Romantis, Bos Facebook Bikin Kotak Tidur agar Istri Tidur Nyenyak

Oleh Siska Amelie F Deil pada 01 Mei 2019, 21:01 WIB
Mark Zuckerberg

Liputan6.com, Jakarta Pendiri sekaligus CEO Facebook Mark Zuckerberg baru saja mengunggah sebuah foto tak biasa tentang penemuan terbarunya di Facebook dan Instagram. Uniknya, unggahan tersebut ternyata merupakan gambar sebuah kotak kayu yang ia ciptakan sendiri demi membantu sang istri, Priscilla Chan, agar bisa tidur nyenyak.

Melansir laman Business Insider, Selasa (30/4/2019), foto yang diunggahnya merupakan 'kotak tidur' yang terbuat dari kayu dan bersinar selama sejam antara pukul 6 hingga 7 setiap pagi. Dalam unggahannya, Zuckerberg menulis bahwa sang istri Priscilla Chan menginspirasi penemuannya tersebut.

Dia menceritakan bahwa Chan semakin sulit tidur sejak mereka memiliki dua anak perempuan.

"Dia akan terbangun dan mengecek waktu dari ponselnya untuk melihat apakah kedua anaknya terbangun, tapi hal tersebut cukup membuatnya gelisah dan sulit untuk kembali tertidur," tulis Zuckerberg dalam keterangan fotonya.

Pria kelahiran 1984 ini juga menjelaskan, bahwa cahaya dari kotak tersebut cukup mudah terlihat. Dan jika sang istri melihatnya, ia akan tahu bahwa ini sudah pagi dan ia bisa mengecek kedua anaknya. Cahayanya juga cukup redup dan tak akan membangunkannya jika ia masih tertidur.

Zuckerberg juga menambahkan, bahwa meski kotak tersebut tak menunjukkan waktu tapi cukup untuk mencegah Chan mengkhawatirkan tentang pukul berapa ia terbangun.

"Sejauh ini, kotak tersebut bekerja lebih baik dari yang saya harapkan dan dia dapat tidur lelap sepanjang malam. Sebagai seorang teknisi, membangun sebuah alat untuk membantu pasangan tidur nyenyak adalah salah satu cara terbaik untuk ekspresikan cinta dan penghargaan," tutur pengusaha muda tersebut dalam keterangan fotonya.

Unggahan tersebut tentu saja mengundang banyak komentar. Mantan manager dan investor Facebook Dave Morin bahkan menyebut penemuan tersebut sebagai hal yang jenius.

Zuckerberg menulis bahwa mereka yang berada dalam lingkaran sosialnya sangat mendukung ide tersebut.

"Sebagian teman saya memberitahu bahwa mereka menginginkan hal seperti ini. Jadi saya hanya menyimpannya, berjaga jika suatu saat ada pengusaha lain yang ingin membuat lebih banyak kotak tidur untuk lebih banyak orang," tandasnya.

View this post on Instagram

Being a mom is hard, and since we've had kids Priscilla has had a hard time sleeping through the night. She'll wake up and check the time on her phone to see if the kids might wake up soon, but then knowing the time stresses her out and she can't fall back asleep. So I worked on building her what I call the "sleep box". It sits on her nightstand, and between the hours of 6-7am it emits a very faint light -- visible enough that if she sees it she'll know it's an okay time for one of us to get the kids, but faint enough that the light won't wake her up if she's still sleeping. And since it doesn't show the time, if she wakes up in the middle of the night, she knows to just go back to sleep without having to worry about what time it is. So far this has worked better than I expected and she can now sleep through the night. As an engineer, building a device to help my partner sleep better is one of the best ways I can think of to express my love and gratitude. A bunch of my friends have told me they'd want something like this, so I'm putting this out there in case another entrepreneur wants to run with this and build sleep boxes for more people!

A post shared by Mark Zuckerberg (@zuck) on

2 of 3

Bos Facebook Jadi Orang Terkaya Paling Berpengaruh di Dunia

Mark Zuckerberg
Mark Zuckerberg, Founder sekaligus CEO Facebook, banyak disalahkan sebagian pihak karena membiarkan penggunanya membagikan tautan berita hoax di Facebook. (Doc: Wired)

Bos Facebook Mark Zuckerberg terpilih menjadi tokoh berpengaruh di dunia versi Time 100. Zuck, demikian akrab disapa, menjadi sosok paling kaya dalam daftar itu.

Dalam daftar Time 100, Mark Zuckerberg berada dalam kategori titan bersama tokoh masyarakat tersohor seperti Mohamed Salah (atlet), Ryan Murphy (sutradara), Bob Iger (bos Disney), dan Jerome Powell (pemimpin Federal Reserve).

Dalam tulisan persembahan yang ditulis Sean Parker (mantan partner Zuckerberg), bos Facebook disebut masih sederhana dan agak pemalu, walau ia telah mengubah dunia.

"Ia masih orang yang agak pemalu, serta ramah, seperti yang saya temui 15 tahun lalu. Ia masih bisa mengutip dari film-film favoritnya, dan ia tinggal di rumah sederhana di Palo Alto, California," tulis Parker.

Mark Zuckerberg juga tidak dipandang sebagai sosok materialistis. Tujuannya adalah mengembangkan potensi Facebook ke arah yang baik.

Mengingat beragam kontroversi yang terjadi pada Facebook, Sean Parker menyebut Zuck akan berhadapan dengan pilihan-pilihan berat terkait privasi dan investigasi pemerintah.

"Mark perlu berhadapan dengan pilihan-pilihan berat. Harapan saya adalah ia tetap setia pada cita-cita yang menjadi fondasi perusahaannya - memilih mempromosikan nilai-nilai universal seperti kesantunan ketimbang sensasionalisme, intimasi ketimbang status sosial, dan martabat manusia ketimbang tribalisme - atau dalam Zuckspeak, yakni 'kebaikan,'", tulis Parker.

Mark Zuckerberg adalah orang terkaya nomor delapan di dunia versi Forbes 2019. Berkat Facebook, kekayaannya mencapai USD 62,3 miliar atau Rp 876 triliun (USD 1 = Rp 14.000).

3 of 3

Miliarder Lainnya

Miliarder India Ini Berikan Internet Gratis untuk 1 Miliar Orang
Mukesh Ambani

Miliarder lain yang muncul di Time 100 adalah Mukesh Ambani, seorang konglomerat asal India.  Ambani terpilih karena memiliki visi luar biasa yang berperan dalam kesukesan Reliance Indutries.

Saat ini, Ambani adalah orang terkaya di benua Asia dengan kekayaan USD 50 miliar (Rp 703 triliun).

Selain itu, ada pula nama pendiri Bytedance, yakni Zhang Yiming. Perusahan yang ia bangun merupakan induk dari TikTok. Kekayannya mencapai USD 16,2 miliar (Rp 227,7 triliun).

Jeff Bezos, Bill Gates, dan Warren Buffett tidak lolos dalam daftar tahun ini, meski tahun lalu nama Bezos sempat muncul. Bill Gates dan Warren Buffett tahun ini hanya muncul  sebagai penulis persembahan untuk dua tokoh yang masuk daftar Time 100.

Bill Gates menulis untuk Tara Westover, ia adalah penulis buku Educated yang menjadi salah satu buku favorit Gates tahun lalu. Sementara, Warren Buffett muncul menulis persembahan bagi pemain basket Lebron James.

Lanjutkan Membaca ↓