10 Hal Yang Harus Anda Perhatikan Jika Ingin Bisnis Franchise

Oleh Athika Rahma pada 03 Mar 2019, 06:00 WIB
Diperbarui 03 Mar 2019, 06:00 WIB
Ilustrasi Akuisisi, Kesepakatan Bisnis
Perbesar
Ilustrasi Akuisisi, Kesepakatan Bisnis

Liputan6.com, Jakarta - Menggeluti bisnis franchise merupakan salah satu dari sekian pilihan berusaha yang dapat Anda coba. Memilih franchise berarti memilih bekerja sama dengan orang lain, tentunya harus benar-benar teliti sebelum memutuskan membeli franchise sebuah bisnis.

Ada beberapa kriteria yang patut Anda pertimbangkan sebelum membeli franchise, dilansir dari allbusiness.com. Kriteria ini dapat Anda jadikan acuan bila masih bingung untuk memilih bisnis jenis ini.

1. Perkembangan industri

Pertimbangkan industri franchise yang ditawarkan kepada Anda. Umumnya, bisnis yang sedang in dan ngetren adalah bisnis kuliner. Namun, perhatikan juga apa yang menjadi hal yang menarik dari bisnis tersebut dan tidak dimiliki bisnis lain.

Contohnya, bisnis silky pudding sedang ngehits belakangan ini. Namun, jika brand Anda tidak jauh berbeda dengan brand silky pudding lainnya, kemungkinan Anda akan sulit mengembangkan franchise dari bisnis ini.

2. Perkembangan unit

Semakin banyak unit dibangun dari sebuah brand, maka semakin tinggi brand awareness orang-orang terhadap produk tersebut dan semakin banyak pula peluang Anda mendapatkan keuntungan dari membuat unit franchise yang baru.

2 dari 4 halaman

Selanjutnya

Lip 6 default image
Perbesar
Gambar ilustrasi

3. Dukungan dari Franchisor

Franchisor sebagai pihak yang bertanggung jawab atas terbangun dan berjalannya unit franchise harus selalu siaga dalam membimbing franchisee (sebutan untuk customer franchise). Jika Anda meragukan keseriusan franchisor dalam membimbing bisnis Anda, lebih baik jangan pilih untuk bekerja sama dengannya.

4. Manajemen yang Baik

Bila manajemen internalnya saja tidak teratur, bagaimana franchisor akan mengatur franchisee dan segala kebutuhannya? Sebelum memilih franchisor, perhatikan terlebih dahulu manajemen dan sistem internalnya. Jika berantakan, jangan bekerja sama dengannya.

5. Dukungan Pemasaran dan Periklanan

Perhatikan strategi pemasaran dan periklanan yang digunakan oleh franchisor. Apakah berhasil membawa brand tersebut populer di masyarakat? Bagaimana brand awareness masyarakat terhadap brand

Bila Anda yakin pemasaran yang dilakukan berjalan dengan baik, jangan ragu untuk bergabung dengan bisnisnya.

3 dari 4 halaman

Selanjutnya

Akuisisi
Perbesar
Ilustrasi - perjanjian bisnis (cloudpro)

6. Testimoni Franchisee yang Puas

Bila perlu, Anda dapat menanyakan hal-hal mengenai pembangunan unit franchise ke franchisee yang sudah berhasil. Misalnya, ketika Anda berkunjung ke rumah makan dari franchise tertentu, Anda dapat menanyakan beberapa hal seperti harga dan fasilitas kepada rumah makan franchise tersebut.

Hal ini sebagai penguat apakah Anda harus bekerja sama membangun unit franchise atau tidak, karena testimoni yang dialami franchisee terdahulu pasti jujur dan tidak dibuat-buat.

7. Estimasi Pendapatan

Jika Anda ingin menggantungkan pendapatan bulanan Anda berdasarkan bisnis franchise, Anda harus sangat berhati-hati ketika diperlihatkan estimati pendapatan per bulan oleh franchisor. Tanyakan dengan detail darimana pendapatan itu berasal, apakah sudah dikurangi biaya produksi, apakah sulit mencapai target, dan sebagainya.

8. Manajemen Keuangan yang Baik

Jika Anda memiliki kesempatan, tanyakan dan periksa juga laporan keuangan bisnis yang hendak Anda ajak kerja sama. Laporan keuangan yang selalu surplus (minim defisit) merupakan tanda bahwa ia dapat menjadi mitra kerja sama yang baik.

4 dari 4 halaman

Selanjutnya

Ilustrasi
Perbesar
Ingin Membangun Bisnis tapi Masih Bingung Mulai dari Mana? Yuk, Coba Lima Tips Ini!

9. Kejujuran

Anda dapat menilai kejujuran franchisor dalam berbisnis dengan menanyakan beberapa hal padanya. Apakah jawabannya terlalu berlebihan dan terkesan membual, apakah jawabannya berputar-putar dan tidak pada poinnya, dan sebagainya.

Anda tidak mau bekerja sama dengan orang tidak jujur, bukan?

10. Cocok dengan Anda

Diatas semua itu, ada yang paling penting yang harus Anda pertimbangkan: apakah Anda merasa cocok dengan franchisor ini? Apakah Anda merasa cocok dengan produk, brand, fitur dan segala hal yang berkaitan tentang unit franchise? Apakah bisnis ini sesuai dengan passion dan kepribadian Anda?

Jika ya, Anda bisa memutuskan bergabung dengan mereka. Jika tidak, carilah peluang yang lain, daripada Anda menjerumuskan diri Anda ke dalam kerugian karena salah memilih mitra.

Lanjutkan Membaca ↓