Cara Berpikir Dewasa bagi Milenial Berusia 20-an

Oleh Fitriana Monica Sari pada 18 Feb 2019, 08:41 WIB
Diperbarui 18 Feb 2019, 08:41 WIB
Generasi milenial

Liputan6.com, Jakarta Ingat kata bijak ‘kedewasaan tidak hanya datang ketika usia makin bertambah, tapi kedewasaan itu perlu diperjuangkan’? Karena kedewasaan adalah salah satu kunci meraih sukses.

Menginjak usia 20-an, Anda akan masuk dalam fase di mana Anda dituntut untuk lebih produktif lantaran memiliki kemampuan dan banyak waktu yang bisa dimanfaatkan. Maka tak heran jika banyak oang yang sukses di usia 20-an.

Tak lain dan tak bukan karena tetap fokus terhadap apa yang hendak dicapai. Semua itu, tak lepas dari sikap dewasa yang mereka punya.

Lalu, bagaimana cara agar bisa dewasa di usia 20-an tahun untuk mencapai kesuksesan? Simak tips-tips berikut ini, seperti dikutip dari Cermati.com.

1. Jangan Pernah Bermental Mudah Menyerah

Tak semua hal bisa dilakukan dengan mudah. Jalan terjal selalu menghadang dalam perjalanan menuju kesuksesan. Untuk itu, hal pertama yang harus dimiliki tidak mudah menyerah.

Nah, mental tak pernah mudah menyerah inilah yang selalu dimiliki oleh mereka yang berpikiran dewasa. Jadi, pupuk mental pantang menyerah meski usia baru masuk awal 20-an tahun.

Semakin awal memupuk diri dengan mental baja, semakin cepat pula akan menuai kesuksesan. Meski tak mudah, tapi tidak ada kata mustahil selama mau terus berusaha dan pantang menyerah tak kenal lelah.

2 dari 4 halaman

2. Tinggal Kebiasaan Menunda-nunda Berbagai Hal

ilustrasi generasi milenial
ilustrasi generasi milenial

Memiliki usia yang sudah mulai beranjak dewasa tentunya Anda dianggap cukup memiliki pandangan sendiri dan tak jarang Anda akan dilibatkan dalam mengambil keputusan. Di usia ini pula Anda harus mampu menentukan skala prioritas, mana yang penting dan mana yang harus dikesampingkan.

Dan yang terpenting adalah jangan pernah menunda-nunda berbagai hal yang seharusnya dikerjakan dan selesai tepat waktu dengan hasil baik. Sebagaimana pepatah bilang ‘sekali menunda, maka akan ada banyak pekerjaan rumah yang terbengkalai’.

Tentu saja, orang yang dewasa tidak pernah punya pikiran untuk menunda apapun yang memang harus dikerjakan. Apakah kamu sering menunda pekerjaan?

3. Hindari Punya Pikiran Kesuksesan Karier Hanya Bila Punya Bakat

Pemikiran seorang anak muda yang belum terlalu banyak sudut pandang sering kali beranggapan bahwa dengan memiliki bakat, IQ yang tinggi, dan lulusan dari universitas ternama adalah modal kuat untuk bertahan hidup dan memiliki karier yang sukses.

Kelebihan tersebut memang benar dapat dibanggakan, namun yang perlu Anda ingat adalah tanpa adanya kerja keras, semua kelebihan yang dimiliki hanya akan sia-sia. Tak sedikit orang sukses yang ternyata menggeluti sesuatu yang bukan bakatnya.

Agar Anda punya pemikiran dewasa di usia 20-an dalam meraih kesuksesan, maka jangan pernah berpikir bahwa kesuksesan hanya akan bisa diraih apabila apa yang dilakukan adalah sesuai bakat Anda. Teruslah bekerja keras dan menggali potensi diri hingga Anda cakap dalam bidang yang sedang dijalani.

3 dari 4 halaman

4. Tak Pernah Belajar Mulai Menabung meski dari Nominal Terkecil

Uang
Ilustrasi uang (iStockphoto)

Masa muda memang masa yang paling menyenangkan untuk hura-hura, menghabiskan uang untuk hal-hal yang tidak terlalu penting dengan asumsi bisa mencari uang kembali dengan cepat. Persepsi tersebut tentunya tidak tepat, mengingat usia produktif itu ada batasnya.

Setidaknya usia produktif rata-rata hanya mencapai sekitar 50 tahun. Setelahnya tentu saja sudah memasuki usia persiapan pensiun, penghasilan pun mulai menurun. Untuk menyiasati hal tersebut cobalah mulai menabung meskipun dimulai dari nominal yang kecil.

5. Menggadaikan Kebahagiaan hanya Demi Uang

Seperti telah disinggung di atas, usia 20-an adalah usia yang cukup produktif, sering kali kita salah memandang hal tersebut untuk menghabiskan waktu dan menenggelamkan kebahagiaan yang hanya demi lembaran rupiah.

Sibuk bekerja hingga tidak memiliki kebahagiaan di usia muda tentu saja bukanlah alasan tepat, utamanya jika Anda bekerja bukan pada passion Anda. Tak selamanya kebahagiaan bisa diukur dengan uang, fokuslah pada apa minat Anda. Jika Anda menjalankannya dengan baik, tak heran uang pun akan mengikuti langkah Anda dengan sendirinya.

4 dari 4 halaman

6. Menyepelekan dan Mengabaikan Kesehatan

4 Manfaat Minuman Bersoda Bagi Tubuh yang Jarang Orang Tahu
Ilustrasi makan junk food. (foto: shutterstock)

Memang, saat mudah badan rasanya tak pernah kelelahan atau tak ada keluhan kesehatan sama sekali. Wajar saja, di usia muda, kondisi fisik memang masih prima. Tapi tidak demikian saat usia mengunjak 30-an atau 40-an tahun.

Secara alamiah, semakin bertambahnya usia, maka kinerja tubuh tidak sebaik saat masih muda atau remaja dan anak-anak. Berbagai penyakit bisa dengan mudah menghampiri saat usia beranjak tua.

Untuk itu, jangan pernah menyepelekan kesehatan dengan mengabaikan jenis makanan yang dikonsumsi maupun tidak pernah meluangkan waktu untuk olahraga. Dengan memerhatikan kesehatan di usia muda, maka Anda akan tetap bugar saat usia tua.

Kenali dan Rawat Diri Sendiri Sedari Muda untuk Raih Kesuksesan

Demikianlah beberapa hal yang perlu Anda hindari atau perlu dilakukan setelah memasuki usia 20-an. Teruslah fokus dengan tujuan yang hendak dicapai dan ketahui hal-hal yang harus dilakukan dengan baik. Sehingga kesuksesan di masa depan pun bukan hanya angan belaka.

Lanjutkan Membaca ↓