Maskapai Pramugari Berbikini Terbangi RI, Begini Reaksi INACA

Oleh Ilyas Istianur Praditya pada 28 Jan 2019, 06:40 WIB
Diperbarui 29 Jan 2019, 22:13 WIB
VietJet Air (Boeing.com)

Liputan6.com, Jakarta - Maskapai asal Vietnam dengan kelas Low Cost Carrier (LCC) atau berbiaya murah VietJet Air akan terbang ke Indonesia dengan rute Ho Chi Minh-Denpasar pada Maret 2019.

Menanggapi rencana tersebut, Indonesia National Air Carrier Association (INACA) menilai sebuah hal positif.

Ketua Bidang Penerbangan Berjadwal INACA, Bayu Sutanto mengatakan, jika VietJet diberi kesempatan untuk masuk ke Denpasar, itu sebagai upaya pemerintah dalam mendukung peningkatan wisata.

"Karena memang pemerintah kan ingin mendorong peningkatam wisatawan, jadi tidak salah kalau membuka slot untuk maskapai asing. Itu pasti juga sudah ada prinsip resiprokal dengan Vietnam," kata Bayu saat berbincang dengan Liputan6.com, seperti ditulis senin (28/1/2019).

Bali memang menjadi salah satu destinasi wisatawan dunia, salah satunya bagi masyarakat Vietnam.

Terlebih, ekonomi Vietnam terus mengalami pertumbuhan, sehingga kebutuhan masyarakatnya untuk berwisata semakin tinggi.

Memang saat ini sudah ada maskapai asal Vietnam yang terlebih dahulu masuk ke Indonesia yaitu Vitnam Airlines. Hanya saja itu merupakan maskapai first class layaknya Garuda Indonesia.

"Vietnam Airlines sudah beraliansi dengan Garuda Indonesia melalui Sky Team, jadi kalau yang masuk ke Bali itu VietJet itu sudah fair menurut saya" terang dia.

Untuk itu, sebagai pelaku industri maskapai dalam negeri, dengan hadirnya VietJet Air ke Indonesia, menjadikan para maskapai dalam negeri untuk tertantang dalam peningkatan pelayanan dan inovasi rute penerbangan.

 

2 of 2

Pinta Menhub

VietJet Air (geekwire.com)
VietJet Air (geekwire.com)

Sebelumnya, Menteri Perhubungan (Menhub), Budi Karya Sumadi meminta maskapai asal Vietnam, yaitu VietJet Air tidak menerapkan layanan pramugari berbikini di Indonesia. Maskapai tersebut akan mulai membuka penerbangan ke Indonesia mulai Maret 2019.

‎‎"Saya sarankan tidak (mengenakan bikini)," ujar dia di Kantor Kementerian Perhubungan, Jakarta, Senin 21 Januari 2019.

Dia menilai, layanan pramugari berbikini tidak pantas di Indonesia. Oleh sebab itu, pramugari VietJet diharapkan mengenakan pakaian yang sopan saat membuka penerbangan dengan rute Ho Chi Minh-Denpasar Bali.

"Enggak patut lah di Indonesia," kata dia.

Diberitakan sebelumnya, maskapai penerbangan asal Vietnam, VietJet Air akan membuka rute baru ke Indonesia mulai kuartal I 2019. Maskapai ini sempat ramai dibicarakan akan menampilkan pramugari yang mengenakan bikini.

Managing Director VietJet Air, Do Xuan Quang mengatakan, penerbangan akan dimulai pada Maret 2019 dengan rute Ho Chi Minh-Denpasar Bali dengan durasi 3,5 jam. Dilanjutkan dengan rute Ho Chi Minh-Jakarta yang dimulai pada akhir 2019.

"Saya pastikan bulan Maret 2019 akan terbang ke Denpasar, Bali. Semua persiapan sudah kami lakukan. Enam bulan pertama, kami akan terbang 4 kali seminggu, selanjutnya akan menjadi daily atau 7 kali seminggu," ujar dia dalam keterangan tertulis di Jakarta.

Jenis pesawat yang akan digunakan Vietjet Air adalah Airbus 321 terbaru dengan kapasitas 226 penumpang.

"Sekitar Desember 2019, akhir tahun ini, kami berencana terbang Ho Chi Minh–Jakarta, untuk memenuhi permintaan pasar dari businessman dan government relation," kata dia.

 

Saksikan video pilihan di bawah ini:

 

Lanjutkan Membaca ↓