Pesanan Tiket Kereta Liburan Terbanyak pada 22 Desember 2018

Oleh Maulandy Rizky Bayu Kencana pada 21 Des 2018, 11:31 WIB
Diperbarui 21 Des 2018, 12:18 WIB
Libur Natal dan Tahun Baru, Menhub Instruksikan Maskapai Tambah Ekstra Flight

Liputan6.com, Jakarta Menteri Perhubungan (Menhub) Budi Karya Sumadi melakukan peninjauan ke Stasiun Senen, Jakarta, guna mengecek kesiapan angkutan kereta api jelang mudik Natal 2018 dan Tahun Baru 2019.

Hasilnya, dia mendapatkan laporan jika 80 persen pemesanan tiket untuk arus mudik dan balik akhir tahun ini sudah terjual secara online.

"Dari catatan, reservasi tiket selama 3 bulan terakhir 80 persen sudah online. Berarti kemudahan sudah bisa tercapai, dan tidak ada satupun yang merasa sudah," ungkap dia di Stasiun Senen, Jakarta, Jumat (21/12/2018).

"Oleh karenanya, saya meminta sistem IT diperbaiki, karena masyarakat sekarang IT minded," dia menambahkan.

Menurut catatan pengelola Stasiun Senen, jumlah penumpang kereta pada libur Natal dan Tahun Baru kali ini sama seperti ketika akhir pekan. Disebutkan jika pada hari biasa penumpang mencapai angka 14-15 ribu orang, ketika weekend bisa melonjak hingga 19-20 ribu orang.

Menindaki kenaikan jumlah penumpang, Pengelola Stasiun Senen mempersiapkan 26 kereta reguler, dan 7 kereta tambahan dengan kapasitas total sekitar 5.500 kursi.

Adapun pemesanan tiket terbesar pada libur Nataru ini terjadi untuk 22 Desember 2018, yakni sekitar 24.900 penumpang yang telah melakukan reservasi.

Budi menyatakan, hal tersebut merupakan suatu pertanda bahwa penumpang tidak keberatan dengan nominal tarif yang ditetapkan, yakni sama seperti batas atas pada akhir pekan.

"Tarif berjalan dengan baik, praktis tidak ada kenaikan, sama dengan weekend. Karena tipologi kereta jarak jauh weekend biasa penuh. Karena biasa sehari ada sekitar 20 ribu penumpang. Tapi besok 22 Desember jadi puncaknya, karena memang sudah libur," tuturnya.

2 of 2

Ini Puncak Arus Mudik dan Balik Natal dengan Kereta Api

Jelang Libur Panjang, KAI Operasikan 11 Kereta Api Tambahan
Sejumlah penumpang menunggu kereta di Stasiun Gambir, Jakarta, Rabu (29/11). PT KAI Daop 1 Jakarta akan mengoperasikan 11 KA tambahan tujuan Solo, Bandung, dan Cirebon yang dimulai pada 29 November hingga 4 Desember 2017. (Liputan6.com/JohanTallo)

PT Kereta Api Indonesia (KAI) Daop I memprediksi puncak arus mudik momen mudik Natal dan Tahun Baru (Nataru) 2018. Puncak arus mudik akan berlangsung pada 22-23 Desember ini.

"Untuk tahun lalu, puncak mudik itu berlangsung selama 7 hari. Namun per hari ini, kami lihat puncaknya itu antara tanggal 22 atau 23 Desember 2018," ujar Executive Vice President PT KAI Daop I Jakarta Dadan Rudiansyah di Jakarta, Kamis (13/12/2018).

Dadan mengungkapkan, pemesanan tiket kereta api pada tanggal 22-23 Desember pun telah ludes terjual. Bahkan Sabtu dan Minggu merupakan puncak arus mudik dengan kereta api.

"Iya tanggal 22-23 Desember. Ini tergambar hampir semua tiket KA yang di-running pada tanggal itu terjual habis. Jadi Sabtu-Minggu prediksinya arus mudik. Kalau Jumat masih ada yang kosong tiketnya," jelas dia.

Adapun untuk puncak arus balik akan terjadi pada tanggal 6 Januari 2019 yakni pada hari Minggu.

"Untuk setelah tahun baru, prediksi kami sekitar hari Minggu-lah puncaknya. Itu tanggal 6 Januari," pungkas dia.

Lanjutkan Membaca ↓