Telkom Setor Modal Konstruksi Satelit Merah Putih kepada Telkomsat

Oleh Agustina Melani pada 17 Sep 2018, 21:10 WIB
Menteri BUMN Rini Soemarno dan Dirut Telkom Indonesia Alex Sinaga meninjau langsung Satelit Merah Putih di SpaceX, Cape Canaveral Air Force Station, Florida. (Dok Kementerian BUMN)

Liputan6.com, Jakarta - PT Telekomunikasi Indonesia Tbk (Telkom) menyetor saham berupa aset dalam konstruksi satelit merah putih kepada Telkomsat pada 13 September 2018.

Mengutip keterangan perseroan dalam keterbukaan informasi ke Bursa Efek Indonesia (BEI), Senin (17/9/2018), transaksi itu dilakukan akan memperkuat struktur modal Telkomsat. Kemudian Telkomsat akan memiliki serta mengoperasikan satelit merah putih.

"Pada 13 September 2018, Telkom telah melakukan penyetoran saham dalam bentuk lainnya berupa aset dalam konstruksi satelit merah putih yang sepenuhnya dimiliki dan dikendalikan oleh Telkom kepada Telkomsat berdasarkan Akta Nomor 55 Tanggal 13 September 2018 tentang pemasukan dalam perseroan terbatas," ujar VP Investor Relations PT Telekomunikasi Indonesia Tbk, Andi Setiawan.

Adapun Telkomsat, dahulu PT Patra Telekomunikasi Indonesia, merupakan perseroan terbatas yang didirkan berdasarkan hukum Republik Indonesia dan berkedudukan di Depok. Kepemilikan saham 99,99 persen oleh Telkom dan bergerak di bidang komunikasi satelit.

2 of 2

Menteri BUMN: Satelit Telkom Perkuat Ekonomi Digital RI

Satelit
Satelit Merah Putih. (Foto: Telkom)

Sebelumnya, PT Telkom Indonesia (Persero) Tbk melucurkan Satelit Merah Putih dari SpaceX, Cape Canaveral Air Force Station, Florida, Amerika Serikat. Satelit ini mengorbit di 108 Bujur Timur atau tepatnya di atas wilayah Selat Karimata.

Menteri Badan Usaha Milik Negara (BUMN) Rini Soamarno mengatakan, peluncuran  Satelit Merah Putih merupakan wujud BUMN untuk terus meningkatkan peran dalam peningkatan ekonomi bangsa terutama melalui penguatan teknologi informasi.

"Sebagai BUMN yang bergerak dalam industri telekomunikasi digital, saya berharap Telkom senantiasa hadir untuk negeri dalam membangun infrastrktur teknologi informasi komunikasi, sehingga dapat mewujudkan akses informasi masyarakat Indonesia di berbagai pelosok," kata Rini dalam video di akun resmi instagram Kementerian BUMN, Selasa 7 Agustus 2018.

Indonesia sendiri saat ini memang tengah menghadapi perkembangan tekonolgi yang cukup cepat. Oleh karenanya, fasilitas dasar seperti kemampuan telekomunikasi harus terus ditingkatkan.

Rini mengaku dengan mengorbitnya satelit baru Telkom ini mampu menjadi modal utama Indonesia dalam menjadi pusat ekonomi digital ASEAN.

"Semoga satelit merah putih meningkatkan daya saing bangsa dan turut memajukan ekonomi digital nasional sejingga bisa menjsdikan indoensia sebagai kekuatam ekonomi dogital terbesar di Asia Tenggara," pungkasnya.

 

Saksikan video pilihan di bawah ini:

 

Lanjutkan Membaca ↓