MRT Jakarta Diprediksi Layani 130 Ribu Penumpang Setiap Hari

Oleh Bawono Yadika pada 12 Feb 2019, 20:29 WIB
Diperbarui 13 Feb 2019, 22:15 WIB
(Foto: Liputan6.com/Bawono Y)

Liputan6.com, Jakarta Duta Besar Uni Eropa, Influencer, hingga masyarakat dari kelompok Ibu PKK Kota Jakarta Selatan berkesempatan menjajal langsung moda transportasi umum Mass Rapit Transit (MRT) Jakarta pada Selasa (12/2/2019) ini. Rute yang dijajal dari Stasiun Bundaran Hotel Indonesia-Lebak Bulus.

Kepala Divisi Sekretaris PT Moda Raya Terpadu (MRT) Jakarta Muhammad Kamaluddin menuturkan, MRT Jakarta ditargetkan akan melayani 130 ribu penumpang setiap harinya.

"130 ribu orang per hari itu estimasi kami. Kemudian untuk transitnya ini sekali jalan bisa menampung sebanyak 1.900 orang," ungkap dia di Jakarta.

Dia menuturkan, dengan memakai MRT, rute Bundaran HI sampai Lebak Bulus hanya membutuhkan waktu 30 menit.

"30 menit, jadi kami bisa jamin dari Lebak Bulus sampai bundaran HI bisa ditempuh 30 menit dan hanya perlu waktu menunggu 5 menit saja," ujar dia.

Ia pun optimistis, MRT Jakarta akan beroperasi sesuai target yaitu pada Maret 2019 ini. "Progress sudah 98,6 persen, untuk operasional kami sudah tepat waktu menuju operasi komersial di Maret 2019," tandasnya.

2 of 2

Para Dubes Uni Eropa Ikut Uji Coba MRT Jakarta

(Foto: Liputan6.com/Bawono Y)
Mass Rapit Transit (MRT) Jakarta diuji coba dengan rute stasiun Bundaran HI-Lebak bulus hingga kembali ke Bundaran HI (Foto:Liputan6.com/Bawono Y)

Mass Rapit Transit (MRT) Jakarta diuji coba dengan rute stasiun Bundaran HI-Lebak bulus hingga kembali ke Bundaran HI pada Selasa sore (12/2/2019).

Kali ini, para duta besar (Dubes) Uni Eropa diundang menjajal MRT Jakarta yang ditargetkan beroperasi pada Maret 2019.

Kepala Divisi Sekretaris PT Moda Raya Terpadu (MRT) Jakarta, Muhammad Kamaluddin mengatakan, tujuan uji coba MRT pada Selasa sore untuk mengenalkan moda transportasi MRT kepada para Dubes Uni Eropa yang hadir. Nantinya, diharapkan MRT Jakarta dapat dikenalkan di negara masing-masing.

"Duta besar Uni Eropa bergabung untuk mencoba kereta kami dan menunjukan bahwa MRT Jakarta adalah sistem transportasi yang kelas dunia, yang bisa memberikan layanan yang terbaik bagi semua warga dan untuk warga asing dan turis supaya nanti bisa tertarik untuk naik MRT Jakarta ketika mereka berkunjung ke indonesia," ujar dia saat ditanya di MRT Jakarta, Selasa (12/2/2019).

 

Lanjutkan Membaca ↓