Bos Alibaba: Saya Mampu Sukses, 70 Persen Warga Dunia Juga Bisa

Oleh Tommy Kurnia pada 12 Okt 2018, 18:16 WIB
Diperbarui 12 Okt 2018, 18:16 WIB
Jack Ma Bicarakan Digital Ekonomi di Depan Delagasi IMF-Bank Dunia
Perbesar
Pendiri Alibaba Group Jack Ma dalam diskusi panel “Disrupting Development” Pertemuan IMF-Bank Dunia di Nusa Dua, Bali pada Jumat (12/10). Jack Ma mengatakan “pebisnis tak punya rasa takut, kompetitor yang seharusnya takut”.Liputan6.com/Angga Yuniar

Liputan6.com, Nusa Dua - Pendiri Alibaba Jack Ma hadir di rangkaian Pertemuan Tahunan IMF-Bank Dunia 2018 di Bali, Jumat (12/10/2018). Jack Ma dengan gaya santai kembali menginspirasi para audiens dengan kisahnya.

Malah, dia menyebut bahwa jika dirinya bisa sukses, maka kebanyakan orang pasti bisa. Pasalnya, dulu Jack Ma tak punya modal sama sekali saat mendirikan Alibaba.

"Hari saat saya memulai bisnis kami, 18 pendiri berkumpul. Saya bilang ke 17 kolega di apartemen saya: 'kawan-kawan, kita tidak punya uang, tak punya pengetahuan teknologi, kita tak punya sumber daya, atau relasi,'" kenang Jack Ma di depan hadapan Presiden Bank Dunia Jim Yong Kim dan peserta yang hadir.

Saat ini, Alibaba sudah menjadi raksasa perusahaan internet di Tiongkok. Jack Ma pun memiliki gelar orang terkaya di negara tersebut.

"Jika Jack Ma dan kita berhasil sukses, maka 70 persen populasi dunia juga bisa," ucapnya.

Kesuksesan besar Alibaba dan Jack Ma tak diraih dalam waktu singkat. Jack Ma menyebut hasil yang ia raih berasal dari perjalanan panjang.

"Kita harus buktikan bahwa dengan kerja keras, percaya pada masa depan, percaya pada visi, dan hari demi hari tingkatkan diri kita (untuk meraih keberhasilan)," ucapnya.

Dia pun menyebut Alibaba tidak akan melupakan para bisnis-bisnis kecil. Sebab, Alibaba berhasil sukses karena membantu bisnis-bisnis kecil dalam mencari pelanggan, keuangan, serta logistik agar bisnis-bisnis tersebut bisa sukses.

"Tetapi jangan berpikir bisa sukses tahun depan. Kamu harus siap untuk 10 tahun. Alibaba bisa mencapai ukuran perusahaan seperti hari ini tidak karena kami membangun tahun lalu. Melainkan 19 tahun," tegas Jack Ma.

* Update Terkini Asian Para Games 2018 Mulai dari Jadwal Pertandingan, Perolehan Medali hingga Informasi Terbaru di Sini.

2 dari 3 halaman

Perbedaan dengan AS

Jack Ma Bicarakan Digital Ekonomi di Depan Delagasi IMF-Bank Dunia
Perbesar
Presiden Bank Dunia Jim Yong kim bersama Pendiri Alibaba Group Jack Ma dalam diskusi panel “Disrupting Development” Pertemuan IMF-Bank Dunia di Nusa Dua, Bali pada Jumat (12/10). (Liputan6.com/Angga Yuniar)

Dalam kesempatan yang sama, Jack Ma menyebut perbedaan dengan Amerika Serikat (AS) ialah fokus pada ukuran perusahaan. Jack mengatakan, AS terlalu fokus pada perusahaan besar. 

"E-commerce AS fokus pada perusahaan-perusahaan besar. Dan perusahaan e-commerce fokus pada pemotongan biaya bagi perusahaan-perusahaan besar. Kami fokus pada menolong perusahaan-perusahaan kecil untuk mendapat keuntungan," ucap Jack.

Perusahaan kecil terus menjadi bagian dari Alibaba agar mereka bisa memperluas jangkauan mereka. Jack Ma paham bahwa bisnis kecil hanya mampu memiliki pangsa di kota mereka, kemudian Alibaba ingin agar para perusahaan kecil bisa memperluas jangkauan mereka. 

Beragam platform pun dibangun oleh Alibaba. Salah satunya adalah Alipay supaya perusahaan kecil bisa memiliki akses finansial yang lebih mudah, serta membangun logistik untuk membantu perusahaan kecil. 

3 dari 3 halaman

Saksikan Video Pilihan di Bawah Ini:

Lanjutkan Membaca ↓