6 Kesalahan Ini Sering Dilakukan saat Liburan di Bulan Puasa

Oleh Fitriana Monica Sari pada 05 Mei 2019, 18:00 WIB
Diperbarui 05 Mei 2019, 18:00 WIB
Tips Liburan Menyenangkan Meski Dalam Waktu Singkat
Perbesar
Ilustrasi liburan. (Foto: unsplash.com)

Liputan6.com, Jakarta Apakah Anda selalu menyempatkan diri liburan selama bulan Ramadan? Rasanya pasti menyenangkan, tapi tidak sedikit traveller yang melakukan kesalahan selama berlibur.

Akibatnya, puasa menjadi terganggu atau bahkan sering ‘bolong’ karena tidak menyiapkan diri dengan baik. Untuk mendapatkan liburan yang berkualitas, cobalah meminimalisir kesalahan selama travelling di bulan puasa.

Nah, tahukah Anda kesalahan yang tanpa sadar sering dilakukan saat liburan di bulan puasa? Seperti dikutip dari Cermati.com, inilah kesalahan yang seringkali tak disadari.

1. Lupa Mencatat Jadwal Buka Puasa dan Waktu Imsak

Jadwal buka puasa dan waktu imsak antara Indonesia dan negara-negara lain umumnya berbeda. Sebagai contoh di Benua Eropa, katakanlah Manchester Inggris, yang waktu berbuka jatuh pada malam hari sekitar pukul 9 malam, sedangkan waktu imsak pukul 2 dini hari.

Perbedaan waktu yang signifikan seperti ini tentu akan memengaruhi kualitas berpuasa. Sebagai solusi, Anda bisa mengunduh aplikasi pengingat waktu ibadah di luar negeri.

Taruh aplikasi ini pada layar desktop agar Anda bisa membukanya dengan mudah kapanpun dibutuhkan. Dengan aplikasi seperti ini, waktu berbuka dan sahur dijamin tidak akan pernah terlewatkan.

2 dari 4 halaman

2. Mengabaikan Fasilitas di Negara Tujuan

Ilustrasi Masjid (Istimewa)
Perbesar
Ilustrasi Masjid (Istimewa)

Fasilitas yang lengkap menjadikan liburan semakin berkesan. Benar, bukan? Untuk itu, perhatikan fasilitas yang ditawarkan oleh negara tujuan apalagi menjelang Bulan Ramadan.

Pastikan masjid mudah ditemukan, sehingga melaksanakan ibadah pun tidak terlalu susah apabila waktunya sudah tiba. Untuk negara-negara yang minoritas muslim, bangunan masjid memang agak sulit ditemukan.

Tapi Anda dapat menyiasati hal ini dengan mencari tempat wisata yang berdekatan dengan masjid. Saat waktu buka puasa tiba, Anda bisa beribadah bersama umat muslim lainnya.

3. Makan di Sembarang Tempat

Banyak traveller yang kurang memerhatikan kesehatan dan kebersihan makanan yang dikonsumsi. Akibatnya, penyakit pun mulai berdatangan dan mengganggu kondisi tubuh.

Menderita sakit di negeri orang tentu saja tidak enak, apalagi sambil berpuasa. Jika sakitnya tak tertahankan, bukannya tidak mungkin kalau Anda harus membatalkan puasa.

Perhatikan kualitas makanan yang dikonsumsi. Hindari membeli makanan di pinggir jalan, apalagi di tempat yang ramai dilalui oleh kendaraan bermotor.

Memang, harga makanan di pinggir jalan umumnya jauh lebih murah ketimbang di restoran atau rumah makan. Akan tetapi tidak bisa dijamin untuk urusan kebersihannya.

3 dari 4 halaman

4. Mengunjungi Tempat Wisata secara Asal-asalan

Traveling Liburan Jalan-Jalan
Perbesar
Ilustrasi Foto Traveling (iStockphoto)

Perlu diingat, porsi tenaga selama bulan puasa berada di bawah rata-rata. Wajar saja, karena Anda tidak mengonsumsi apapun selama lebih dari 12 jam.

Agar tidak mudah lelah dan pusing, Anda perlu memilih tempat-tempat wisata yang akan dikunjungi di negara tujuan. Pilih tempat wisata yang adem dan bisa menghemat energi, seperti museum, galeri seni, dan tempat ibadah.

Minimalkan aktivitas di luar ruangan, seperti skateboarding, mendaki, atau jalan-jalan jauh terutama di tengah cuaca yang sangat terik.

5. Barang Bawaan yang Terlalu Berat

Sah-sah saja kalau ingin membawa banyak barang saat liburan, tapi alangkah baiknya jika barang tersebut ditinggalkan di penginapan saat Anda hendak menjelajah tempat wisata. Selain merepotkan, barang bawaan yang terlalu berat membuat Anda cepat capek.

Sebab, tenaga yang dibutuhkan untuk membawanya dua kali lipat lebih besar daripada membawa sedikit barang. Bawalah barang-barang yang penting saja, seperti ponsel, kamera, power bank, dan tisu.

Apabila ruang dalam tas masih cukup, selipkan camilan dan air mineral untuk berjaga-jaga ketika Anda belum menemukan restoran yang tepat untuk berbuka puasa.

4 dari 4 halaman

6. Aktivitas dan Jam Istirahat yang Tak Seimbang

Kurang tidur (iStock)
Perbesar
Ilustrasi kurang tidur (iStockphoto)

Siapa sih yang mau sakit-sakitan saat liburan? Tidak ada satu orang pun yang mau, bukan? Maka dari itu, perhatikan tubuh Anda untuk mendapat istirahat yang cukup.

Apalagi selama berpuasa, di mana jam tidur menjadi tidak teratur karena harus terpotong untuk sahur. Selain itu, kurangi aktivitas berat yang dapat membuat tubuh lebih cepat lelah.

Jangan sampai karena kelelahan, tidur Anda menjadi sangat pulas, sehingga lupa untuk sahur. Kalau ini sampai terjadi, Anda pasti tidak akan kuat berpuasa selama seharian berikutnya.

Dapatkan Momen Liburan yang Berkesan Selama Berpuasa

Liburan sambil berpuasa tidak seburuk yang dibayangkan, lo. Apalagi kalau Anda mengetahui tips yang tepat dan bisa menghindari kesalahan-kesalahan yang sering dilakukan traveller saat liburan sambil berpuasa. Dapatkan momen liburan dan menikmatinya dengan berkesan meski sedang berpuasa.

Lanjutkan Membaca ↓