta rakyat? Tidak jarang kalau dulu ondel-ondel lumayan susah ditemukan. Tapi Anda tidak perlu khawatir, sekarang sudah banyak pertunjukan ondel-ondel yang bisa ditemui di Jakarta. 

2 dari 6 halaman

2. Petasan Betawi

Ilustrasi Petasan
Perbesar
Ilustrasi Petasan

Hal yang dirindukan tentang Jakarta yaitu petasan Betawi. Untuk Anda warga asli Jakarta tentu tidak asing dengan yang namanya petasan. Petasan Betawi biasanya digunakan untuk memeriahkan acara pernikahan.

Betawi memiliki ciri khas tersendiri ketika akan melangsungkan pesta pernikahan. Budaya yang masih eksis hingga saat ini. Biasanya petasan dipasang bersamaan dengan adat yang dinamakan Palang Pintu. Dengan tujuan untuk menyambut mempelai pria di rumah pengantin wanita.

Penyambutan diawali dengan bunyi petasan renceng yang ledakannya amat memekakkan telinga. Apabila di dalam rombongan pengantin pria ada yang tidak menyadari prosesi itu, maka akan terkaget-kaget ketika mendengarnya.

3 dari 6 halaman

3. Kerak Telor

Pesta Diskon dan Budaya Betawi di Festival Palang Pintu IX
Perbesar
Salah satu penjual kerak telor tampak sedang membuatkan pesanan bagi pembeli (Liputan6.com/Faizal Fanani)

Belum ke Jakarta namanya kalau Anda belum mencicipi panganan khas Jakarta, kerak telor. Omelet khas Jakarta ini terbuat dari beras ketan putih, telur ayam, ebi (udang kering yang diasinkan) yang disangrai kering ditambah bawang merah goreng, lalu diberi bumbu yang dihaluskan berupa kelapa sangrai, cabai merah, kencur, jahe, merica butiran, garam, dan gula pasir.

Saat ini, kerak telor sudah mulai jarang ditemukan kecuali di tempat-tempat tertentu dan acara tertentu, seperti acara Jakarta Fair yang diadakan setiap tahunnya menjelang ulang tahun Jakarta. Kerak telor ini punya rasa yang khas banget dan tidak pernah bosan untuk mencicipinya. 

4 dari 6 halaman

4. Macet

Kerugian Ekonomi Akibat Kemacetan Ibu Kota Jakarta
Perbesar
Kendaraan terjebak kemacetan di kawasan Gatot Subroto, Jakarta, Selasa (2/7/2019). Kerugian ekonomi akibat kemacetan Ibu Kota disebabkan sistem publik transportasi masih tertinggal jauh dibandingkan kebutuhan masyarakat untuk melakukan kegiatan ekonomi. (merdeka.com/Iqbal Nugroho)

Kemacetan merupakan bagian yang tidak terpisahkan dari Kota Jakarta. Tidak heran Jakarta dikenal sebagai kota termacet di Indonesia. Hampir seluruh warga Jakarta mengeluhkan tentang macetnya Jakarta.

Anda bisa merasakan Jakarta sepi tanpa macet setiap tahunnya pada saat momen lebaran. Karena hampir sebagian yang tinggal di Jakarta pulang ke kampung halaman untuk merayakan Lebaran. Usai Lebaran? Tidak perlu heran kalau Jakarta akan kembali normal dengan kemacetannya.

Namun, percaya atau tidak, kalau kemacetan Jakarta bisa membuat Anda rindu, lo

5 dari 6 halaman

5. Banjir

Banjir Kiriman dari Bogor Rendam Pejaten Timur
Perbesar
Seorang anak melintasi banjir yang menggenangi kawasan Pejaten Timur, Jakarta, Jumat (26/4). Banjir yang berasal dari luapan Sungai Ciliwung tersebut merendam ratusan rumah warga hingga kedalaman lebih dari satu meter. (Liputan6.com/Immanuel Antonius)

Setelah kemacetan, banjir menjadi salah satu yang ciri khas dari Jakarta. Indonesia termasuk dalam 10 besar negara yang paling sering terkena banjir di dunia. Khususnya di Jakarta, banjir pasti sudah menjadi langganan saat datangnya musim hujan.

Bukan rindu momen saat air sudah mulai memasuki halaman rumah, tapi rindu masa libur saat tak perlu masuk kantor atau masuk sekolah karena diliburkan akibat genangan air yang membuat akses terblokir.

Karena banjir semua aktivitas menjadi terganggu. Untuk itu, ayo kita sama-sama untuk tidak membuang sampah sembarang dan lebih peduli lagi terhadap lingkungan. Tentunya Anda ingin kalau Kota Jakarta bebas dari banjir, kan?

6 dari 6 halaman

6. Wisata Mall

[Bintang] Festival Jakarta Great Sale
Perbesar
Senayan City ikut serta dalam program tahunan Festival Jakarta Great Sale 2017 dengan mengadakan midnight sale. Berikut keseruannya. (Liputan6.com/Gempur M Surya)

Jakarta terkenal dengan gedung-gedung pencakar langitnya. Nah, di antara gedung-gedung tinggi tersebut beberapa diantaranya berdiri mall-mall yang bisa dikunjungi. Mall tersebar di semua bagian Kota Jakarta.

Coba ingat-ingat, ada berapa mall yang tersedia di Jakarta Pusat? Grand Indonesia, Plaza Indonesia, Senayan City, FX dan masih banyak lagi. Begitu pula di daerah Utara, Selatan dan Jakarta Barat.

Untuk Anda yang tinggal di Jakarta pasti tidak perlu kesulitan untuk pergi ke mall, karena hampir setiap wilayah memiliki mall yang menarik untuk dikunjungi. 

Jakarta Selalu Dirindukan

Nah, tidak heran Jakarta menjadi kota yang penuh cerita dan selalu dirindukan. Ayo, kita sama-sama menjaga Kota Jakarta agar menjadi lebih baik lagi. Anda bisa memulainya dengan hal kecil seperti tidak membuang sampah sembarangan.

Ayo, wujudkan kota Jakarta yang semakin maju, aman dan damai!

Lanjutkan Membaca ↓