Hutama Karya Teken Proyek Tol Palembang-Bengkulu

Oleh Ilyas Istianur Praditya pada 09 Apr 2019, 15:43 WIB
Diperbarui 09 Apr 2019, 22:16 WIB
(Foto: Dok PT Hutama Karya)

Liputan6.com, Jakarta - PT Hutama Karya, terus melanjutkan tugas pembangunan Tol Trans Sumatera. Kali ini Tol Trans Sumatera yang akan segara dibangun adalah jalan tol yang akan menghubungkan Palembang dan Bengkulu yaitu Ruas Indralaya-Muara Enim dan Muara Enim-Lahat-Lubuk Linggau. 

Direktur Utama Hutama Karya, Bintang Perbowo menyampaikan, tol ini akan membantu lalu lintas dari Palembang ke Bengkulu (dan sebaliknya) dengan lebih cepat. 

"Ruas tol ini merupakan koridor pendukung, namun jalur ini sangat dibutuhkan oleh masyarakat untuk distribusi barang baik dari selatan maupun dari barat yaitu Bengkulu," terang Bintang dalam keterangan tertulis, Selasa, (9/4/2019).

Sedangkan total nilai investasi pembangunan tiga ruas jalan tol ini sendiri akan mencapai Rp 85,51 triliun yang bersumber dari Penyertaan Modal Negara dan pinjaman perbankan.

"Pembangunan jalan tol ini juga menantang dan akan menggunakan teknologi vacuum consolidation method, karena struktur tanah di daerah Simpang Indralaya-Muara Enim berupa rawa," lanjut Bintang. 

Ruas Tol Indralaya-Muara Enim-Lubuk Linggau sendiri merupakan dua dari empat ruas yang menghubungkan Palembang-Bengkulu sepanjang 351,3 km.

Menteri PUPR Basuki Hadimuljono, Menteri Perhubungan Budi Karya bersama dengan Gubernur Palembang Herman Deru, menyaksikan penandatanganan Perjanjian Pengusahaan Jalan Tol (PPJT) Ruas Indralaya-Muara Enim dan Muara Enim-Lubuk Linggau.

Penandatanganan itu dilakukan Direktur Utama PT Hutama Karya (Persero), Bintang Perbowo dan Kepala Badan Pengatur Jalan Tol (BPJT) Kementerian PUPR, Danang Parikesit pada Selasa pekan ini bertempat di Simpang Kapur, Transad Muara Enim, Sumatera Selatan. 

Turut menemani dalam rombongan adalah Sekretaris Daerah Provinsi Sumatera Selatan, Bupati Muara Enim dan pejabat lainnya, Sekretaris Jenderal Kementerian PUPR, Direktur Operasi I PT Hutama Karya (Persero), Bambang Pramusinto, Kepala Divisi Pengembangan Jalan Tol, Agung Fajarwanto, Kepala Divisi Operasi & Pemeliharaan Jalan Tol, J Aries Dewantoro. 

 

2 of 4

Beroperasi Penuh 2024

Proyek tol Trans Sumatera (Foto: Dok BPJT Kementeriann PUPR)
Proyek tol Trans Sumatera (Foto: Dok BPJT Kementeriann PUPR)

Adapun ruas tol Simpang Indralaya-Muara Enim akan dibangun sepanjang total 119 km, dan ruas tol Muara Enim-Lahat-Lubuk Linggau sepanjang114,5 km. 

 Selain ruas tol tersebut, akan dibangun pula ruas tol Lubuk Linggau-Curug-Bengkulu sepanjang 95,8 km. Perjanjian Pengusahaan Jalan Tol ini telah ditandatangani pada 15 Maret 2019 di Bengkulu.

Sedangkan ruas tol Simpang Indralaya-Palembang sepanjang 22 km telah beroperasi sejak 2018.  Pembangunan konstruksi jalan tol Palembang-Bengkulu ini ditargetkan selesai pada akhir tahun 2022-2023 dan dapat beroperasi penuh pada 2024. (Yas)

 

 

3 of 4

4 Ruas Tol Trans Sumatera Ditargetkan Rampung Tahun Ini

Proyek Tol Trans Sumatera. (Dok Kementerian PUPR)
Proyek Tol Trans Sumatera. (Dok Kementerian PUPR)

Sebelumnya, Kementerian Pekerjaan Umum dan Perumahan Rakyat (PUPR) terus menyelesaikan pembangunan jalan Tol Trans Sumatera sepanjang 2.700 kilometer (km), yang terdiri dari 2.000 km merupakan lintas utama dan 700 km lintas penghubung.

Jalan tol ini ditargetkan tersambung sepenuhnya dari Lampung hingga Aceh pada 2024. Kehadirannya diharapkan untuk meningkatkan mobilitas, memacu pertumbuhan ekonomi kawasan dan menciptakan pusat pertumbuhan ekonomi baru di Sumatera.

Menteri PUPR, Basuki Hadimuljono mengatakan, setelah Tol Bakaheuni-Terbanggi Besar diresmikan Presiden Joko Widodo (Jokowi) pada 8 Maret 2019, ruas tol selanjutnya yakni Terbanggi Besar-Pematang Panggang-Kayu Agung-Palembang (189,2 km) ditargetkan bisa operasional pada Juni 2019.

"Tol ini terdiri atas dua seksi, yakni Seksi 1 Terbanggi Besar-Pematang Panggang (112,2 km) dengan progres konstruksi 89,06 persen dan Seksi 2 Pematang Panggang-Kayu Agung (77 km) dengan progres konstruksi 90,80 persen," jelasnya lewat keterangan tertulis, Jumat 15 Maret 2019.

Selain Tol Terbanggi Besar-Palembang, Kepala Badan Pengatur Jalan Tol (BPJT) Danang Parikesit menambahkan, terdapat 3 ruas Tol Trans Sumatera sepanjang 259 km yang ditargetkan operasional pada 2019 ini.

Antara lain, Tol Medan-Binjai Segmen Jalan Veteran-Tanjung Mulia sepanjang 3 km yang rencana selesai Desember 2019. Lalu Tol Kayu Agung-Palembang-Betung segmen Kayu Agung-Jakabaring sepanjang 34 km dengan target rampung Juni 2019, dan Tol Pekanbaru-Dumai segmen Pekanbaru-Petapahan sepanjang 33 km target beroperasi Desember 2019.

Adapun penyelesaian ruas Tol Trans Sumatera lainnya sepanjang 473 km terus dikejar. Seperti Tol Sigli-Banda Aceh (74 km) yang ditargetkan beroperasi 2021, dan Tol Kuala Tanjung-Tebing Tinggi-Parapat (144 km) yang ditargetkan beroperasi 2020.

Kemudian, Tol Indrapura-Kisaran (48 km), Tol Pekanbaru-Dumai segmen Petapahan-Duri (98 km) dan Tol Kayu Agung-Palembang-Betung segmen Jakabaring-Betung (78 km) yang ketiganya ditargetkan beroperasi 2020, serta Tol Padang-Pekanbaru segmen Padang-Sicincin sepanjang 31 km yang diharapkan beroperasi pada 2020-2021.

 

4 of 4

Saksikan Video Pilihan di Bawah Ini

Lanjutkan Membaca ↓