Pantau Mudik, Menhub Dapat Laporan Ada Tarif Pesawat Melebihi Batas Atas

Oleh Liputan6.com pada 03 Jun 2019, 17:15 WIB
Diperbarui 04 Jun 2019, 16:15 WIB
Menteri Perhubungan Budi Karya Sumadi mengadakan video conference memantau posko angkutan Lebaran di daerah, pada Senin (3/6/2019).

Liputan6.com, Jakarta - Menteri Perhubungan Budi Karya Sumadi menggelar video conference guna memastikan kelancaran dan keamanan arus mudik Lebaran 2019. Melalui sambungan video, Budi Karya mengecek langsung setiap daerah yang menjadi titik kepadatan para pemudik pada Lebaran 2019.

Di awal, Budi Karya langsung mengecek kondisi Kantor Kesyahbandaran dan Otoritas Pelabuhan (KSOP) yang ada di Balikpapan. "Bisa dilaporkan hari ini KSOP Balikpapan berapa kapal yang diluncurkan dari Balikpapan?" tanya Budi Karya di Posko Tingkat Nasional Angkutan Lebaran, Kementerian Perhubungan, Jakarta, Senin (3/6/2019).

Mendengar pertanyaan tersebut, Kepala Badan Litbang Perhubungan Kemenhub, Sugihardjo yang berada di lokasi langsung merespons. Menurutnya, jumlah penumpang di Pelabuhan Semayang Balikpapan sampai pada H-2 Lebaran mencapai 40.293 orang atau naik 32 persen dibandingkan tahun lalu.

"Kedatangan kapal 35 perjalanan, naik juga dibanding tahun lalu," katanya.

Naiknya jumlah penumpang yang menggunakan moda trasnportasi kapal ini pun, membuat terjadinya penurunan terhadap jumlah penumpang pada pesawat udara.

"Pesawat udara turun 24 persen dibanding tahun lalu. Makanya tidak ada extra flight. Ada beberapa penerbangan yang tarifnya mendekati atau bahkan ada beberapa rute yang melebihi tarif batas atas," katanya.

 

2 of 3

Pantauan Darat

Tol Cipali Berlakukan Sistem Satu Arah
Kendaraan melintas di ruas tol yg diberlakukan satu arah atau one way di Tol Cipali, Cirebon, Jawa Barat, Sabtu (1/6/2019). Sistem satu arah di Tol Trans Jawa dimulai dari Cikampek hingga Brebes Barat. (Liputan6.com/Herman Zakharia)

Selain itu, Direktur Jenderal Perhubungan Darat Kementerian Perhubungan Budi Setiyadi juga melaporkan secara langsung kondisi situasi arus lalu lintas di daerah Cirebon - Jakarta.

"Sesuai dengan kondisi yang ada dari Cirebon Jakarta sepeda motor berkurang sekali. Kemacetan di jalur arteri Cirebon dan Jakarta, yang dikhawatirkan pengemudi bus tidak terjadi sama sekli. Secara umum jalan dari Cirebon ke Cikampek cukup bagus," jelasnya.

Dirjen Budi juga melaporkan tingkat kecelakaan pada saat ini mengalami penurunan. Dengan begitu, dia berharap ini bisa dipertahankan di tahun-tahun selanjutnya. "Kecelakan sangat turun mudah-mudah bisa dipertahankan," pungkasnya.

Reporter: Dwi Aditya Putra

Sumber: Merdeka.com

3 of 3

Saksikan Video Pilihan di Bawah Ini:

Lanjutkan Membaca ↓