Saham Mahaka Perusahaan Erick Thohir Melompat 23,53 Persen Jelang Sidang MK

Oleh Agustina Melani pada 27 Jun 2019, 11:03 WIB
Pembukaan-Saham

Liputan6.com, Jakarta - Saham PT Mahaka Media Tbk (ABBA) mencatatkan top gainers atau naik tajam pada perdagangan saham sesi pertama Kamis pekan ini.

Kenaikan harga saham ABBA ini juga seiring dengan laju Indeks Harga Saham Gabungan (IHSG) yang menguat jelang sidang putusan Mahkamah Konstitusi (MK) soal pemilihan umum (Pemilu) 2019.

Berdasarkan data RTI, Kamis (27/6/2019) pukul 10.49 waktu JATS, saham PT Mahaka Media Tbk melonjak 23,53 persen ke posisi Rp 188 per saham.

Pada pembukaan perdagangan, saham ABBA naik tipis satu poin ke posisi Rp 154 per saha. Saham ABBA sempat berada di level tertinggi Rp 192 per saham dan terendah Rp 153 per saham. Total frekuensi perdagangan saham 12.634 kali dengan nilai transaksi Rp 56,9 miliar.

Bila melihat pergerakan saham pekan ini, saham ABBA cenderung bertahan di zona hijau sejak perdagangan saham 24 Juni 2019.

Kalau sepanjang tahun berjalan 2019, saham ABBA melonjak 59,38 persen ke posisi Rp 153 per saham. Saham ABBA sempat berada di level tertinggi Rp 206 per saham dan terendah Rp 86 per saham. Volume perdagangan saham 4,74 miliar saham. Nilai transaksi harian saham Rp 650,4 miliar. Total frekuensi perdagangan 270.074 kali. Aksi beli bersih investor asing sekitar Rp 31,6 juta.

Seperti diketahui Erick Thohir juga menjabat sebagai Komisaris Utama PT Mahaka Media Tbk per 6 Juni 2018. Erick Thohir pun menjadi ketua tim sukses pasangan capres dan cawapres nomor urut satu Jokowi-Ma’ruf Amin pada Pemilu 2019.

Sementara itu, MK akan mengumumkan hasil sidang pleno pada pukul 12.30 WIB siang ini terkait hasil sidang gugatan yang diajukan pasangan capres-cawapres Prabowo Subianto dan Sandiaga Uno.

Update:

Analis PT Oso Sekuritas, Sukarno Alatas menuturkan, kenaikan saham PT Mahaka Media Tbk didorong sentimen positif Erick Thohir yang merupakan ketua tim sukses pasangan capres dan cawapres nomor urut satu Jokowi-Ma'ruf Amin pada Pemilu 2019. "Ya bisa menjadi sentimen positif karena mungkin sudah merasa dari tim 01 berpeluang memenangkan sengketa," kata dia saat dihubungi Liputan6.com.

Saat ditanya mengenai dampak sidang putusan MK terhadap laju IHSG, Sukarno menuturkan, jika hasil putusan tidak terjadi kericuhan atau bahkan pasangan capres dan cawapres nomor urut 01 dipastikan memenangkan pemilu akan menjadi sentimen positif untuk IHSG.

2 of 4

Laju IHSG pada Awal Perdagangan Saham

Tiupan Terompet Warnai Penutupan IHSG 2018
Karyawan memantau pergerakan Indeks Harga Saham Gabungan (IHSG) 2018 di Kantor BEI, Jakarta, Jumat (28/12). Presiden Joko Widodo atau Jokowi menutup langsung perdagangan IHSG 2018. (Liputan6.com/Angga Yuniar)

Laju Indeks Harga Saham Gabungan (IHSG) bergerak di zona hijau pada perdagangan saham Kamis pekan ini. Penguatan IHSG ini terjadi menjelang keputusan Mahkamah Konstitusi soal pemilihan presiden (Pilpres) 2019.

