Di Bundaran HI, Sri Mulyani Ajak Milenial Segera Lapor Pajak Pakai E-Filing

Oleh Liputan6.com pada 03 Mar 2019, 09:37 WIB
Diperbarui 04 Mar 2019, 18:13 WIB
Kementerian Keuangan melalui Direktorat Jenderal Pajak (DJP) menggelar acara Spectaxcular 2019 di Bundaran Hotel Indonesia, Jakarta, Minggu (3/3/2019). (Foto: DJP)

Liputan6.com, Jakarta - Kementerian Keuangan melalui Direktorat Jenderal Pajak (DJP) menggelar acara Spectaxcular 2019 di Bundaran Hotel Indonesia, Jakarta pada Minggu pagi ini. Acara yang diikuti kalangan milenial ini bertujuan untuk mensosialisasikan pelaporan Surat Pemberitahuan (SPT) tahunan Pajak Penghasilan (PPh) tahun pajak 2018 secara elektronik melalui e-Filing.

"Secara serentak acara ini dilakukan di seluruh Indonesia. Kegiatan ini adalah semacam kampanye sambil olahraga mengingatkan bahwa akhir Maret ini pelaporan SPT," kata Direktur Jenderal Pajak, Robert Pakpahan dalam sambutannya, Minggu (3/1/2019).

Dengan menggunakan sistem elektronik melalui e-Filing diharapkan antusias masyarakat dalam melaporkan pajak semakin baik dari tahun-ketahun.

Menteri Keuangan Sri Mulyani Indrawati menambahkan, pelaporan pajak dengan menggunakan e-Filing ini sebetulnya sudah dilakukan sejak 2012. Ini dilakukan agar mempermudah masyarakat dalam penyampaian SPT-nya. Dengan ini, masyarakat juga tidak perlu lagi bertatap muka dan datang langsung ke kantor-kantor wilayah.

"Karena masyarakat sekarang itu lekat dengan gadget. Oleh karena itu, pelaporan melalui e-Filling diharapkan akan mampu memberikan kemudahan bagi masyarakat melaksanakan kewajibannya secara efisien, secara tepat waktu dan mengurangi beban-beban adminitrasi maupun emosional kepada masyarakat," jelasnya.

"Kalau tahun lalu jumlah kepatuhan pajak adalah 71 persen dengan adanya kemudahan e-Filing ini kami harap tingkat kepatuhannya akan meningkat," pungkasnya.

 

2 of 3

Wajib e-Filling

Pajak
Ilustrasi Foto Pajak (iStockphoto)

Seppeti diletahui, Direktorat Jenderal Pajak (DJP) menerbitkan Peraturan Dirjen Pajak Nomor PER-02/PJ/2019 tentang Tata Cara Penyampaian, Penerimaan, dan Pengolahan Surat Pemberitahuan yang mengharuskan Wajib Pajak (WP) untuk menggunakan e-Filing dalam menyampaikan laporan pajaknya.

Peraturan ini juga merupakan pelaksanaan dari Peraturan Menteri Keuangan Nomor 9/PMK.03/2018, dan menggantikan tujuh ketentuan Dirjen Pajak sebelumnya terkait penyampaian SPT.

Seperti dikutip dari situs Pajak, salah satu pokok perubahan penting dalam PER-02 ini adalah mengenai kewajiban penyampaian SPT melalui e-Filing. Ini bertujuan untuk meringankan beban administrasi wajib pajak sehingga diharapkan dapat membantu meningkatkan kemudahan berusaha.

Reporter: Dwi Aditya Putra

Sumber: Merdeka.com

3 of 3

Saksikan Video Pilihan di Bawah Ini:

Lanjutkan Membaca ↓

Live Streaming

Powered by