Tudingan Prabowo vs Klarifikasi Pemerintah soal BUMN Bangkrut

Oleh Tommy KurniaMerdeka.com pada 15 Jan 2019, 10:21 WIB
Prabowo Bekali Ribuan Relawan untuk Menangkan Pilpres 2019

Liputan6.com, Jakarta - Prabowo Subianto memberikan pernyataan bahwa Badan Usaha Milik Negara (BUMN) satu persatu mengalami kebangkrutan. Salah satu yang ia seret ke isu ini adalah Garuda.

Calon presiden nomor urut 02 itu juga menyindir elit BUMN. Menurut pandangan Prabowo, mereka tidak perlu dikagumi.

"Kita lihat BUMN kebanggaan kita, satu-satu hancur, bangkrut, tanya saja Garuda pilot-pilotnya, tanya Pertamina, PLN, tanya pabrik milik negara, elit itu tak perlu kau kagumi. Aku tahu satu-satu, lagaknya saja itu," ucap Prabowo pada Minggu, 13 Januari 2019, di Rumah Djoeang, Jakarta Selatan.

Klaim Prabowo memancing respons terutama dari para menteri kabinet Indonesia Kerja. Ada menteri yang menyatakan Prabowo ceroboh dalam memberi pernyataan dan ada yang menyiratkan tantangan debat data.

Berikut 4 fakta respons kementerian dan pihak BUMN mengenai klaim Prabowo.

2 of 6

1. Luhut Siap Berdebat

Purnawirawan TNI Cakra19 Dukung Jokowi - Ma'ruf di Pilpres 2019
Jenderal purnawirawan Luhut Binsar Panjaitan memberi sambutan di Deklarasi Dukungan Jokowi-Ma’ruf Amin sebagai Capres dan Cawapres 2019, Jakarta, Minggu (12/8). Cakra berarti pusat energi, roda atau lingkaran kekuatan positif. (Liputan6.com/Fery Pradolo)

Menteri Koordinator Bidang Kemaritiman Luhut Binsar Pandjaitan mengungkapkan tidak ada istilah bangkrut pada BUMN. Adalah benar BUMN masih harus terus dikembangkan, tetapi tudingan bangkrut menurutnya tidak proporsional.

"Bangkrut sih enggak lah, mereka bagus-bagus saja kok, bahwa ada sana sini yang perlu diperbaiki yes, yang perlu efisien yes, tapi overall saya kira bagus kok, naik. Enggak ada sampai istilah begitu (bangkrut). Terlalu dibesar-besarkan," kata Luhut, Senin, 14 Januari 2019.

Jenderal purnawirawan itu juga mengaku siap untuk beradu data mengenai kondisi BUMN. Namun, Luhut menilai belum ada yang berani melakukannya.

"Kalau saya selalu tanya, bisa enggak kita datang berbicara data, enggak ada yang berani," ujarnya.

3 of 6

2. Rini: Gampang Bicara, Buktinya Apa?

Menteri BUMN Rini Soemarno tegas meminta Prabowo memberikan bukti bukan sekadar asumsi.

"Buktinya mana? Orang ngomong kan bisa saja. Gampang bicara. Sekarang lihat bukti-buktinya apa," kata Rini di Istana Negara, Jakarta, Senin kemarin.

Mengenai kondisi Garuda, Rini mengakui ada kerugian, tetapi sampai saat ini maskapai itu masih beroperasi, dan permasalahannya sedang dalam penyelesaian.

"Kalau Garuda kan sudah lama mendapatkan banyak isu. Nah kita sekarang menyelesaikannya, insya Allah semua lancar," ucapnya.

4 of 6

3. Darmin: Kesimpulan yang Terlalu Ceroboh

Menteri Koordinator Perekonomian, Darmin Nasution
Menteri Koordinator Perekonomian, Darmin Nasution saat menjadi pembicara dalam acara Bincang Ekonomi di Liputan6.com di SCTV Tower, Jakarta, Kamis (2/3). (Liputan6.com/Fatkhur Rozaq)

Menteri Koordinator Bidang Perekonomian Darmin Nasution mengatakan pernyataan Prabowo terlalu ceroboh. Ia pun bertanya-tanya mengenai dasar pernyataan itu bangkrut.

"Itu kesimpulan yang terlalu ceroboh. Tidak ada komen saja kalau sudah begitu. Apa nih yang bangkrut. Dasarnya apa?" ujar Darmin di Istana Kepresidenan Jakarta, Senin kemarin.

5 of 6

4. Garuda Minta Prabowo Buka Google

Garuda Indonesia resmi mengoperasikan penerbangan langsung Denpasar- Mumbai PP.
Garuda Indonesia resmi mengoperasikan penerbangan langsung Denpasar- Mumbai PP.

Maskapai Garuda ikut membantah pernyataan Prabowo Subianto. Tanpa panjang lebar, Prabowo pun diminta membuka Google untuk mencari informasi tentang Garuda.

"Mungkin coba di google bagaimana perkembangan Garuda Indonesia, bagaimana perkembangan BUMN (cukup baik)," ujar Ikhsan Rosan, VP Corporate Secretary PT Garuda Indonesia Tbk, ketika dihubungi kemarin.

6 of 6

Saksikan Video Pilihan di Bawah Ini:

Lanjutkan Membaca ↓