Sepak Terjang Ririek Adriansyah, Direktur Utama Telkom yang Baru

Oleh Septian Deny pada 24 Mei 2019, 18:33 WIB
RUPST PT Telekomunikasi Indonesia Tbk (TLKM) memutuskan pengangkatan Ririek Adriansyah sebagai Direktur Utama Telkom.

Liputan6.com, Jakarta - Ririek Adriansyah resmi ditunjuk sebagai Direktur Utama PT Telekomunikasi Indonesia Tbk (TLKM). Hal tersebut merupakan salah satu hasil dari Rapat Umum Pemegang Saham Tahunan (RUPST) Telkom hari ini.

Sebelum ditunjuk menggantikan Alex Sinaga, Ririek telah menjabat sebagai Presiden Direktur PT Telekomunikasi Seluler (Telkomsel) yang merupakan anak usaha dari Telkom. Ririek menjadi orang nomor satu di Telkomsel sejak 2015 lalu.

Ririek merupakan lulusan Teknik Elektro dari Institut Teknologi Bandung (ITB) pada 1989. Sebelum menjadi Direktur Utama Telkomsel, sejumlah Ririek pernah menduduki sejumlah jabatan di Telkom dan Telkom Grup.

Ririek mengawali kariernya di Telkom sebagai Deputi EGM Divisi Infratel sejak 2004 hingga 2008. Kemudian dia menjadi Direktur International Carrier Service, Telin pada 2008 hingga 2010 dan Direktur Marketing & Sales, PT. Telekomunikasi Indonesia Internasional (Telin) pada 2010-2011.

Ririek pernah menempati posisi utama di PT Telin ketika menjabata sebagai Presiden Direktur anak usaha Telkom pada 2011 hingga 2012. Kemudian dia pun menjabat sebagai Direktur Wholesale & International Service (WINS) sejak Mei 2012.

2 of 4

Ririek Adriansyah, Dirut Telkomsel Jadi Dirut Telkom

Selular
Ketua ATSI Ririek Adriansyah dalam acara Selular Business Forum. (Foto: Selular)

PT Telkom Indonesia (Persero) Tbk (Telkom) menggelar Rapat Umum Pemegang Saham Tahunan (RUPST) pada Jumat ini. Dua agenda penting dalam RUPST tersebut adalah perombakan dewan direksi dan komisaris serta persetujuan pembagian dividen.

Dalam RUPS yang digelar di Hotel Four Seasons, Jakarta ini, pemegang saham Telkom setuju untuk mengangkat Ririek Adriansyah menjadi direktur utama. Posisi Ririek menggantikan Alex Sinaga yang habis masa jabatannya.

“Ririek Adriansyah sebelumnya merupakan Direktur Utama Telkomsel sejak Januari 2015,” jelas GM External Corporate Communications Telkomsel Denny Abidin, kepada Liputan6.com, Jumat (24/5/2019).

Selain itu, RUPST Telkom juga mengangkat Rhenald Kasali menjadi komisaris utama menggantikan Hendri Saparini. Rhenald Kasali sebelumnya menjabat sebagai komisaris utama PT Angkasa Pura II (AP II).

Lengkapnya, berikut susunan Dewan Komisaris dan Direksi Telkom yang baru:

Dewan Komisaris

Komisaris Utama: Renald Khasali

Komisaris: Edwin Hidayat Abdullah

Komisaris: Isa Rachmatarwata

Komisaris: Ismail

Komisaris: Marcelino Pandin

Komisaris Independen: Marsudi Wahyu Kisworo

Komisaris Independen: Cahyana Ahmadjayadi

Komisaris Independen: Margiyono Darsasumarja

Dewan Direksi

Direktur Utama: Ririek Adriansyah

Direktur: Harry M. Zen

Direktur: Siti Choiriana

Direktur: Zulhelfi Abidin

Direktur: Faizal R. Djoemadi

Direktur: Achmad Sugiarto

Direktur: Edwin Aristiawan

Direktur: Edi Witjara

Direktur: Bogi Witjaksono.

3 of 4

Gandeng Telkom, BTN Incar Kenaikan Fee Based Income

(Foto: Dok Kementerian BUMN)
BTN gandeng PT Telkom Tbk untuk pemberian layanan IndieHome kepada nasabah BTN (Foto: Dok Kementerian BUMN)

PT Bank Tabungan Negara Tbk/BTN (BBTN) menargetkan peningkatan fee based income atau pendapatan non bunga hingga dua kali lipat pada 2019 dibandingkan tahun lalu.

Salah satunya dengan menggandeng PT Telkom Tbk (TLKM) dalam pemberian layanan IndieHome kepada nasabah BTN.

Kerja sama tersebut dituangkan dengan penandatanganan yang dilakukan Direktur Utama BTN Maryono dan Direktur Utama Telkom Alex J Sinaga dalam Program IndiHome BTN, di booth IndiHome pada kegiatan Festival Link Aja, di Sidoarjo, Jawa Timur, Minggu 7 April 2019.  

Direktur Utama BTN, Maryono mengatakan, sinergi antara BTN dan Telkom ditargetkan dapat menggaet lebih banyak nasabah karena mendapatkan layanan Indihome BTN dengan tarif yang terjangkau untuk fasilitas yang lengkap mulai dari internet, telpon dan Usee TV dari Telkom. 

"Kerja sama ini tidak hanya meningkatkan pendapatan bunga dari KPR namun juga meningkatkan fee based income BTN dari pelayanan pembayaran Indihome BTN," kata Maryono.

Maryono menuturkan, dengan sinergi ini, sekarang nasabah KPR BTN, baik yang baru maupun yang eksisting dapat merasakan nilai tambah dari layanan KPR BTN dengan adanya Indihome BTN. 

Secara umum, ruang lingkup kerja sama ini mencakup penyediaan layanan IndiHome bagi para nasabah BTN yang pemasarannya dilakukan bersama-sama antara Telkom dan BTN baik secara langsung maupun melalui pengembang dan atau asosiasi pengembang. 

Melalui kerja sama ini, lanjut Maryono, para nasbah BTN akan mendapatkan kesempatan untuk berlangganan Paket IndiHome Triple Play yang terdiri dari telepon rumah, akses internet kecepatan tinggi dan layanan UseeTv yang memiliki beragam pilihan channel yang menarik.

4 of 4

Saksikan Video Pilihan di Bawah Ini:

Lanjutkan Membaca ↓