Ini Cara Atasi Grogi Sebelum Wawancara, Apa Saja?

Oleh Ayu Lestari Wahyu Puranidhi pada 11 Apr 2019, 06:00 WIB
Ilustrasi Wawancara Kerja

Liputan6.com, Jakarta - Meskipun sudah menyiapkan semuanya dengan baik, namun terkadang perasaan grogi tidak terlewatkan saat ingin melakukan wawancara pekerjaan.

Ketika grogi melanda, semuanya menjadi kacau dan tentunya penilaian kesiapan Anda menjadi turun karena pewawancara melihat Anda kurang siap untuk menghadapi tahapan ini. 

Namun ternyata hal tersebut bisa Anda atasi sebenarnya. Mau tahu bagaimana cara mengatasinya? Dilansir dari laman Ladders, berikut beberapa hal yang dapat dilakukan untuk mengatasi grogi yang melanda saat tahapan wawancara:

1. Persiapkan  Segalanya, Bahkan Jawaban dari Pertanyaan yang Menakutkan Sekalipun

Jika Anda benar-benar ingin menghilangkan grogi saat wawancara kerja, untuk itu persiapkan segalanya dengan baik.

Terkadang perasaan grogi akan muncul ketika Anda tahu bahwa akan ada pertanyaan yang sangat sulit dijawab, untuk itu belajarlah untuk mengetahui kemungkinan pertanyaan tersebut dan cobalah untuk mempersiapkan jawabannya sebelum wawancara dimulai

 

2 of 3

2. Ketahuilah Kelemahan Anda

Ilustrasi Wawancara Kerja
Ilustrasi Wawancara Kerja. (iStock)

Perasaan grogi juga akan muncul disaat Anda mengetahui ada kelemahan yang tidak ingin untuk orang lain mengetahuinya.

Untuk itu, sebelum wawancara tiba ada baiknya utuk Anda belajar berusaha untuk mengendalikan semua kelemahan yang dimiliki.

 

3 of 3

3. Yakinkan Diri Anda Jika Semuanya Akan Berjalan dengan Baik

Wawancara Kerja
Ilustrasi wawancara kerja/copyright shutterstock

Cara terbaik terakhir yaitu, meyakinkan diri Anda jika semua usaha yang telah dilakukan hingga saat ini sudah yang terbaik. Jadi, ingatkan selalu diri Anda untuk tidak perlu khawatir lagi akan tahapan ini dan semuanya akan berjalan sesuai dengan rencana. 

Juga jangan lupa untuk selalu berterimakasih kepada diri Anda untuk apapun yang terjadi saat wawancara kerja itu, ini akan membuat diri Anda merasa lebih dihargai dan berkembang dari kesalahan yang ada.

 

Lanjutkan Membaca ↓