Gandeng UI, Tokopedia Luncurkan Pusat Pengembangan Kecerdasan Buatan Pertama di RI

Oleh Septian Deny pada 28 Mar 2019, 11:15 WIB
Diperbarui 29 Mar 2019, 13:15 WIB
(Foto: Liputan6.com/Septian Deny)

Liputan6.com, Jakarta - Tokopedia bersama Universitas Indonesia (UI) meluncurkan Tokopedia-UI AI Center of Excellence.

Tokopedia-UI AI Center of Excellence ini merupakan pusat pengembangan kecerdasan buatan atau artificial inteligence (AI) pertama di Indonesia, dengan menggunakan teknologi super-komputer deep learning dari NVIDIA.

CEO Tokopedia, William Tanuwijaya mengatakan, ada AI Center of Excellence ini akan mendorong para akademisi dan peneliti dalam memanfaatkan teknologi, khususnya AI agar dapat menghasilkan solusi bagi masalah yang terjadi di masyarakat dan industri.

"Hari ini kami mengumumkan kolaborasi kami dengan Universitas Indonesia untuk menjembatani pelaku akademi dan periset bersama-sama dengan seluruh pemangku kepentingan agar dapat mendorong riset pengembangan AI demi pemberdayaan dan kemajuan bangsa," ujar dia di Universitas Indonesia, Depok, Kamis (28/3/2019).

Dia menuturkan, melalui kolaborasi tersebut, peneliti dari UI akan mengembangkan solusi berbasis AI untuk menghadirkan solusi bagi masalah yang terjadi di tengah masyarakat dan industri, termasuk industri e-commerce, seperti masalah logistik, manajemen risiko, keamanan siber, serta pembayaran.

"Kami percaya bahwa teknologi seharusnya menjadi enabler yang memberdayakan masyarakat dan tidak menjadi disruptor," kata dia.

Sementara itu, Rektor UI Muhammad Anis berharap, kolaborasi antara dunia pendidikan tinggi dan industri ini dapat mencetak lulusan yang unggul di bidang teknologi dan siap berkompetisi secara global.

"Kolaborasi yang sarat dengan teknologi tingkat tinggi ini diharapkan dapat menstimulasi semangat berinovasi bagi sivitas akademika UI untuk menghasilkan temuan riset berkelas demi kemajuan perekonomian bangsa ke tingkat berikutnya," tandas dia.

 

2 of 2

Tokopedia Dapat Kucuran Dana Segar Rp 16 Triliun

Ilustrasi belanja Online
Ilustrasi belanja Online (iStockphoto)​

Sebelumnya, Tokopedia mengumumkan perolehan putaran pendanaan baru sebesar US$ 1,1 miliar atau berkisar Rp 16 triliun.

Babak investasi baru ini dipimpin oleh SoftBank Vision Fund dan Alibaba Grup, dengan partisipasi SoftBank Ventures Korea, serta investor-investor terdahulu.

Tokopedia berencana menggunakan dana tersebut untuk mengembangkan teknologi dan infrastruktur di Indonesia. Hal ini bertujuan mendukung ekosistem perdagangan, logistik, fulfillment, pembayaran dan layanan keuangan Tokopedia.

"Dalam sembilan tahun pertama kami, Tokopedia fokus membangun marketplaceterbesar di Indonesia yang menyediakan barang fisik dan diigital. Memasuki tahun ke sepuluh, Tokopedia akan mengembangkan ekosistem menjadi infrastructure-as-a-service (IaaS) di mana teknologi logistik, fulfillment, pembayaran, dan layanan keuangan kami, akan memberdayakan perdagangan, baik online maupun offline," ungkap CEO sekaligus co-founder Tokopedia, William Tanuwijaya, dalam keterangan resminya, Rabu 12 Desember 2018.

Fokus baru ini dinilai akan memperluas skala dan jangkauan Tokopedia, sekaligus meningkatkan efisiensi operasional bagi jutaan bisnis dan mitra dalam ekosistemnya.

Selain itu, juga akan mengakselerasi terwujudnya misi besar perusahaan untuk melakukan pemerataan ekonomi secara digital di Indonesia.

 

Saksikan video pilihan di bawah ini:

 

Lanjutkan Membaca ↓

Live Streaming

Powered by