Pos Indonesia Siap Jual Elpiji dan Oli Pertamina

Oleh Pebrianto Eko Wicaksono pada 26 Nov 2018, 20:16 WIB
Diperbarui 26 Nov 2018, 21:16 WIB
20151208-Pertamina-Resmikan-Startup-Jakarta-AY

Liputan6.com, Jakarta PT‎ Pos Indonesia (Persero) siap menjadi mitra PT Pertamina (Persero), untuk menjual produk BUMN ini melalui jaringan kantor pos di seluruh Indonesia.

Direktur Utama PT Pos Indonesia, Gilarsi W Setijono mengatakan, pihaknya siap membantu Pertamina dalam memasarkan produk seperti Elpiji dan pelumas melalui kantor pos.

"Yang Pertamina ini bagaimana kami bisa saling membantu lah ya. Dalam hal ini Pertamina bisa memanfaatkan jejak pos," kata Gilarsi, di Kantor Kementerian BUMN, Jakarta, Senin (26/11/2018).

Menurut Gilarsi, Pertamina bisa memanfaatkan jaringan kantor pos untuk memasarkan produknya, sehingga perusahaan energi plat merah tersebut tidak perlu berinvestasi.

Di sisi lain Pos Indonesia akan mendapat tambahan pendapatan dari kegiatan pemasaran produk Pertamina.

"Pendistribusian produk-produknya mereka dan mereka tidak perlu berinvestasi karena jejak ya sudah ada, kemudian dari sisi pos, dengan jejak yang sama kita bisa menambah revenue," tutur dia.

 

2 of 2

Nota Kesepahaman

20151208-Pertamina-Resmikan-Startup-Jakarta-AY
Pekerja merapikan oli pelumas di Production Unit Jakarta (PUJ) PT Pertamina Lubricants, Jakarta. (Liputan6.com/Angga Yuniar)

Pertamina dan Pos Indonesia pun telah menandatangani nota kesepahaman, dengan butir kesepakatan kerjasama meliputi pemanfaatan jaringan outlet pos untuk penjualan produk Pertamina seperti Elpiji, penggunaan armada pos untuk mengantarkan produk Pertamina ke konsumen, serta memanfaatkan lahan-lahan Pos Indonesia untuk pembangunan SPBU.

Sekretaris Kementerian Badan Usaha Milik Negara (BUMN) Imam Aprianto Putro mengungkapkan, dengan dilibatkanya Pos Indonesia dalam pemasaran produk Pertamina, diharapkan membuat harga jauh lebih terjangkau. Nantinya Pos Indonesia tidak hanya menjual‎ produk Pertamina, tetapi juga barang kebutuhan sehari-hari.

"Aset PT Pos itu luar biasa, sampai ke daerah. Jadi produk yang harus dijual ke pelosok biasanya mahal, tapi dengan kerja sama ini diharapkan jadi terjangkau, terutama produk kebutuhan sehari-hari," tandas dia.

Lanjutkan Membaca ↓

Live Streaming

Powered by