5 Jenis Pengeluaran Uang yang Tak Terduga

Oleh Tommy Kurnia pada 18 Okt 2018, 07:00 WIB
Diperbarui 18 Okt 2018, 07:00 WIB
Tips merencanakan liburan yang pas di kantong
Perbesar
Liburan perlu direncanakan dengan baik agar tidak bikin kantong kering setelahnya. (Foto: unsplash.com)

Liputan6.com, Jakarta - Jangan kira pengeluaran uang hanya membeli smartphone atau jalan-jalan ke luar negeri. Perhatikan juga pengeluaran kecil-kecilan yang justru bisa menggunung bila tidak diatur.

Ada pula pengeluaran yang kesannya mendadak. Bukan hanya sakit, tetapi sewaktu melakukan traktiran pun akan ada pengeluaran mendadak yang perlu disesuaika dengan kondisi dompet.

Itu jika kamu sadar mengenai pentingnya mengatur keuangan. Itu berbeda dengan perhitungan. Inti mengatur keuangan adalah agar kondisi keuangan bisa sehat, dan bisa fokus pada prioritas yang vital untuk kehidupan kamu sekarang dan kedepannya.

Apa saja pengeluaran uang yang mungkin terlepas dari perhatian tersebut? Berikut 5 pengeluaran tak terduga versi TunaiKita.

 

2 dari 6 halaman

1. Sakit

Stres - sakit kepala - lelah (iStock)
Perbesar
Ilustrasi stres - sakit kepala - lelah (iStockphoto)

Pengeluaran tidak terduga yang paling pertama dan sering terjadi adalah sakit. Ini merupakansalah satu pengeluaran dadakan yang cukup memangkas nominal tabungan. Seperti yang kita ketahui, tidak ada  orang yang tidak pernah sakit dan tidak ada juga orang yang dapat memprediksi kapan mereka akan jatuh sakit.

Penyakit bisa datang kapan saja, baik ketika seseorang sedang memiliki banyak uang ataupun disaat sedang kekurangan uang. Biaya rumah sakit dan obat-obatan tidak murah. Jadi tidak ada salahnya berjaga-jaga dengan menyisihkan sedikit uang untuk mengatasi situasi ini.

3 dari 6 halaman

2. Pulsa

Ilustrasi aktivitas menggunakan smartphone (AFP)
Perbesar
Ilustrasi aktivitas menggunakan smartphone (AFP)

Pulsa menjadi salah satu pengeluaran yang paling tidak terduga dan sering terjadi. Namun sayangnya, salah satu kebutuhan ini jarang masuk ke dalam anggaran keuangan awal bulan.

Biaya untuk pulsa seringkali membengkak karena terkadang secara tidak sadar penggunaannya sering dilakukan untuk hal-hal yang tidak terlalu dibutuhkan. Pulsa biasanya dianggap sepele sehingga seseorang tidak berpikir sebelum menggunakannya.

Jadi, biasakan menggunakan pulsa untuk hal-hal yang dirasa diperlukan saja, misal untuk menelepon orang tua dan keluarga, rekan kerja, dan jika tidak penting usahakan gunakan layanan komunikasi yang lebih murah atau bahkan gratis.

4 dari 6 halaman

3. Musibah

Banjir
Perbesar
Ilustrasi Foto Banjir (iStockphoto)​

Hamper sama dengan jatuh sakit, musibah juga tidak bisa diprediksi kedatangannya. Ketika bencana datang, pengeluaran yang harus dikeluarkan akan menjadi besar.

Masalah akan semakin bertambah parah ketika kamu tidak memiliki dana cadangan untuk menyelesaikannya. Musibah yang dimaksud di sini adalah kebakaran rumah, kendaraan rusak, kebanjiran, bencana alam dan lain sebagainya.

5 dari 6 halaman

4. Hadiah dan Sumbangan

Ilustrasi ibu dan anak
Perbesar
Sampaikan permintaan maaf kepada ibu tercinta bisa mendatangkan hadiah jutaan rupiah, lho. Bagaimana caranya?

Sebagai manusia yang hidup di dalam kelompok, tentu saja kita harus berbagi dengan sesama. Hal ini sudah menjadi kebiasaan manusia di dunia ketika adanya musibah menimpa, akan saling membantu dengan memberikan sumbangan atau hadiah. Sumbangan untuk teman kantor yang akan melahirkan, sumbangan untuk rumah kerabat yang mengalami kebakaran atau ketikadiundang ke pesta pernikahan teman.

Tidak ada salahnya menyisihkan dana untuk berjaga-jaga dengan situasi seperti ini. Satu hal yang perlu diingat, berikan hadiah atau sumbangan sesuai dengan kemampuan. Jangan sampaimemaksakan diri di luar kapasitas yang berujung menyusahkan diri sendiri.

6 dari 6 halaman

5. Traktiran

Ilustrasi Makan Besar (Pixabay)
Perbesar
Ilustrasi Makan Besar (Pixabay)

Biasanya pengeluaran seperti ini sudah lumrah terjadi pada momen-momen istimewa. Seperti hari ulang tahun, mendapatkan pekerjaan baru, naik jabatan dan lain sebagainya.

Ketika momen bahagia itu datang biasanya seseorang ingin merayakannya bersama keluarga dan teman-teman terdekat. Tentunya untuk melakukan hal ini membutuhkan biaya, bukan? Tapi ingat, traktiran itu tidak harus mahal, carilah tempat yang sesuai dengan kemampuanmu.

Jangan memaksakan diri untuk menjamu rekan-rekan di tempat yang tidak sesuai dengan kantongmu. Untuk menghadapi situasi-situasi seperti di atas, ada baiknya mulai sekarang biasakan menyisihkan sebagian dari pendapatan untuk menutupi kebutuhan-kebutuhan tersebut.

Lanjutkan Membaca ↓