Berdasarkan data RTI, Kamis (27/6/2019), pada pra pembukaan perdagangan saham, IHSG menguat 14,20 poin atau 0,23 persen ke posisi 6.324,69. Pada pukul 09.00 waktu JATS, IHSG dibuka naik 18 poin ke posisi 6.328. Indeks saham LQ45 menguat 0,50 persen ke posisi 1.006. Sebagian besar indeks saham acuan menghijau.

Sebanyak 143 saham menguat sehingga mengangkat IHSG ke zona hijau. 126 saham diam di tempat dan 38 saham melemah. Pada awal sesi perdagangan, IHSG sempat berada di level tertinggi 6.333,94 dan terendah 6.323,55.

Total frekuensi perdagangan saham 22.570 kali dengan volume perdagangan 780,1 juta saham. Nilai transaksi harian saham Rp 361,7 miliar. Investor asing jual saham Rp 37,60 miliar di pasar regular. Posisi dolar Amerika Serikat (AS) berada di kisaran Rp 14.178. Sebagian besar sektor saham menghijau kecuali sektor saham pertanian turun 2,71 persen.

Sektor saham aneka industri menguat 0,86 persen, dan bukukan penguatan terbesar. Sementara itu, sektor saham infrastruktur mendaki 0,94 persen dan sektor saham keuangan naik 0,44 persen.

Saham-saham yang mencatatkan penguatan antara lain saham POLU mendaki 25 persen ke posisi Rp 540 per saham, saham HITS menguat 9,3 persen ke posisi Rp 705 per saham, dan saham ERAA naik 5,48 persen ke posisi Rp 2.020 per saham.

Sedangkan saham-saham yang tertekan antara lain saham SMAR turun 19,05 persen ke posisi Rp 4.250 per saham, saham BKDP merosot 6,25 persen ke posisi Rp 60 per saham, dan saham BMAS tergelincir 1,96 persen ke posisi Rp 300 per saham.

Bursa saham Asia kompak menguat. Indeks saham Hong Kong Hang Seng naik 0,80 persen, indeks saham Korea Selatan Kospi menguat 0,55 persen, indeks saham Jepang Nikkei mendaki 0,73 persen.

Selain itu, indeks saham Shanghai menguat 1,1 persen, indeks saham Singapura menanjak 0,53 persen dan indeks saham Taiwan mendaki 0,88 persen.

3 of 4

Sidang MK Jadi Fokus Pelaku Pasar

IHSG Menguat 11 Poin di Awal Tahun 2018
Layar indeks harga saham gabungan menunjukkan data di Bursa Efek Indonesia, Jakarta, Selasa (2/1). Angka tersebut naik signifikan dibandingkan tahun 2016 yang hanya mencatat penutupan perdagangan pada level 5.296,711 poin. (Liputan6.com/Faizal Fanani)

Kepala Riset PT Samuel Internasional, Harry Su menuturkan, sentimen keputusan MK pada Kamis pekan ini pengaruhi laju IHSG. “Bila berjalan aman, tidak ada apa-apa,” ujar Harry saat dihubungi Liputan6.com.

Selain sentimen MK, Harry menuturkan, perang dagang juga menjadi fokus perhatian pelaku pasar.

Hal senada dikatakan Kepala Riset PT MNC Sekuritas Edwin Sebayang. Edwin menuturkan, aksi menunggu hasil pembicaraan mengenai perdagangan antara Presiden Amerika Serikat (AS) Donald Trump dan Presiden China Xi Jinping serta sidang MK mengenai pemilu 2019 menjadi sentimen penting yang dicermati pelaku pasar.

Hal ini terjadi di tengah perlembangan beragam dari pasar dengan wall street bervariasi, harga emas menurun 0,04 persen.

“Mengetahui beragamnya sentimen Kamis ini yang berpotensi flat cenderung melemah untuk IHSG, kami merekomendasikan trading saham di sektor infrastruktur, ritel, logam, industri dasar, konstruksi dan properti,” ujar dia.

4 of 4

Saksikan Video Pilihan di Bawah Ini

Lanjutkan Membaca ↓