Ada 195 Orang Kaya Baru di Deretan Miliarder Dunia

Oleh Ayu Lestari Wahyu Puranidhi pada 07 Mar 2019, 18:00 WIB
Diperbarui 07 Mar 2019, 18:00 WIB
Ilustrasi orang kaya
Perbesar
Ilustrasi (iStock)

Liputan6.com, Jakarta - Meskipun ekonomi dunia saat ini terguncang akibat perang dagang dan melemahnya mata uang, tak membuat pengusaha menjadi putus harapan. Banyak pengusaha meningkatkan kekayaan sehingga masuk daftar miliarder pendatang baru versi Forbes.

Dilansir pada laman Forbes, ada 195 miliarder baru selama setahun terakhir ini. 71 persen di antaranya mendapatkan kekayaannya secara murni dari hasil kerja sendiri.

Namun, di antara miliarder pendatang baru tersebut merupakan orang-orang lama yang telah memiliki perusahaan yang terkenal, seperti Spotify, Canada Goose, Juul Labs. Selebihnya merupakan miliarder dari bidang real estat, teknologi, ritel dan mode.

Kabarnya total kekayaan dari 195 miliarder pendatang baru ini mencapai USD 362 miliar atau Rp 5.125 triliun (Kurs USD 1 = Rp 14.158)

Para miliarder pendatang baru ini berasal dari 33 negara antara lain Vietnam, Hongaria dan Israel. Selain itu, China yang menjadi negara terbanyak penyumbang miliarder pendatang baru, jumlahnya mencapai 53 orang termasuk dari Hong Kong. Salah satunya, Coling Huang.

Colin Huang, pria berusia 39 tahun ini memiliki jumlah kekayaan mencapai USD 13,5 miliar atau sekitar Rp 191,01 triliun. Setelah belajar di University of Wisconsin, Madison, Colin sempat magang di Microsoft dan memulai kariernya sebagai insinyur perangkat lunak di Google.

Colin kembali ke China pada 2006 dan mendirikan dua situs e-commerce serta perusahaan game online sebelum memulai Pinduoduo , pengecer diskon Web. Perusahaan yang berbasis di Shanghai ini mulai dikenal publik pada Juli 2018, dan sekarang memiliki kapitalisasi pasar sekitar USD 36 miliar setara Rp 509,25 triliun.

 

2 dari 2 halaman

Selanjutnya

Ilustrasi Orang Kaya
Perbesar
Ilustrasi Orang Kaya

Selain China, Forbes juga menemukan 39 miliarder baru di AS, 18 di Brasil dan sembilan di Taiwan. 

Salah satu miliarder pendatang baru lainnya merupakan pendiri Spotify, Daniel EK dan Martin Lorentoz. Mereka berdua berasal dari Swedia. Kekayaan bersih keduanya mencapai USD 2,2 miliar dan USD 2,9 miliar.

Spotify, perusahaan yang berfokus pada layanan musik ini dimulai sejak 13 tahun lalu, dan saat ini memiliki kapitalisasi pasar mencapai USD 26 miliar atau Rp 367 triliun dengan jumlah pengunjung mencapai 87 juta pelanggan berbayar. Namun ternyata, dengan jumlah tersebut tidak menjadikan tahun ini menjadi tahun yang gemilang bagi Spotify.

Selain Amerika Serikat dan China, pendatang baru juga terlihat dari Eropa Timur termasuk pengusaha cybersecurity Ceko Pavel Baudis, yang membangun perusahaan antivirusnya Avast setelah jatuhnya Komunisme pada 1989.

Pendatang baru yang paling terkenal dan tidak diragukan lagi kekayaannya adalah bintang aktris, Kylie Jenner. Wanita berusia 21 tahun ini memanfaatkan lebih dari 110 juta pengikut Instagram dan jutaan lainnya di Snapchat, Twitter, dan Facebook untuk meluncurkan lip liner dan "kit" lipstik pada Februari 2016. Ini juga membuatnya menjadi miliarder termuda versi Forbes.

Miliarder pendatang baru terkemuka lainnya adalah pendiri perusahaan perangkat lunak, pendiri Appian Matthew Calkins, manajer hedge fund Amerika Jeffrey Talpins, dan pengusaha pertambangan Australia, Clive Palmer.

 

Saksikan video pilihan di bawah ini:

 

Lanjutkan Membaca ↓