Sambut Libur Akhir Tahun, Kereta Bandara Soetta Mulai Beroperasi dari Stasiun Duri

Oleh Septian Deny pada 23 Des 2018, 20:21 WIB
Diperbarui 23 Des 2018, 21:15 WIB
Kereta Bandara Mulai Beroperasi

Liputan6.com, Jakarta Kereta Bandara Soekarno-Hatta (Soetta) beroperasi di Stasiun Duri mulai 20 Desember 2018. Pengoperasian kereta bandara ini juga dalam rangka menyambut libur Natal dan Tahun Baru 2019.

Direktur Utama PT Railink Heru Kuswanto mengatakan,‎ sejak diresmikan pada 2 Januari 2018 oleh Presiden Joko Widodo (Jokowi), PT Railink selaku operator kereta bandara Soetta berkomitmen untuk terus melaksanakan perbaikan baik dari sisi fasilitas maupun layanan. Untuk itu kini Railink juga melayani naik turun penumpang di Stasiun Duri.

"Penambahan layanan KA Bandara Soekarno-Hatta di Stasiun Duri kami laksanakan bertepatan dengan libur Natal dan Tahun Baru agar Railink dapat memperluas layananan penumpang. KA Bandara Soekarno-Hatta secara resmi melayani naik turun penumpang di Stasiun Duri mulai tanggal 20 Desember 2018,” ujar dia di Jakarta, Minggu (23/12/2018).

Penumpang KA Bandara kini dipermudah untuk melakukan perpindahan antar moda di Stasiun Duri menggunakan KRL dengan pembagian jalur yaitu j‎alur 3 dan 4 digunakan untuk penumpang KA Bandara, j‎alur 1 digunakan untuk penumpang KRL relasi Angke dan Jatinegara, j‎alur 2 digunakan untuk penumpang KRL relasi Depok dan Bogor serta j‎alur 5 digunakan untuk penumpang KRL relasi Duri dan Tangerang.

Dalam rangka menyambut libur akhir tahun, Railink menggelar tarif promo kepada penumpang KA Bandara, diantaranya:

a. Rute Stasiun Duri-Stasiun Bekasi dan sebaliknya: Rp 70.000 menjadi Rp 50.000

b. Rute Stasiun Bekasi-Stasiun BNI City dan sebaliknya: Rp 35.000 menjadi Rp 20.000

c. Rute Stasiun Bekasi-Stasiun Batu Ceper dan sebaliknya: Rp 70.000 menjadi Rp 50.000

d. Rute Stasiun Bekasi-Stasiun Bandara Soekarno Hatta dan sebaliknya: Rp 100.000 menjadi Rp 70.000.‎

2 of 2

Fasilitas

Selain itu, Stasiun Duri KA Bandara Soekarno- hatta juga dilengkapi dengan fasilitas ruang tunggu ber-AC, Vending Machine, Point Of Sales (POS), mushola, toilet dan peron yang terpisah dengan penumpang KRL (steril).

Untuk integrasi penumpang di Stasiun KA Bandara di Kompleks Bandara Soekarno Hatta menuju Terminal 1, Terminal 2 dan Terminal 3 dan sebaliknya, dilayani dengan Skytrain (Ka Layang) dengan interval waktu terus ditingkatkan.

Untuk integrasi penumpang di Stasiun BNI City tersedia moda angkutan lain seperti taksi berargo, bus PPD menuju Gambir dan Blok M, transit ke KRL di Stasiun KRL Sudirman (Dukuh Atas) dan direncanakan ada bus Trans Jakarta (on progress).

"PT Railink terus berkomitmen untuk menambah kualitas pelayanan kepada masyarakat secara bertahap dengan penambahan frekuensi perjalanan KA, perpanjangan rute, perpendekan waktu perjalanan dan lain-lain," tandas dia.

Lanjutkan Membaca ↓