Kementerian PUPR Perbaiki Jembatan Way Mesuji yang Ambrol karena Kelebihan Beban

Oleh Maulandy Rizky Bayu Kencana pada 19 Jun 2019, 09:45 WIB
Diperbarui 19 Jun 2019, 09:45 WIB
Kementerian PUPR memperbaiki jembatan Way Mesuji di Jalan Lintas Sumatera, Sumatera Selatan, yang ambrol pada Senin 17 Juni 2019.

Liputan6.com, Jakarta - Kementerian Pekerjaan Umum dan Perumahan Rakyat (PUPR) tengah memperbaiki Jembatan Way Mesuji di Jalan Lintas Sumatera, Sumatera Selatan, yang ambrol pada Senin, 17 Juni 2019. Jembatan tersebut ambrol akibat dilintasi truk dengan beban berlebih atau over dimention (overload).

Ambrolnya jembatan tersebut mengakibatkan Jalan Lintas Timur Sumatera yang menghubungkan Lampung menuju Palembang terputus.

Kepala Balai Pelaksanaan Jalan Nasional (BPJN) XIX Lampung Muhammad Insal U Maha mengatakan, Kementerian PUPR akan melakukan perbaikan sementara setelah kendaraan dapat dievakuasi. Tujuannya agar jalan bisa segera dilalui.

"Pekerja, alat, dan material telah disiapkan. Kejadian amblesnya jembatan Way Mesuji tersebut bukan karena jembatan yang rapuh, melainkan karena beban yang melebihi kapasitas membuat badan jembatan ambles," ungkapnya lewat keterangan tertulis, Rabu (19/6/2019).

Insal menambahkan, selama masa perbaikan, jembatan tersebut tidak dapat dilalui. Oleh karena itu, Kementerian PUPR melalui Balai Pelaksanaan Jalan Nasional (BPJN) Lampung Direktorat Jenderal Bina Marga telah melakukan koordinasi dengan instansi terkait untuk mengalihkan arus kendaraan.

Pengalihan dilakukan dengan membuka secara situasional jalan Tol Pematang Panggang-Kayu Agung, yakni mulai dari Simpang Susun Pematang Panggang Km 239-Sepucuk Km 323 (Kayu Agung Km 329) selama 14 hari, mulai 18 Juni-4 Juli 2019.

 

2 dari 3 halaman

Pengalihan Jalur

Kementerian PUPR memperbaiki jembatan Way Mesuji di Jalan Lintas Sumatera, Sumatera Selatan, yang ambrol pada Senin 17 Juni 2019.
Kementerian PUPR memperbaiki jembatan Way Mesuji di Jalan Lintas Sumatera, Sumatera Selatan, yang ambrol pada Senin 17 Juni 2019.

Jalan tol akan difungsikan mulai dari pukul 06.00-16.00 WIB dengan kecepatan maksimum 40 km per jam dengan 1 jalur 2 lajur (jalur A) dan ada pindah jalur pada dua lokasi serta dapat dilintasi untuk kendaraan pribadi atau nonpenumpang.

Untuk kendaraan truk, barang dan penumpang dialihkan ke Jalan Lintas Tengah yang menghubungkan Terbanggi Besar-Kotabumi-Martapura-Baturaja-Simpang Sugih Waras-Muara Enim-Prabumulih-Indralaya-Palembang, dan sebaliknya.

Guna meningkatkan konektivitas, PT Hutama Karya (Persero) dan PT Wijaya Karya selaku pengelola jalan tol tersebut akan mengaspal jalan penghubung antara jalan tol Km 323 itu dengan jalan Kabupaten di Sepucuk, lantaran saat ini masih berupa tanah sepanjang 500-600 meter.

Jembatan Way Mesuji yang amblas memiliki lebar 10 meter dan panjang 60 meter, membentang di atas Sungai Way Mesuji Kabupaten Mesuji Lampung dan Kabupaten Ogan Komering Ilir (OKI), Sumatera Selatan.

3 dari 3 halaman

Saksikan Video Pilihan di Bawah Ini:

Lanjutkan Membaca ↓