Lelang Amal, Baju dan Gitar Menhub Laku Rp 2,2 Miliar

Oleh Ilyas Istianur Praditya pada 02 Des 2018, 08:01 WIB
Menhub Budi Karya menggagas penggalangan dana dengan melelang barang-barang pribadi dalam acara Act & Pray for Palu. (Foto: Kemenhub)

Liputan6.com, Jakarta Guna membantu pemulihan Palu dan Donggala setelah gempa dan tsunami yang terjadi pada Bulan September lalu, Menteri Perhubungan Budi Karya Sumadi bersama  Abdee gitaris Slank menggagas penggalangan dana dengan melelang barang-barang pribadi dalam acara Act & Pray for Palu yang diselenggarakan di Ballroom Ciputra World Surabaya pada Jumat malam (30/11/2018).

Penggalangan dana Ini merupakan yang kedua yang dilakukan Menhub setelah sebelumnya dilakukan di Jakarta pada bulan Oktober lalu. Budi Karya berharap, dana ini dapat bermanfaat untuk masyarakat Palu dan Donggala agar dapat bangkit kembali menjalankan kehidupan seperti sedia kala.

"Harapan kita, apa yang kita lakukan itu bermanfaat untuk masyarakat. Mereka bisa hidup seperti sedia kala," ungkapnya dalam keterangannya, Minggu (2/12/2018).

Dalam kegiatan ini, dia turut melelang dua baju yang merupakan pakaian kerja, kacamata, serta sebuah gitar. Total dana yang terkumpul dalam acara penggalangan dana ini mencapai Rp 2,2 milliar.

"Kita memang melihat Palu dan Donggala, punya masalah untuk recovery, masalah fisik, serta masalah sosial dan ekonomi mereka. Oleh karenanya kita ingin berbuat sesuatu, sehingga kita mengajak teman-teman untuk mengumpulkan dana," ujar Budi Karya.

Dana yang terkumpul rencananya akan dialokasikan untuk membangun tempat berdagang agar masyarakat Palu dan Donggala dapat mencari pendapatan. Selain itu, dana juga akan dialokasikan untuk membangun masjid serta poliklinik.

"Atas dana-dana ini apa yang akan kita lakukan adalah kita akan bangun masjid, tempat untuk berdagang atau poliklinik dan sebagainya. Sehingga kehidupan keseharian mereka itu lengkap dan mereka bisa berinteraksi, bisa mendapatkan pendapatan," tutur Budi Karya.