Ganjil Genap di Tol Tambun, BPTJ Siapkan 13 Bus Premium

Oleh Arthur Gideon pada 23 Nov 2018, 19:45 WIB
Diperbarui 24 Nov 2018, 13:16 WIB
Ganjil Genap di DKI Diperpanjang hingga 31 Desember

Liputan6.com, Jakarta - Badan Pengelola Transportasi Jabodetabek (BPTJ) telah menyiapkan 13 bus premium di Tol Tambun dalam pemberlakuan ganjil-genap Desember 2018.

“Kami sudah mempersiapkan kompensasi untuk mereka agar berpindah ke angkutan umum, kami menyediakan sekitar 13 armada bus premium yang nanti akan melayani dari tambun beberapa titik di Jakarta,” kata Kepala Humas BPTJ Budi Rahardjo, Jumat (23/11/2018).

Budi menyebutkan sebelumnya sudah disediakan empat bus dan nanti pada pelasakanan Desember nanti ditambah menjadi 13 bus.

“Seandainya memang kebutuhannya masih terbuka kita akan tambah lagi apabila permintaanya meningkat,” katanya.

Pelaksanaan ganjil-genap akan diberlakukan secara bertahap, yaitu 3-14 Desember akan dilakukan pengalihan arus.

“Bagi kendaraan yang plat nomornya tidak sesuai dengan tanggal kita alihkan,” katanya seperti dikutip dari Antara.

Kemudian, lanjut dia, pada 17 Desember baru pemberlakuan dengan sanksi tilang bagi yang melanggar.

Saat ini, Budi mengatakan sudah melakukan sosialisasi dengan sejumlah cara,baik dengan papan elektronik di pintu tol serta flyer.

“Petugas setiap pagi di sana menyampaikan pesan yang sama dan juga dia menyampaikan informasi langsung tentang rencana kebijakan tersebut, spanduk pasang juga sekitar pintu tol minggu depan mulai menyebarkan flyer,” katanya.

2 of 3

Siap-siap, Ganjil-Genap Berlaku di Pintu Tol Tambun pada Awal Desember

Aturan Ganjil Genap di GT Cibubur II Mulai Diuji Coba
Kondisi arus lalu lintas di pintu masuk Gardu Tol Cibubur 2 saat pemberlakuan sistem ganjil genap di Jakarta, Senin (16/4). Kebijakan ini diterapkan untuk mengurai kemacetan di ruas Tol Jagorawi. (Liputan6.com/Faizal Fanani)

Sebelumnya, Kementerian Perhubungan (Kemenhub) berencana memperluas kebijakan penanganan kemacetan di ruas jalan tol Jakarta-Cikampek. Salah satunya dengan memberlakukan kebijakan ganjil-genap yang kini akan diterapkan di gerbang tol Tambun.

Sekretaris Badan Pengelola Transportasi Jabodetabek (BPTJ) Kemenhub, Hindro Surahmat mengatakan, perluasan ganjil genap ini dilakukan sebagai pertimbangan masih adanya kemacetan di ruas jalan tol tersebut. 

Ini karena proyek pengerjaan seperti pembangunan tol layang (elevated), Kereta Api Cepat Jakarta-Bandung, dan LRT Jabodebek, berdampak pada peningkatan volume kendaraan.

"Kebijakan akan dilakukan ganjil-genap. (Kemarin) sudah di Bekasi Timur dan Bekasi Barat sekarang akan ditambah di Tambun," kata Hindro saat diditemui di Bekasi, Jawa Barat, Selasa (20/11/2018).

Hindro mengatakan, realisasi kebijakan ganjil genap di pintu Tol Tambun akan berlalaku efektif mulai awal Desember mendatang. Sejauh ini sudah dalam tahap sosialisasi yang dilakukan BPTJ serta Dinas Perhubungan (Dishub).

"Awal Desember kita lakukan ganjil-genap di Tol Tambun dari jam 06.00 sampai jam 09.00 WIB," imbuh dia.

Dia menambahkan, sebagai bentuk kompensasi pihaknya akan menyiapkan kendaraan bus di beberapa titik-titik sebelum pintu masuk Tol Tambun. Dengan begitu, diharapkan masyarakat akan dapat beralih menggunakan moda trasnportasi umum.

3 of 3

Saksikan Video Pilihan di Bawah Ini:

Lanjutkan Membaca ↓