250 Produsen China dan Indonesia Akan Gelar Pameran Produk Elektronik

Oleh Merdeka.com pada 06 Sep 2018, 14:46 WIB
Diperbarui 06 Sep 2018, 14:46 WIB
ChaoYu Expo dan Peraga Expo akan kembali menyelenggarakan pameran Business to Business (B2B) produk elektronik dan aksesoris melalui Internasional Electronic & Smart Appliances Expo 2018. Foto: Dok Merdeka.com/Dwi Aditya P
Perbesar
ChaoYu Expo dan Peraga Expo akan kembali menyelenggarakan pameran Business to Business (B2B) produk elektronik dan aksesoris melalui Internasional Electronic & Smart Appliances Expo 2018. Foto: Dok Merdeka.com/Dwi Aditya P

Liputan6.com, Jakarta ChaoYu Expo dan Peraga Expo akan kembali menyelenggarakan pameran Business to Business (B2B) produk elektronik dan aksesoris melalui Internasional Electronic & Smart Appliances Expo 2018. Rencananya pameran ini digelar selama tiga hari pada 13-15 September 2018, di Jakarta International Expo, Kemayoran.

General Manager ChaoYu Expo, Jason Chen mengungkapkan, pameran ini nantinya akan diikuti sebanyak 250 produsen produk elektronik terkemuka dari China dan Indonesia. Pameran yang menempati area seluas 8.000 meter per segi ini pun akan memamerkan sebanyak 25.000 produk elektronik.

"Kesuksesan tahun lalu dan respon positif dari peserta pameran menjadi penyemangat para exhibitor untuk kembali lagi tahun ini untuk memperluas pasar produk meraka di Indonesia. Dari 250 perusahaan mayoritas dari Cina yakni 80 persen dan 20 persen dari dalam negeri," ungkapnya dalam press conference, di Jakarta, Kamis (6/9/2018).

Adapun beberapa produk elektronik yang akan dihadirkan yakni tersebut meliputi, Consumer Electronics, Mobile Phone & Accessories, Computer Network and Acccessories, In-Car Electronics, Security Produkct & Smart Home, LED & Energy Saving Produkct, Home Appliances, Electronics Equipment &Components.

Jason menyebut, pelaku industri elektronik di China memandang Indonesia sebagai pasar potensial untuk memasarkan produk mereka. Tentu saja, penyelenggaraan ini dapat berjalan berkat dukungan dari pemerintah Indonesia, seperti Kementerian Perdagangan Luar Negeri Indonesia dan Kedutaan Besar Tiongkok di Indonesia.

"Bila selama ini banyak perusahaan Indonesia mencari peluang bisnis berkunjung ke Guangdong, China, kali ini para pengusaha Guandong justru yang hadir di Indonesia untuk menjajaki kerjasama bisnis dengan pengusaha Indonesia," ungkapnya.

Reporter: Dwi Aditya Putra

Sumber: Merdeka.com

 

2 dari 2 halaman

Target

Diharapkan pameran ini akan bisa dimanfaatkan dengan baik para pelaku dari kedua negara. Adapun ditargetkan 5.000 pengunjung potensial akan melakukan transaksi.

"Pengunjung potensial dengan usia 20-50 tahun yang umumnya membutuhkan produk elektronik mutakhir dan berpenghasilan tinggi," tandas dia.

Sementara itu, Ketua Umum Asosiasi Pengusaha Teknologi Informasi dan Komunikasi Nasional (APTIKNAS), Soegiharto Santoso, mendukung jalannya pameran tersebut. Dengan adanya pameran itu, akan menjadi peluang bagi pelaku industri dalam negeri untuk perkenalkan produk-produknya.

"Kami sangat mendukung pameran ini. Ini tentu saja pameran menarik, mereka datang langsung dari Tiongkok. Pameran ini skalanya internasional dan memiliki potensi untuk mengembangkan bisnis," sebutnya.

Lanjutkan Membaca ↓