Bandara Husein Sastranegara Tetap Layani Penerbangan Internasional

Oleh Bawono Yadika pada 18 Jun 2019, 11:45 WIB
Diperbarui 18 Jun 2019, 11:45 WIB
Pengembangan Bandara Husein Sastranegara
Perbesar
(Foto: Bandara Husein Sastranegara/ Angkasa Pura II)

Liputan6.com, Majalengka - Menteri Perhubungan (Menhub), Budi Karya Sumadi menegaskan, penerbangan internasional Bandara Husein Sastranegara Bandung (BDO) tidak akan dipindahkan ke  Bandara Internasional Kertajati Jawa Barat (BIJB).

Ia menyampaikan hal itu pada rapat koordinasi pagi ini terkait pemindahan penerbangan pesawat jet komersil dari Bandara Husein Sastranegara Bandung ke Bandara Internasional Jawa Barat (BIJB) Kertajati atau Bandara Kertajati.

Seperti diketahui, Pemerintah telah memutuskan memindahkan penerbangan luar Jawa dari BDO ke BJIB Kertajati mulai 15 Juni 2019.

"Bandung sudah menjadi destinasi wisata, kita tidak akan pindahkan penerbangan internasional di sana. Namun, dengan adanya Bandara Kertajati pergerakan internasional jadi lebih bagus," tutur dia di Majalengka, Jawa Barat, Selasa (18/6/2019).

Budi menjelaskan, dengan keberadaan BJIB Kertajati justru memperkuat konektivitas antara keduanya yakni Bandara Husein Sastranegara dengan Bandara Internasional Kertajati.

"Dengan adanya Kertajati, maka pergerakan internasional jadi lebih bagus. Kita akan bagi fungsi-fungsi Bandara Husein dan Kertajati kesepakatan beberapa pihak," ucapnya.

Adapun Budi menyebutkan, Bandara Husein Sastranegara, Bandung akan difokuskan melayani penerbangan angkutan udara niaga berjadwal dalam negeri jenis propeller, seluruh angkutan udara niaga berjadwal luar negeri, angkutan udara niaga tidak berjadwal dalam dan luar negeri, angkutan udara bukan niaga dalam dan luar negeri. 

"Iya yang beroperasi (international) dan propeller domestik Jawa," terangnya.

2 dari 4 halaman

Menhub Cek Pemindahan Penerbangan dari Bandara Husein Sastranegara ke Kertajati

Menhub Budi Karya Sumadi periksa kesiapan Terminal Pulogebang
Perbesar
Menhub Budi Karya Sumadi periksa kesiapan Terminal Pulogebang. Dok: Maulandy R. Bayu Kencana

Sebelumnya, Menteri Perhubungan (Menhub) Budi Karya Sumadi meninjau kelancaran permindahan penerbangan beberapa maskapai dari Bandara Husein Sastranegara Bandung ke Bandara Internasional Kertajati Jawa Barat (BIJB), Majalengka.

Berdasarkan pantauan Liputan6.com, Selasa 18 Juni 2019, Budi Karya tiba di Bandara Kertajati, Majalengka, pada pukul 08.30 WIB menggunakan helikopter.

"Bandung sudah menjadi destinasi wisata. Kami tidak akan pindahkan penerbangan internasional di sana. Namun, dengan adanya Bandara Kertajati, pergerakan internasional jadi lebih bagus. Kita akan bagi fungsi-fungsi Bandara Husein Sastranegara Bandung dan Kertajatikesepakatan beberapa pihak," tuturnya di Majalengka, Selasa, 18 Juni 2019.

Budi Karya menjelaskan, Kementerian Perhubungan ingin membuat Bandara Kertajati sebagai pusat ekonomi baru. Itu dengan memperkuat konektivitas antara tiga wilayah segitiga ekonomi, yakni Patimban-Kertajati-Cirebon.

"Kita tahu Kertajati adalah satu proyek strategis di mana kita merencanakan segitiga ekonomi, yaitu Patimban, Kertajati, dan Cirebon untuk menjadi kekuatan ekonomi baru di utara Jabar. Kita harapkan ada pertumbuhan baru dimotori Cirebon," ucapnya.

Adapun pada tinjauanya pagi ini, Menhub melaksanakan rapat bersama dengan manajemen operator Bandara Kertajati, yaitu PT Angkasa Pura II (AP II), Wakil Gubernur Jabar UU Ruzhanul Ulum, Dirjen Perhubungan Udara Polana B Pramesti, Bupati Majalengka Karna Sobahi, Wali Kota Cirebon Nasrudin Aziz, dan perwakilan maskapai.

 

3 dari 4 halaman

Ada Bus Damri Gratis, Ini Keuntungan Terbang di Bandara Kertajati

Musim Haji, Bandara Kertajati Akan Jadi Embarkasi Antara
Perbesar
Bandara Kertajati Kabupaten Majalengka akan menjadi bagian dari embarkasi antara pada musim haji 2018. Foto (Liputan6.com / Panji Prayitno)

Sebelumnya, PT Angkasa Pura II (Persero) menginstruksikan agar rute-rute pesawat di Bandara Husein Sastranegara dipindahkan ke Bandara Kertajati di Majalengka. Berbagai benefit pun disiapkan di Bandara Kertajati.

Ketika berbincang dengan Liputan6.com pada Sabtu siang, 15 Juni 2019, pihak Bandara Kertajati mengatakan ada bantuan terkait transportasi ke kota Bandung. Salah satunya adalah bus Damri gratis.

"Kita sudah ada 12 operator multimoda yang akan menghubungkan antara Bandung dan Bandara Kertajati. Cuman Damri sendiri dari bandara itu menyiapkan lima bus free of charge," ungkap Direktur Operasi dan Pengembangan Strategi Bisnis Bandara Internasional Jawa Barat, Agus Sugeng Widodo.

Bus gratis itu berlaku untuk satu bulan, dalam sehari akan terdapat lima bus gratis yang bolak-balik antara Bandara Kertajati dan Bandung. Untuk jadwalnya akan disesuaikan oleh pihak bandara.

Tak hanya itu, Agus memastikan penyedia jasa transportasi multimoda lainnya akan memberikan bermacam diskon bagi penumpang bandara kebanggaan Jawa Barat tersebut. Dengan ini diharapkan masalah konektivitas ke bandara tidak lagi menjadi masalah.

Keuntungan lain dari Bandara Kertajati adalah fasilitas yang lebih luas dan modern bila dibandingkan dengan bandara di Bandung. Alhasil, penumpang pesawat bisa mendapatkan keamanan dan kenyamanan ekstra.

"Ruang tunggu kita cukup luas, terus kemudian fasilitas lain jauh memenuhi persyaratan. Dari safety kita juga lebih bagus, karena landasan kita lebih panjang, lebih lebar, dan seterusnya. Dan juga dari segi teknologi dan IT," ujar Agus.

Lebih lanjut, ia menyebut Bandara Kertajati sudah berbenah untuk perpindahan rute maskapai, kantor dan berbagai fasilitas pun sudah tersedia. Kini, pihak bandara tinggal menunggu dari pihak maskapai.

 

4 dari 4 halaman

Saksikan Video Pilihan di Bawah Ini

Lanjutkan Membaca ↓