Pemerintah Target Tol Bakauheni-Palembang Beroperasi Fungsional Lebaran 2019

Oleh Maulandy Rizky Bayu Kencana pada 08 Mar 2019, 13:18 WIB
(Foto: Dok Kementerian PUPR)

Liputan6.com, Lampung - Menteri Badan Usaha Milik Negara (BUMN), Rini Soemarno menargetkan, Tol Trans Sumatera ruas Bakauheni-Palembang sepanjang 363,11 km bisa beroperasi fungsional pada Lebaran 2019.

Menurut catatan yang diterimanya, ada sedikit masalah pengerjaan di wilayah Terbanggi Besar, Lampung, akibat banyak terhampar rawa. Namun, ia tetap optimistis ruas tol tersebut bisa beroperasi fungsional ketika Lebaran.

"Di Terbanggi Besar itu memang cukup banyak ada rawa-rawa. Makanya itu yang sedikit lambat. Tapi insyaAllah untuk Lebaran bisa dipakai fungsional," ucap dia saat meninjau Tol Bakauheni-Terbanggi Besar, Lampung, Jumat (8/3/2019).

Dia pun berharap, Tol Bakauheni-Palembang bisa beroperasi penuh pasca Lebaran. "Kalau selesainya kita harapkan akhir Juli. Jadi itu berarti kita 4,5 tahun selesai sampai Palembang," sambungnya.

Adapun keyakinan ini diperkuat oleh keberhasilan menyelesaikan rute ruas tol Bakauheni-Terbanggi Besar sepanjang 140,9 km hanya dalam waktu 4 tahun. 

"Kita sebagai BUMN cukup bangga, karena pengerjaan ini dimulai dari 0. Jadi tahun 2015 itu pas permulaan proyek, penlok (penentuan lokasi) aja belum ada," ungkap dia.

Rini lantas menceritakan, awal mula pengerjaan proyek pada 2015 yang minim persiapan. Pada saat itu, tim belum banyak memulai langkah seperti memutuskan penentuan lokasi hingga proses pembebasan lahan.

Pemerintah kemudian mengutus empat BUMN Karya untuk mengerjakan proyek secara serentak. Adapun keempat kontraktor itu antara lain PT Hutama Karya (Persero), PT PP (Persero) Tbk, PT Waskita Karya (Persero) Tbk, dan PT Adhi Karya (Persero Tbk).

"Jadi waktu itu kita bikinnya barengan, sehingga sudah yang kerja di ujung tol hingga tengah-tengah sudah mulai bekerja. Jadi Alhamdulillah 4 tahun serentak selesai," pungkas dia.

 

2 of 2

Jokowi Resmikan Jalan Tol Terpanjang di Indonesia, Bakauheni-Terbanggi Tinggi

Presiden Joko Widodo atau Jokowi meresmikan jalan Tol Trans Sumatera ruas Bakauheni-Terbanggi Tinggi.
Presiden Joko Widodo atau Jokowi meresmikan jalan Tol Trans Sumatera ruas Bakauheni-Terbanggi Tinggi.

Sebelumnya, Presiden Joko Widodo atau Jokowi meresmikan jalan Tol Trans Sumatera ruas Bakauheni-Terbanggi Tinggi. Ruas Bakauheni-Terbanggi Tinggi memiliki panjang 140,9 kilometer sehingga menjadi jalan tol terpanjang di Indonesia.

Peresmian Jalan Tol Trans Sumatera wilayah Lampung yang diresmikan Kepala Negara berlangsung di Gerbang Tol Natar sektor I. Jokowi didampingi oleh Ibu Negara Iriana.

"Dengan mengucap Bismillah, saya resmikan jalan tol Bakauheni-Tebanggi Tinggi," ujar Jokowi di lokasi, Jumat 8 Maret 2019.

Jalan tol ruas Bakauheni - Terbang Tinggi ini akan dilengkapi dengan fasilitas Tempat Istirahat dan Pelayanan (TIP) Jalan Tol atau Rest Area seperti SPBU, toilet, mushola, restoran atau tempat makan, fasilitas isi ulang (touang elektronik, serta fasilitas penunjang lainnya.

Pembangunan Jalan Tol Trans Sumatera Ruas Bakauheni - Terbanggi Besar menelan biaya investasi sebesar Rp 16,8 Triliun. Dalam pelaksanaannya, proyek tol Bakauheni-Terbanggi Besar ini juga menyerap banyak tenaga kerja yakni sebanyak kurang lebih 3.200 orang tenaga konstruksi dan 231 orang tenaga operasi.

Pembangunan tahap pertama terdiri atas 8 ruas yang terbagi menjadi empat ruas awal yakni, Medan-Binjai, Palembang-Indralaya, Pekanbaru-Dumai, dan Bakauheni-Terbanggi Besar.

Empat ruas lainnya Terbanggi Besar-Pematang Panggang, Pematang Panggang-Kayu Agung, Palembang-Tanjung Api-Api dan Kisaran-Tebing Tinggi.

 

Saksikan video pilihan di bawah ini:

 

Lanjutkan Membaca ↓