Rupiah Tembus 14.248 per Dolar AS, IHSG Menguat 1,33 Persen

Oleh Agustina Melani pada 03 Des 2018, 12:43 WIB
Terjebak di Zona Merah, IHSG Ditutup Naik 3,34 Poin

Liputan6.com, Jakarta - Laju Indeks Harga Saham Gabungan (IHSG) mampu lanjutkan penguatan selama sesi pertama perdagangan saham Senin (3/12/2018).

Pada penutupan sesi pertama, IHSG naik 80,80 poin atau 1,33 persen ke posisi 6.136,92. Indeks saham LQ45 menguat 1,85 persen ke posisi 984,35. Sebagian besar indeks saham acuan menghijau.

Pada sesi I, IHSG sempat berada di level tertinggi 6.143,72 dan terendah 6.101,74. Sebanyak 228 saham menguat dan 145 saham melemah. 136 saham diam di tempat.

Total frekuensi perdagangan saham 252.927 kali dengan volume perdagangan 5,8 miliar saham. Nilai transaksi harian saham Rp 6,3 triliun. Investor asing jual saham Rp 274,05 miliar. Dolar Amerika Serikat (AS) melemah terhadap rupiah yang berada di posisi 14.243.

10 sektor saham menghijau. Sektor saham keuangan menguat 2 persen, dan memimpin penguatan terbesar. Disusul sektor saham konstruksi mendaki 1,77 persen dan sektor saham tambang naik 1,71 persen.

Saham-saham yang menguat antara lain saham ITMA mendaki 25 persen ke posisi Rp 800 per saham, saham SURE melonjak 24,90 persen ke posisi Rp 3.010 per saham, dan saham SQMI menanjak 24,43 persen ke posisi Rp 326 per saham.

Sedangkan saham-saham yang tertekan antara lain saham PDES susut 24,68 persen ke posisi Rp 1.160 per saham, saham GEMA merosot 22,35 persen ke posisi Rp 264 per saham, dan saham OASA tergelincir 18,75 persen ke posisi Rp 260 per saham.

Bursa saham Asia pun kompak menguat. Indeks saham Hong Kong Hang Seng menguat 2,31 persen, indeks saham Korea Selatan Kospi mendaki 1,75 persen, indeks saham Jepang Nikkei menguat 1,13 persen.

Selanjutnya indeks saham Thailand mendaki 1,55 persen, indeks saham Shanghai menguat 2,69 persen, indeks saham Singapura mendaki 2,1 persen dan indeks sahma Taiwan menguat 2,53 persen.

 

2 of 2

Awal Sesi, IHSG Menguat

IHSG 30 Mei 2017 Ditutup Melemah 0,33 Persen
Indeks harga saham gabungan (IHSG) ditutup melemah 0,33% atau 18,94 poin ke level 5.693,39, Jakarta, Selasa (30/5). (Liputan6.com/Angga Yuniar)

Sebelumnya, Indeks Harga Saham Gabungan (IHSG) menghijau pada perdagangan Senin (3/12/2018). Bahkan rupiah menguat ke posisi 14.298 per Dolar Amerika Serikat (AS).

Pada pra pembukaan, IHSG naik 61,9 poin atau 1,02 persen ke level 6.118,06. Pada pembukaan pukul 09.00 WIB, IHSG kembali menguat 83,6 poin atau 1,38 persen ke level 6.139,75.

Indeks saham LQ45 juga naik 1,79 persen ke posisi 983,71. Seluruh indeks saham acuan menghijau. 

Pada awal perdagangan, IHSG sempat berada di level tertinggi 6.143,72 dan terendah 6.118,04. Sebanyak 136 saham menguat dan mendorong IHSG ke zona hijau. Selain itu, 70 saham melemah dan 112 saham diam di tempat.

Total frekuensi perdagangan saham sekitar 15.257 kali dengan volume perdagangan 422,5 juta saham. Nilai transaksi harian saham Rp 472,7 miliar.

Investor asing jual saham Rp 110,7 miliar di total pasar. Dolar Amerika Serikat (AS) berada di posisi Rp 14.298 per dolar AS.

Seluruh sektor saham menguat. Penguatan terbesar disumbang sektor aneka industri yang naik 1,99 persen. Diikuti sektor saham keuangan sebesar 1,74 persen dan pertambangan 1,65 persen.

Saham yang menguat antara lain saham KONI naik 17,33 persen ke posisi Rp 352 per saham, saham RANC terdongkrak 16,87 persen ke posisi Rp 388 per saham, dan saham SURE melonjak 16,18 persen ke posisi Rp 2900 per saham.

Saham-saham yang melemah antara lain saham MBAP turun 9,39 persen ke posisi Rp 2.800 per saham dan saham DART melemah 5,56 persen menjadi Rp 51 per saham. 

 

Saksikan video pilihan di bawah ini:

 

Lanjutkan Membaca ↓