PT Pos Bakal Punya Startup Fintech di 2019

Oleh Septian Deny pada 23 Nov 2018, 10:45 WIB
Diperbarui 23 Nov 2018, 15:17 WIB
Ilustrasi Fintech

Liputan6.com, Jakarta - PT Pos Indonesia (Persero) akan menjadikan anak usahanya yaitu PT Bhakti Wasantara Net (BWN) menjadi perusahaan layanan jasa keuangan berbasis teknologi atau financial technology (fintech). Selama ini BWN merupakan perusahaan yang menyediakan internet di Indonesia.

Direktur Utama PT Pos Indonesia Gilarsi Wahyu Setijono mengatakan, selama ini kondisi BWN memang tidak sehat. Namun perlahan bisnis anak usaha tersebut mulai membaik dan mulai memiliki modal untuk pengembangannya.

"BWN bulan ini kita sudah sampai pada equity nol. Dari yang equity negatif. Ini yang saya convert menjadi fintech-nya Pos nanti," ujar dia di Jakarta, Jumat (23/11/2018).

Dia menjelaskan, ada tiga layanan utama yang akan dijalankan oleh BWN, yaitu layanan pembayaran, pengiriman uang dari luar negeri (remitansi) dan pembiayaan melalui skema peer to peer landing.

Untuk pembayaran, PT Pos akan menyasar pada kalangan pedagang menengah ke bawah yang tidak mau atau belum memiliki akses terhadap perbankan.

"Bayangan saya begini, ada 25 juta pedagang kaki lima yang menggunakan ini. Karena kita tidak ribawi dan berbayar hanya sedikit," ungkap dia.

Sedangkan untuk remitansi, PT Pos melihat pangsa pasar dari segmen pekerja migran masih sangat besar. Oleh sebab itu, layanan ini akan memudahkan para pekerja migran untuk mengirimkan uangnya ke Indonesia.

‎"Ada 7 juta pekerja migran Indonesia. Uangnya yang masuk ke Indonesia hampir USD 10 miliar per tahun. Dan mereka melalui protokol keuangan yang mahal dan enggak aman kalau lewat agency. Nah remitance ini juga Pos harus hadir melakukan ini. Karena kita relevan dengan ke kampung-kampung," jelas dia.

Gilarsi berharap BWN akan menjadi wajah baru PT Pos di bidang layanan keuangan setelah layanan pengiriman uang yang dimiliki oleh BUMN tersebut yaitu wesel makin tergerus oleh produk yang lebih modern.

"Tahun depan itu sudah ada BWN perlu kita rebranding menjadi startup financial yang akan menggulirkan wajah barunya financial services-nya PT Pos. Tapi tentu dengan bisnis model partnership," tandas dia.