GMF Bakal Buka Bengkel Pesawat di Bandara Kertajati

Oleh Liputan6.com pada 25 Jun 2019, 18:44 WIB
20151106-Hanggar 4 GMF Kurang Teknisi, Pembenahan Pesawat Terhambat

Liputan6.com, Jakarta PT Garuda Maintenance Facility AeroAsia Tbk (GMF) berencana membuka bengkel pesawat di Bandara Kertajati.

Director of Business and Base Operation sekaligus Plt Direktur Utama GMF Tazar Marta mengatakan, saat ini, rencana tersebut sudah mulai dibicarakan dengan pihak-pihak terkait termasuk dengan pihak bandara.

"Sementara kita sudah bicarakan, masih dalam tahap pembicaraan sesuai dengan kebutuhan juga sebenarnya," kata dia di Jakarta, Selasa (25/6/2019).

Seperti diketahui, saat ini beberapa maskapai penerbangan tengah bersiap melakukan pengalihan rute penerbangan dari Bandara Internasional Husein Sastranegara di Bandung ke Bandara Kertajati sesuai dengan instruksi pemerintah. Maskapai tersebut diantaranya adalah Lion Air, AirAsia, Garuda Indonesia, dan Citilink.

Pada tahap awal pembukaan bengkel, dia mengatakan perseroan akan menggunakan bangunan milik PT Angkasa Pura II (Persero) yang telah didirikan di Bandara Kertajati.

"Ini kita sedang konsolidasikan, yang pertama yang harus kita lakukan sekarang adalah AP II itu telah memiliki beberapa hanggar yang mereka bangun. Kita harus utamakan yang itu dulu, kita akan optimalkan. Jadi GMF gak perlu bangun lagi. Yang itu paling cepat," ujarnya.

 

2 of 3

Khusus Garuda Group

Garuda Maintenance Facility.
Garuda Maintenance Facility. (Foto: GMF)

Untuk sementara, bengkel tersebut akan diperuntukan bagi Garuda Group yang terdiri dari Garuda, Citilink, Sriwijaya dan Nam Air.

"Garuda Group kita akan lakukan di sana (Kertajati). Cengkareng akan kita isi dengan kostumer juga," ujarnya.

Tidak hanya membuka bengkel, ke depannya GMF juga akan membuka beberapa fasilitas lainnya di Bandara Kertajati seperti manufaktur dan sparepart. Namun semua itu baru dapat diwujudkan paling cepat satu tahun mendatang.

"Jadi GMF sudah memiliki organisasi persetujuan sertifikasi desain, jadi sudah boleh melaksanakan modifikasi atau mendesain suku cadang dari original itu bisa kita lakukan. Kita akan kembangkan itu. Itu masih setahun atau dua tahun lagi, proses terjadinya nanti artinya dari sekarang kita sudah mulai membicarakan," tutupnya.

 

Reporter: Yayu Agustini Rahayu 

Sumber: Merdeka.com

3 of 3

GMF Layani Perawatan dan Modifikasi Pesawat TNI AU

Pelepasan Jenazah George Toisutta dari Lanud Halim Perdanakusuma
Pesawat Hercules yang membawa jenazah mantan Kepala Staf Angkatan Darat Jenderal TNI (Purn) George Toisutta saat lepas landas menuju makassar di Lanud Halim Perdanakusuma, Jakarta, Rabu (12/6/2019). (merdeka.com/Iqbal S. Nugroho)

PT Garuda Maintenance Facility AeroAsia Tbk (GMF) tahun ini akan mengembangkan bisnisnya tidak hanya melayani maintenance, repair, and overhaul (MRO) pesawat biasa namun juga pesawat tempur.

Hal itu disampaikan oleh Director of Business and Base Operation sekaligus Plt Direktur Utama GMF, Tazar Marta dalam sebuah acara diskusi di Kawasan Menteng, Jakarta Pusat.

"GMF pada tahun ini sudah masuk industri MRO di bidang pertahanan. Kita sudah resmi jadi penyedia perawatan untuk pesawat militer. Kegiatan Airforce kita akan dikerja samakan dengan GMF" kata dia, Selasa (25/6/2019).

Dia mengungkapkan pihaknya secara resmi telah digandeng oleh TNI Angkatan Udara (AU) sebagai penyedia layanan MRO pesawat-pesawat tempur andalan tanah air.

"Untuk perawatan pesawat militer di Indonesia. Misalnya untuk pesawat Air Force kita nanti dibeli itu akan dikerjasamakan dengan kita, jadi sekarang proyek yang kita garap dengan military," ujarnya.

Tidak hanya melakukan perawatan, GMF juga ditunjuk untuk melakukan modifikasi pesawat Hercules milik TNI-AU. Sebelumnya hal tersebut biasanya dilakukan oleh Singapura.

"Selain itu kita juga sedang garap modifikasi pesawat Hercules, mudah-mudahan segera kita finalisasi agreement nya dengan air Force unit," tutupnya.

Lanjutkan Membaca ↓