Rogoh Kocek Rp 6,2 Triliun, Michelin Akuisisi Saham Multistrada

Oleh Agustina Melani pada 23 Jan 2019, 11:00 WIB
Diperbarui 23 Jan 2019, 12:33 WIB
20170210- IHSG Ditutup Stagnan- Bursa Efek Indonesia-Jakarta- Angga Yuniar

Liputan6.com, Jakarta - Perusahaan Prancis, Compagnie Generale Des Etablissements Michelin (Michelin) akan mengakuisisi atau mengambilalih 80 persen saham PT Multistrada Arah Sarana Tbk (MASA) senilai USD 439 juta atau Rp 6,22 triliun.

80 persen saham itu setara 7.346.357.556 saham perseroan termasuk saham-saham yang dimiliki pengendali perseroan Pieter Tanuri.

Berdasarkan data RTI, per 31 Desember 2018, pemegang saham PT Multistrada Arah Sarana Tbk antara lain Pieter Tanuri sebesar 20,60 persen, PT Central Sole Agency sebesar 16,67 persen, Lunar Crescent International Inc sebesar 14,91 persen dan publik kurang dari lima persen sebesar 47,83 persen.

Mengutip keterbukaan informasi ke Bursa Efek Indonesia (BEI), seperti ditulis Rabu (23/1/2019), nilai perusahaan tersebut sebesar USD 700 juta atau sekitar Rp 9,93 triliun (asumsi kurs Rp 14.187 per dolar Amerika Serikat).

Untuk penyesuaian penyelesaian tertentu dalam perjanjian jual beli saham, Michelin akan membayar kepada para penjual senilai USD 439 juta atau sekitar Rp 6,22 triliun.Penandatangan perjanjian jual beli saham itu dilakukan pada 22 Januari 2019.

Lewat transaksi ini, Michelin akan memperkuat kehadirannya di pasar Indonesia yang sangat menjanjikan tetapi didominasi produk lokal dengan mengambil alih pabrik lokal yang sangat kompetitif. Hal itu dengan fasilitas berkualitas baik serta kapasitas produksi yang tersedia dengan segera.

PT Multistrada Arah Sarana mencatatkan kapasitas produksi lebih dari 180 KT berupa 11 juta ban mobil penumpang, 9 juta ban kendaraan roda dua dan 250 ribu ban truk. Perseroan menghasilkan penjualan bersih sebesar USD 281 juta pada 2017.

Melalui transaksi tersebut, Michelin juga akan mengambilalih 20 persen saham di perusahaan ritel PT Penta Artha Impressi (Penta) dalam kemitraan dengan Indomobil dan investor swasta yang akan meningkatkan pemasaran dan penjualan merek grup Michelin.

Ini memungkinkan Michelin untuk mendapatkan akses signifikan ke pasar utama dan berada dalam posisi tepat untuk mendapatkan keuntungan dari pertumbuhan dan perluasan pasar di masa depan.

"Pengambilalihan Multistrada merupakan suatu peluang yang bagus bagi Michelin untuk memperluas operasinya di Indonesia. Negara dengan populasi terpadat di Asia Tenggara dan dengan segera mendapatkan kapasitas produksi yang kompetitif dan berkualitas baik tanpa harus membangun fasilitas manufaktur baru," tutur  Chief Executive Officer Grup Michelin, Jean-Dominique Senard, seperti dikutip dari keterangan tertulis.

Sementara itu, Presiden Direktur Multisrada Arah Sarana Pieter Tanuri menuturkan, pihaknya mengapresiasi apa yang diraih bersama Multistrada.

Perseroan percaya Michelin merupakan mitra ideal untuk membawa Multistrada maju ke era pertumbuhan dan kesuksesan yang baru untuk kepentingan seluruh pemangku kepentingan dan para karyawan.

 

2 of 3

Rencana Michelin ke Depan

Ban Michelin
Pemasok ban MotoGP 2017, Michelin, yakin produknya akan sesuai dengan karakter aspal baru di Sirkuit Sachsenring pada MotoGP Jerman, Minggu (2/7/2017). (gpone.com)

Selanjutnya Michelin akan secara bertahap mengubah produksi dari ban mobil penumpang Tier 3 menjadi merek grup Michelin Tier 2 sehingga memungkinkan lebih banyak produksi Tier 1 di pabrik Asia lainnya. Selain itu mendukung pertumbuhan permintaan volume Tier 2 di Eropa, Amerika Utara dan Asia.

Adapun sinergi potensial di bidang manufaktur, penjualan dan pembelian untuk grup Michelin diperkirakan mencapai USD 70 juta per tahun dalam waktu tiga tahun sejak pengambilalihan saham.

Hal itu termasuk kepemilikan 20 persen di ritel Penta dan 50 hektar tanah yang tersedia dinyatakan memiliki nilai perusahaan sebesar USD 700 juta yang mewakili 6,3 kali earning before interest, tax, depreciation and amortization (ebitda) akhir September 2018 (12 bulan terakhir) setelah sinergi.

 

3 of 3

Michelin Bakal Tender Offer

Pasar saham Indonesia naik 23,09 poin
Pekerja mengamati pergerakan Indeks Harga Saham Gabungan (IHSG) di salah satu perusahaan Sekuritas, Jakarta, Rabu (14/11). Indeks Harga Saham Gabungan (IHSG) berhasil bertahan di zona hijau pada penutupan perdagangan hari ini. (Liputan6.com/Angga Yuniar)

Dengan PT Multistrada Arah Sarana Tbk sebagai perusahaan publik yang tercatat di BEI, sesuai aturan berlaku di Indonesia, Michelin akan melakukan penawaran tender wajib untuk sisa saham yang masih beredar dengan harga per saham yang sama sebagaimana ditawarkan kepada 80 persen grup pemegang saham.

Pengambilalihan saham ini didanai dari sumber keuangan internal dan diperkirakan tidak akan menimbulkan dampak terhadap peringkat utang Michelin.

Michelin berencana membeli 7.346.357.556 saham yang mewakiliki 80 persen dari seluruh modal ditempatkan dan disetor Multistrada. Bila diselesaikan akan mengakibatkan perubahan pengendalian pada Multistrada.

Adapun tujuan dari pengambilalihan saham ini untuk memperkuat keberadaan serta memperluas operasi Michelin di Indonesia. Pada tanggal pengumuman negosiasi ini, Michelin tidak memiliki baik secara langsung dan tidak langsung efek yang diterbitkan Multistrada.

Michelin merupakan perusahaan Prancis yang berkantor pusat di Clemont-Ferrand , Prancis. Meiliki 120 ribu pegawai dan mengoperasikan 120 fasilitas produk di 20 negara yang keseluruhan memproduksi sekitar 200 juta ban pada 2018.

 

Saksikan video pilihan di bawah ini:

 

Lanjutkan Membaca ↓

Live Streaming

Powered by