Kekayaan Bos Uniqlo Bertambah Rp 101 Triliun di 2018

Oleh Tommy Kurnia pada 25 Des 2018, 10:00 WIB
Diperbarui 04 Jan 2019, 16:30 WIB
Uniqlo Bali

Liputan6.com, Tokyo - Kekayaan Tadashi Yanai, bos Uniqlo, semakin meroket berkat popularitas baju Uniqlo yang makin meningkat. Hal itu berdasarkan perhitungan penjualan tahun fiskal Uniqlo yang berakhir pada Agustus lalu.

Penjualan internasional Uniqlo tercatat melewati penjualan di ranah domestik untuk pertama kalinya di tahun ini. Alhasil, harta Tadashi Yanai bertambah USD 7 miliar atau Rp 101 triliun (USD 1 = Rp 14.552), demikian laporan Forbes.

Yanai adalah bos dari Fast Retailing Co., yakni induk dari Uniqlo. Pendapatan Fast, ditambah pencapaian Uniqlo, meningkatkan harga saham perseroan yang tercatat di bursa Tokyo dan Hong Kong.

Uniqlo adalah portmanteau dari kata Unique dan Clothing, dan juga berakar dari toko baju Unique Clothing Warehouse yang didirikan Yanai di Hiroshima pada 1984. Sementara, Fast Retailing awalnya bernama Ogori Shoji yang berdiri pada 1963.

Menurut informasi resmi Uniqlo, toko mereka sudah hadir di 15 negara dan lebih dari 1.300 toko. Desain kreatif dan kolaboratif, serta harga terjangkau menjadi andalan perusahaan ini. Salah satu yang baru keluar di Indonesia adalah edisi Shonen Jump.

Berkat kekayaannya yang meningkat, Yanai berada di urutan nomor 2 pada daftar miliarder paling untung di 2018 versi Forbes. Nama bos Uniqlo tepat berada di bawah Jeff Bezos, orang terkaya di dunia.

Nasib sebaliknya justru dirasakan Amancio Ortega, bos Zara, yang berada di urutan nomor 2 miliarder paling rugi tahun ini setelah Mark Zuckerberg.

Yanai sudah berusia 69 tahun dan pernah berkata ingin terus bersaing dengan brand-brand baju internasional lainnya. Ia pernah menyebut bahwa berbisnis mirip seperti pertandingan Olimpiade, dan targetnya adalah mendapatkan emas.

2 of 2

Sapa Bali dengan Deretan Koleksi Hawai'i Uniqlo

Hawai'i Collection dari Uniqlo, salah satu alternatif pakaian stylish di suhu tropis. (Foto: Liputan6.com/Benedikta Desideria)
Hawai'i Collection dari Uniqlo, salah satu alternatif pakaian stylish di suhu tropis. (Foto: Liputan6.com/Benedikta Desideria)

Bali identik dengan piknik atau liburan serta deretan pantai-pantai indah yang wajib dikunjungi. Demi kenyamanan selama jalan-jalan di sana, dukungan pakaian dengan material yang nyaman, bila ditambah dengan model yang stylish menambah poin.

Berlatar hal ini, brand pakaian Uniqlo menjawab kebutuhan masyarakat dengan menghadirkan Hawai'i Collection. Koleksi pakaian nyaman yang sesuai cocok untuk udara tropis ini, secara eksklusif diluncurkan pertama kali di pembukaan toko baru Uniqlo di Bali, Jumat, 26 Oktober 2018.

Hawai'i Collection menggunakan material yang sejuk digunakan saat panas matahari 'menyapa' Bali. Motifnya pun beragam dengan aneka pilihan warna cerah nuansa pantai khas Hawai'i. Untuk pria, kemeja Easy Care Motif Hawai'i tampak pas dipadukan dengan celana pendek untuk menampilkan kesan casual tapi stylish saat berlibur.

ementara untuk wanita, dress tanpa lengan warna segar biru, kungin, biru tua dan abu-abu jadi pilihan. Ada juga motif yang sama tersedia di rak anak-anak.

Seminggu setelah diluncurkan di Bali, koleksi ini juga rencananya akan hadir di Uniqlo Grand Indonesia, Jakarta.

"Namun, di Grand Indonesia jumlah yang dijual tidak akan sebanyak yang di Uniqlo Mal Bali Galeria, karena memang lebih difokuskan untuk di Bali," kata Public Relations Uniqlo Indonesia, Putri Ening Widatsih saat berbincang di Bali.

Lanjutkan Membaca ↓