Antisipasi Libur Akhir Tahun, Pemerintah Minta Pasokan BBM dan LPG Ditambah

Oleh Pebrianto Eko Wicaksono pada 20 Des 2018, 10:45 WIB
Diperbarui 20 Des 2018, 11:17 WIB
Harga Pertamax Naik

Liputan6.com, Jakarta - Menteri Energi dan Sumber Daya Mineral (ESDM) Ignasius Jonan memastikan, ketersediaan Bahan Bakar Minyak (BBM) dan Liquified Peroleum Gas (LPG) menjelang Hari Raya Natal dan Tahun Baru 2019.

Jonan mengatakan,‎ seiring dengan banyaknya aktivitas bepergian pada masa libur Natal dan Tahun Baru,  pemerintah menginstruksikan penambahan pasokan Bahan Bakar Minyak (BBM) agar masyarakat dapat berlibur dengan nyaman. 

Penambahan volume BBM tersebut, akan difokuskan di Stasiun Pengisian Bahan Bakar Umum (SPBU) pada jalur yang biasa dilalui masyarakat untuk berlibur, pintu masuk dan keluar jalan tol serta daerah tujuan wisata.

"Saya menginstruksikan kepada jajaran BPH migas dan Pertamina untuk dapat melayani sepenuhnya kebutuhan BBM dan LPG kepada masyarakat jelang hari raya Natal ini. Penuhi semua kebutuhan masyarakat, jangan sampai ada kekurangan," kata Jonan, di Jakarta, Kamis (20/12/2018).

Penambahan pasokan BBM akan disesuaikan dengan kebutuhan masyarakat. Sedangkan BBM solar konsumsinya turun karena kegiatan industri saat momen tersebut berkurang aktivitasnya.

"Wilayah yang volumenya naik biasanya fokusnya pintu masuk dan keluar jalan tol, sekarang tol Trans Jawa sudah selesai, volume BBM di pintu masuk dan keluarnya ditambah, kami yakin selama Natal dan Tahun Baru banyak orang bepergian melalui jalan Tol Trans Jawa," tambah Jonan.

Untuk memperkuat ketahanan distribusi BBM dan LPG, Pemerintah menugaskan Pertamina mengamankan pasokan BBM dan LPG di Terminal BBM dan Depot LPG Pertamina, memperkuat layanan BBM serta LPG di lembaga penyalur dan memberikan layanan di tempat yang rawan dengan kepadatan termasuk di lokasi wisata.

"Dari semua retail Pertamina, dari mulai Sumatera Utara, Aceh sampai ke Papua menyatakan kesiapannya menyambut liburan Hari Raya Natal dan Tahun Baru 2019 termasuk kesiapan pasokan BBM untuk di daerah-daerah wisata,” tutur Jonan.

 

 

2 of 2

Tambah SPBU Satgas di 33 Titik

Harga Pertamax Naik
Petugas mengisi BBM ke kendaraan konsumen di SPBU Abdul Muis, Jakarta, Senin (2/7). PT Pertamina (Persero) menaikkan harga Pertamax, Pertamax Turbo dan Pertamina Dex mulai dari Rp500 hingga Rp900 per liter mulai 1 Juli 2018. (Liputan6.com/Johan Tallo)

Sementara itu, Direktur Pemasaran Retail PT Pertamina (Persero), Mas’ud Khamid menambahkan, untuk memperkuat rantai pasokan menjelang Hari Raya Natal dan Tahun Baru 2019, Pertamina menambahkan SPBU baru atau SPBU Satgas ada di 33 titik dan sudah bekerjasama dengan pengelola tol, mulai dari tol merak hingga ke Pasuruan, termasuk juga dari Lampung sampai Palembang. 

Khusus Jawa Tengah, untuk BBM jenis Gasoline yaitu Premium, Pertalite dan  Pertamax Series disiagakan tambahan stok 11 persen dari rata-rata normal per hari 10.561 kiloliter (KL) yang naik menjadi 11.754 KL. Sedangkan untuk konsumsi LPG stok  ditambahkan 10 persen menjadi 3,511 MT di banding rata-rata normal per hari yaitu 3,206 MT.

Jenis BBM Avtur juga telah disiagakan tambahan stok 7 persen dari rata-rata konsumsi normal yaitu dari 480 KL menjadi 514 KL, untuk mengantisipasi padatnya penerbangan di bandara Jawa Tengah dan Yogyakarta selama periode libur Natal dan Tahun Baru 2019.

Namun, untuk produk jenis Gasoil (solar) di wilayah Jateng  diprediksi turun 5 persen dari rata-rata harian sebesar 6.059 KL menjadi 5.778 KL, karena adanya pembatasan operasional angkutan barang dan penurunan kegiatan angkutan industri.

Pertamina juga menyiapkan beberapa fasilitas alternatif tempat pengisian BBM, agar masyarakat dapat dengan mudah memperoleh akses mengisi BBM untuk kendaraannya selama mudik dan berwisata yaitu dengan menempatkan 12 titik kiosk pertamax di ruas tol yang dilengkapi dengan mobile dispenser dan BBM Kemasan. Fasilitas ini akan disebar di beberapa jalur mudik regular, ruas tol  serta di jalur wisata yang rawan dengan kepadatan.

"Sebagai contoh di Jawa Tengah disiapkan 32 SPBU Kantung dan 23 SPPBE Kantong di jalur pemudik regular (non tol) dan  di jalur wisata. Mobile Storage atau SPBU Kantung ini disiapkan  guna memperpendek jarak dan waktu tempuh mobil tangki menuju titik lokasi SPBU untuk memenuhi kebutuhan suplai," ujar dia.

 

 

Saksikan video pilihan di bawah ini:

 

Lanjutkan Membaca ↓