BEI Minta Penjelasan Hero soal Penutupan Gerai Giant

Oleh Maulandy Rizky Bayu Kencana pada 24 Jun 2019, 20:45 WIB
Ritel Modern Giant. Merdeka.com/Dwi A

Liputan6.com, Jakarta - Ritel modern Giant kabarnya bakal menutup sejumlah toko di wilayah Jabodetabek. Berdasarkan informasi, akan ada sebanyak enam gerai yang berhenti beroperasi per 28 Juli 2019.

Terkait isu ini, PT Bursa Efek Indonesia (BEI) menyatakan bakal meminta penjelasan dari PT Hero Supermarket Tbk (HERO) selaku induk usaha Giant yang tercatat sebagai emiten di pasar saham pada Rabu, 26 Juni 2019.

Direktur Penilaian Perusahaan Bursa Efek Indonesia, I Gede Nyoman Yetna, mengatakan bahwa pihaknya peduli terhadap segala hal yang dilakukan oleh perusahaan tercatat.

"Tentunya mereka diberikan kesempatan. Terkait dengan strategi bisnisnya yang dilakukan, atau efisiensi, kita tunggu jawabannya," ujar dia pasca rapat bersama DPR RI di Jakarta, Senin (24/6/2019).

Dia menyampaikan, BEI coba memberi kesempatan kepada pihak bersangkutan untuk mempersiapkan jawaban. Adapun tempo waktu yang diberikan yakni selama tiga hari hingga Rabu lusa.

"Kita minta tentunya kalau ada informasi yang perlu disampaikan. Kita tentunya berikan kesempatan pada mereka untuk menyiapkan jawabannya. Karena kita ingin jawabannya juga komperhensif," tuturnya.

"Paling lambat kita berikan setidaknya tiga hari, sesuai dengan kesempatan yang sama kita berikan kepada perusahaan-perusahaan lain. (Berarti Rabu?) Iya," dia menambahkan.

Adapun poin penjelasan yang diminta BEIuntuk nanti dibeberkan antara lain terkait kebenaran isu penutupan gerai yang selama ini banyak beredar di pemberitaan hingga rencana perseroan ke depan seperti apa.

"Pertama, kebenaran berita yang berhubungan dengan penutupan gerai tersebut. Terus kemudian dari situ tentunya kita mendapat penjelasan dari mereka, rencana mereka ke depan seperti apa," tukas dia.

2 of 5

Gerai Bakal Ditutup, Giant Sebar Diskon Besar-besaran

Ritel Giant. Dok Giant.co.id
Ritel Giant. Dok Giant.co.id

Beredar kabar di media sosial jika ritel modern Giant akan menutup beberapa tokonya di wilayah Jabodetabek. Dari informasi, Giant akan menutup enam toko pada 28 Juli 2019.

Merdeka.com mendatangi langsung salah satu lokasi Giant yang dikabarkan akan tutup, yakni Giant Ekstra di Wisma Asri Bekasi, Jakarta. 

Dari pantauan, tampak spanduk besar bertuliskan, "Kami tutup hanya di toko ini. Semua harus terjual habis. Diskon semua harga," menghiasi arena pusat perbelanjaan ini. Beberapa diskon yang ditawarkan pun mulai dari 5-30 persen untuk beberapa jenis produk.

Pada Minggu (23/6/2019) ini, gerai Giant Ekstra Wisma Asri tampak dipadati pengunjung. Masyarakat datang mengaku untuk berburu diskon yang ditawarkan manajemen.

Salah satu pengunjung, Putra mengaku mendapatkan informasi tentang penutupan Giant dari group WhatsApp. Informasi yang digabungkan dengan tawaran diskon hingga puluhan persen ini lah yang kemudian membawa dirinya mendatangi Giant Wisma Asri.

"Ya tertarik juga awalnya, karena diskon yang ditawarkan lumayan. Penasaran juga," katanya saat ditemui di lokasi.

Hal senada juga diungkapkan pengunjung lainnya, Yuli. Dia mengaku mendapatkan informasi penutupan ritel Giant dari media sosial. Namun, kedatangannya ke sini karena memang setiap bulannya rutin berbelanja di Giant.

Meski akan ditutup, Yuli mengaku tidak terlalu khawatir. Sebab, sebagai alternatif lainnya bisa mencari ritel lain untuk memenuhi kebutuhan belanjaannya. "Paling beralih ke Superindo yang di Bumi Anggrek. Harganya juga gak beda jauh," katanya.

