Pemerintah Malaysia dan Singapura Masih Ikut Mengatur Harga Tiket Pesawat

Oleh Tommy Kurnia pada 19 Jun 2019, 09:31 WIB
Diperbarui 20 Jun 2019, 16:56 WIB
Ilustrasi pesawat (iStock)

Liputan6.com, Singapura - Banyak negara di dunia yang sudah tidak lagi mengatur tiket pesawat. Wewenang itu diberikan kepada para maskapai. 

Amerika Serikat (AS) menjadi negara yang gencar memulai liberalisasi di dunia penerbangan pada tahun 1978. Hasilnya pun positif, yakni harga tiket turun dan kompetisi makin ramai. 

Berbagai negara juga turut mengikuti kebijakan AS, mulai dari negara-negara Uni Eropa, Australia, kemudian Jepang melakukannya secara bertahap, serta Korea Selatan. Negara-negara itu pun turut menikmati harga tiket pesawat yang kompetitif.

Meski demikian masih ada negara yang pemerintahnya dapat memengaruhi harga tiket pesawat. Dua negara itu juga ternyata merupakan tetangga Indonesia. 

Berikut dua negara yang pemerintahnya masih memengaruhi harga tiket pesawat:

 

2 of 4

1. Singapura

Changi International Airport
Meski sering meraih penghargaan, Changi International Airport terus mengembangkan bandaranya (Jewel Changi/Changi Airport Group)

Pertama, harus diakui bahwa Singapura merupakan negara yang paling liberal terkait penerbangan. Negara ini juga menjalin kerja sama dengan ratusan negara dalam open sky policy (kebijakan udara terbuka).

Akan tetapi, tahun lalu pemerintah Singapura terbukti masih bisa memengaruhi harga tiket pesawat lewat kebijakan mereka terkait pembangunan Bandara Changi. 

Tahun lalu, Kementerian Transportasi Singapuramenetapkan tarif tambahan bagi para pengguna Bandara Changi. Otomatis, harga tiket juga ikut terpengaruh dan penumpang butuh membayar lebih.

Menurut Straits Times, biayanya akan terus bertambah tiap tahun hingga tahun 2024. Kebijakan itu juga didukung oleh Civil Aviation Authority of Singapore yang mengatur berbagai kebijakan penerbangan.

3 of 4

2. Malaysia

Ilustrasi tiket pesawat
Ilustrasi tiket pesawat (Liputan6.com/Andri Wiranuari)

Peraturan mengenai tiket di Malaysia masuk ke wewenang Strategic Affairs dari Civil Aviation Authority negara tersebut. Dalam situs resminya, dijelaskan bahwa badan pemerintah tersebut bisa mengatur biaya penerbangan.

Malaysia juga memiliki Malaysian Aviation Commision (Komisi Penerbangan Malaysia) yang berada di bawah Kementerian Transportasi Malaysia. Komisi itu juga bertugas untuk mengawasi harga tiket maskapai.

4 of 4

Saksikan Video Pilihan Berikut Ini:

Lanjutkan Membaca ↓