Menteri Rini Tinjau Proyek BUMN di Bandara Soekarno Hatta

Oleh Pramita Tristiawati pada 05 Apr 2019, 17:20 WIB
Diperbarui 05 Apr 2019, 17:20 WIB
Menteri BUMN Rini Soemarno meninjau proyek pembangunan yang tengah berlangsung di Bandara Internasional Soekarno Hatta (Soetta). Liputan6.com/Pramita
Perbesar
Menteri BUMN Rini Soemarno meninjau proyek pembangunan yang tengah berlangsung di Bandara Internasional Soekarno Hatta (Soetta). Liputan6.com/Pramita

Liputan6.com, Jakarta Menteri BUMN Rini Soemarno meninjau proyek pembangunan yang tengah berlangsung di Bandara Internasional Soekarno Hatta (Soetta). Tidak sendiri, Rini ditemani para direktur BUMN yang mengerjakan proyek pembangunan tersebut.

Tiba di Bandara Internasional Soetta, Rini langsung meninjau pembangunan di East Cross Taxiway and Aksesibilitas Flyover, selama kurang lebih 20 menit.

Kemudian menuju Runway 3 section 2, apron cargo village yang penyelesaian pembangunannya sudah pada tahap apron, tinggal kargo atau penyimpanan. Terakhir gedung OCC skytrain, ruang kontrol skytrain atau kereta layang.

Dari sana, Rini langsung menuju area ground breaking ground integrated building Bandara Soetta, yang terletak di sebelah stasiun kereta layang.

"Kalau melihat seperti ini standar Soetta sudah seperti airport di London. Saya bangga, semua yang melaksanakan pembangunan ini adalah anak bangsa," tutur Rini di Tangerang, Jumat (5/4/2019).

Kemudian dia meninjau gedung Airport Operation Control Centre (AOCC). Dimana semua kegiatan di Bandara Soetta, baik udara maupun darat terpantau oleh 2.150 CCTV dan kamera lainnya, bisa terlihat jelas.

Menurut Rini, inilah bukti nyata kerja BUMN yang saling berintegrasi. "Ini dia, sinergitas antar BUMN terjadi di sini, " tutur Rini.

 

Menteri BUMN Rini Soemarno meninjau proyek pembangunan yang tengah berlangsung di Bandara Internasional Soekarno Hatta (Soetta). Liputan6.com/Pramita
Perbesar
Menteri BUMN Rini Soemarno meninjau proyek pembangunan yang tengah berlangsung di Bandara Internasional Soekarno Hatta (Soetta). Liputan6.com/Pramita

Dia merinci semua pembangunan dilakukan BUMN. Seperti Stasiun Kereta Bandara dikerjakan PT Adhi Karya, pusat kendali operasional dikerjakan Telkom, sementara stasiun kereta layang yang menuju Terminal 1, 2 dan 3 dilakukan PT Wijaya Karya dan terakhir pengadaan kereta layang oleh LAN.

"Pengadaan gardu distribusi listrik 2 dan 3 oleh PT Nidya Karya, sub gardunya Waskita Karya," jelas Rini.

Sementara, untuk yang tengah dalam pengerjaan antara lain gedung pelayanan antar angkutan moda transportasi atau integrated building, yang mengerjakan adalah PT Utama Karya.

Kemudian revitalisasi Terminal 1C dan 2F dilakukan oleh PT Adhi Karya. "Ini semua yang mengerjakan BUMN, kita patut bangga," tutupnya. (Pramita Tristiawati)

Tag Terkait