Menteri Rini Ingatkan BUMN Harus Perhatikan Pekerja

Oleh Merdeka.com pada 18 Agu 2018, 14:43 WIB
Menteri BUMN Rini Soemarno bertamu Mustofa Sulaiman, pensiunan Telkom. Foto: Merdeka.com/Wilfridus Setu Umbu

Liputan6.com, Jakarta Menteri Badan Usaha Milik Negara (BUMN) Rini Soemarno mengunjungi rumah salah satu pensiunan PT Telkom. Kedatangan Rini didampingi Dirut PT Telkom (Persero), Alex Sinaga.

Pria bernama Mustofa Sulaiman tersebut, merupakan penerima manfaat program bedah rumah yang digagas Telkom. "Alhamdulillah ini karyawan Telkom. Pensiunan," kata Rini di kediaman pensiunan Telkom, Jakarta, Sabtu (18/8).

Rini menegaskan, di tengah kiprahnya membangun negeri dan melayani masyarakat, BUMN juga diharapkan memerhatikan kesejahteraan kepada karyawan, terutama mereka yang sudah pensiun.

"Saya selalu minta kita untuk selalu membantu masyarakat, tapi saat yang sama kita juga harus ingat, kita harus membantu mereka yang keluarga kita sendiri. Tetap harus kita lakukan juga," tegas Rini.

Acara bedah rumah ini, kata dia adalah bentuk komitmen tersebut. Selain itu, program bedah rumah merupakan bagian dari berbagai program BUMN dalam menyongsong hari kemerdekaan RI.

"Karena itu, untuk program kemerdekaan ini kita lakukan bedah rumah karyawan, terutama yang pensiunan yang sudah tidak layak huni dan dalam keadaan yang sulit," tandasnya.

Reporter: Wilfridus Setu Umbu

Sumber: Merdeka.com

 

 

* Update Terkini Asian Games 2018. Mulai dari Jadwal Pertandingan, Perolehan Medali hingga Informasi Terbaru dari Arena Pesta Olahraga Terbesar Asia di Sini

2 of 2

Tinjau Jalur KRL Jakarta-Bogor, Menteri Rini Minta KAI Perhatikan Kebersihan

Menteri Badan Usaha Milik Negara (BUMN) Rini Soemarno meninjau jalur kereta rel listrik (KRL) Jakarta-Bogor pada Sabtu (18/8/2018). Dok Kementerian BUMN
Menteri Badan Usaha Milik Negara (BUMN) Rini Soemarno meninjau jalur kereta rel listrik (KRL) Jakarta-Bogor pada Sabtu (18/8/2018). Dok Kementerian BUMN
Menteri Badan Usaha Milik Negara (BUMN) Rini Soemarno meninjau jalur kereta rel listrik (KRL) Jakarta-Bogor pada Sabtu (18/8/2018) ini.
 
Saat peninjauan, Rini sempat melontarkan kekesalan ketika melihat jalur kereta api yang kurang terjaga kebersihannya. "Banyak sekali yang kotor," kata dia di Jakarta.
 
Dia pun meminta jajaran direksi PT KAI untuk turut memerhatikan kebersihan jalur kereta.
 "Pokoknya harus bersih kalau tidak saya bakti sosial untuk bersihkan itu," tegas dia.
 
Turut hadir dalam kunjungan ini, Direktur Utama PT KAI, Edi Sukmoro, Direktur Manajemen Aset PT KAI, Dody Budiawan. Kemudian Deputi Bidang Usaha Jasa Keuangan, Survey dan Konsultan Kementerian BUMN Gatot Trihargo dan Deputi Bidang Usaha Pertambangan, Industri Strategis, dan Media Kementerian BUMN Fajar Harry Sampurno, Staf Khusus III Wianda Pusponegoro,  serta sejumlah Direksi BUMN.
 
KAI juga diharapkan bisa membina masyarakat agar sadar akan kebersihan di jalur kereta api.  "Minta PT Kereta api untuk melihat bahwa jalur jalur kereta api itu harus bersih. Kita juga harus membina masyarakat setempat untuk selalu menjaga kebersihan," tandasnya.
 
Menurut Rini, dengan adanya jalur yang lebih tertata nantinya bisa memberikan kenyamanan tambahan bagi penumpang. "Jika areanya bersih, penumpang lebih nyaman. Ini juga bisa menjadi contoh bagi masyarakat lain untuk bisa menjaga kebersihan," tambah dia.
 
 
Reporter: Wilfridus Setu Umbu
 
Sumber: Merdeka.com
 
 
 
 
Lanjutkan Membaca ↓