11 Proyek Hulu Migas Siap Beroperasi Tahun Ini

Oleh Pebrianto Eko Wicaksono pada 10 Mei 2019, 11:30 WIB
Diperbarui 10 Mei 2019, 11:30 WIB
Ilustrasi tambang migas
Perbesar
Ilustrasi tambang migas (iStockPhoto)

Liputan6.com, Jakarta - Kementerian Energi dan Sumber Daya Mineral (ESDM) menyatakan, ada 11 proyek utama yang akan beroperasi (onstream) pada 2019. Hal ini akan menunjang pencapaian target produksi siap jual (lifting) minyak dan gas bumi (migas) sebesar 2 juta barel setara minyak per hari atau Barrel Oil Ekuivalen per Day (BOEPD).

"11 proyek ini berpotensi menambah produksi migas sebesar 13.587 barel per hari untuk minyak dan 1.172 Million Standard Cubic Feet per Day (MMscfd) untuk gas," Kata Kepala Biro Komunikasi, Layanan Informasi Publik dan Kerja Sama (KLIK) Kementerian ESDM Agung Pribadi, di Jakarta, Jumat (10/5/2019).

Dia pun merinci proyek hulu migas yang onstream di 2019 adalah:

- Proyek Terang Sirasun Batur Phase 2 oleh Kontraktor Kontrak Kerja Sama (KKKS) Kangean Energy Indonesia, dengan estimasi produksi sebesar 120 MMscfd.

- Proyek Seng Segat milik EMP Bentu Ltd dengan estimasi produksi 60 MMScfd.

- Proyek Ario-Damar-Sriwijaya Phase-2 milik PT Tropik Enegi Pandan dengan estimasi produksi 20 MMScfd

- Proyek Suban Proyek Compression milik ConocoPhillips (Grissik) Ltd dengan estimasi produksi 100 MMScfd.

- Proyek YY milik PHE ONWJ dengan estimasi produksi 25,5 MMscfd (Gas) dan 4.605 bopd (OIL)

- Proyek Bukit Tua Phase-3 milik Petronas Carigali Ketapang II Ltd dengan estimasi 3.182 bopd (Oil), 31 MMscfd (Gas)

- Proyek Buntal-5 milik Medco E&P Natuna Ltd. dengan estimasi produksi 45 MMscfd.

- Proyek Bison-Iguana-Gajah Puteri milik Premier Oil Natuna Sea B.V sebanyak 80 MMScfd

- Proyek Temelat milik PT Medco E&P Indonesia sebesar 10 MMScfd

- Proyek Panen milik PetroChina International Jabung Ltd. sebesar 2.000 bopd

- Proyek Kedung Keris milik ExxonMobil Cepu Ltd. sebesar 3.800 bopd.

 

2 dari 3 halaman

Investasi Sampai April

lustrasi tambang migas
Perbesar
Ilustrasi tambang migas (iStockPhoto)

Adapun, investasi hulu migas hingga April sebesar US$ 3,17 miliar. Meski demikian, masih ada tambahan investasi dari komitmen kerja pasti (KKP) di wilayah kerja Jambi Merang pada tahun ini sejumlah US$ 38,1 juta.

Secara kumulatif, tambahan investasi dari KKP dan komitmen pasti (KP) hingga tahun 2026 adalah sebesar US$ 2,16 miliar untuk kegiatan eksplorasi dan eksploitasi.

Sebagai informasi, realisasi lifting migas hingga April 2019 mencapai 1,8 juta barel setara minyak per hari dengan rincian lifting minyak 750 ribu barel per hari (bopd) dan lifting gas 5.909 juta kaki kubik per hari (MMscfd).

Jumlah ini mencapai 89 persen dari target Anggaran Pendapatan dan Belanja Negara (APBN) sebesar 2 juta boepd

3 dari 3 halaman

Saksikan Video Pilihan di Bawah Ini:

Lanjutkan Membaca ↓