3 of 5

Sedih dan Pasrah, Karyawan Giant Tunggu Kepastian Nasib dari Manajemen

Marty, Robot Lucu Karyawan Pasar Swalayan di AS
Robot bernama Marty berdiri di pasar swalayan Giant Food Stores di Harrisburg, Pennsylvania, AS, Selasa (15/1). Marty bertugas melaporkan barang yang tercecer ke pelanggan dan karyawan. (AP Photo/Matt Rourke)

Berdasarkan informasi yang beredar di media sosial, Gerai Ritel modern Giant akan menutup beberapa tokonya di wilayah Jabodetabek, pada 28 Juli 2019.

Saat dikonfirmasi, salah satu Sales Promotion Girl (SPG) Ningsrih di Gerai Giant Ekstra di Wisma Asri Bekasi, Jakarta, mengaku jika mendapatkan informasi mengagetkan dari manajemen perihal penutupan pada pekan ini. 

 

"Tanggal 28 Juli (tutupnya) kita dadakan juga dapat email di hari kemarin Rabu. Kita paginya juga langsung kayak kena kaget saja," jelas dia kepada Merdeka.com, Minggu (23/6/2019).

Dia mengaku hingga saat ini belum mendapat kepastian yang diberikan manajemen terkait karir para pekerja. Sebagai pekerja dia pasrah akan keputusan manajemen apabila nantinya akan ada pemutusan kontrak atau PHK.

"Paling juga pada ngambil pensiun kayak model PHK. Gak ada kepastian itu kemarin banget dari kasir banyak yang sedih juga sih," ucap dia.

Hingga berita ini diturunkan, PT Hero Supermarket Tbk (Hero Group) belum memberikan jawaban terkait rencana penutupan gerai miliknya saat dikonfirmasi.

Hingga berita ini diturunkan pihak PT Hero Supermarket Tbk (Hero Group) belum memberikan jawaban terkait rencana penutupan ini.

Adapun keenam keenam Giant akan melakukan penutupan toko pada 28 Juli 2019 mendatang yakni :

1. Giant Ekspres Cinere Mall, Alamat : JL. Cinere Raya - Jakarta

2. Giant Ekspres Mampang, Alamat : JL. Mampang Prapatan Raya No.20 - Jakarta

3. Giant Ekspres Pondok Timur, Alamat : JL. Raya Pondok Timur 1, Jatimulya - Tambun

4. Giant Ekstra Jatimakmur, Alamat : JL. Raya Jati Makmur

5. Giant Ekstra Mitra 10 Cibubur, Alamat : JL. Raya Alternatif Cibubur, Cileungsi KM 4.Kav 88-Jatirangga Jatisampurna - Bekasi 1743

6. Giant Ekstra Wisma Asri, Alamat : JL. Perjuangan Teluk Pucung, Bekasi Utara 17121

4 of 5

Usai Tutup 26 Gerai Giant dan PHK 532 Karyawan, Ini Fokus Bisnis Hero

(Foto: Liputan6.com/Pramita T)
Corporate Affairs GM PT Hero Supermarket Tbk, Tony Mampuk (Foto: Liputan6.com/Pramita T)

PT Hero Supermarket Tbk (HERO) melakukan pemutusan hubungan kerja (PHK) 532 pegawai dan menutup 26 gerai. Usai penutupan outlet tersebut, manajemen perusahaan mengaku akan fokus mengembangkan toko-toko yang ada.

Corporate Affairs GM Hero Supermarket Tony Mampuk mengatakan, perseroan kini akan fokus membangun kepercayaan pelanggan dengan toko-toko yang ada. Itu salah satunya dengan menawarkan produk-produk yang berkualitas.

"Kita fokus ke toko yang ada sekarang. Strategi kami adalah memastikan toko-toko yang ada dipercaya oleh pelanggan, menawarkan produk berkualitas, memberikan pelayanan yang baik, dan memberikan nilai tambah bagi para pelanggan. Hanya dengan melakukan ini maka kita bisa memastikan perusahaan dapat sustain," ucapnya kepada Liputan6.com, Senin (14/1/2019).

Usai penutupan 26 gerai itu, lanjut dia, Hero kini memiliki 444 gerai yang tersebar di Indonesia. "Untuk seluruh Indonesia, total outlet dari Hero Supermarket, Giant Ekstra, Giant Ekspres, Giant Mart, Guardian, dan IKEA ada 444 gerai," ujarnya.

Kendati demikian, dia belum ingin mengungkapkan seberapa jauh target Hero dalam perolehan laba dan penjualan perusahaan di tahun ini.

"Untuk target laba dan penjualan di tahun 2019 mohon maaf kami belum bisa disclose dulu ya," tandasnya.

5 of 5

Saksikan Video Pilihan di Bawah Ini:

Lanjutkan Membaca ↓