Kawasan GBK Siap Diresmikan Jokowi 1 Agustus 2018

Oleh Septian Deny pada 22 Jul 2018, 17:05 WIB
Menteri PUPR Basuki Hadimuljono saat meninjau Gelora Bung Karno, Jakarta. Foto: Liputan6.com/Septian Deny

Liputan6.com, Jakarta Menteri Pekerjaan Umum dan Perumahan Rakyat (PUPR) Basuki Hadimuljono menyatakan, seluruh venue dan fasilitas di kawasan Gelora Bung Karno (GBK) telah hampir selesai. Rencananya, kawasan tersebut akan diresmikan pada 1 Agustus 2018 oleh Presiden Joko Widodo (Jokowi).

Basuki mengungkapkan, saat ini progres pembangunan dan renovasi seluruh venue serta fasilitas di GBK sudah hampir 100 persen. Venue dan fasilitas seperti arena Squash, Cofftea, tempat parkir bertingkat (elevated parking) dan tungku api Asian Games (cauldron) sudah selesai.

"GBK semua sudah clear, sudah selesai semua. Yang sisa kemarin Squash kita sudah bisa main tadi di sana. Sudah selesai 100 persen. Kemudian cofftea house sudah. Elevated parking dua sudah selesai semua. Cauldron nanti tanggal 25 (Juli) sore kita coba gasnya, sudah 98 persen," ujar dia di kawasan Jalan Jenderal Sudirman, Jakarta, Minggu (22/7/2018).

‎Menurut dia, saat ini hanya tinggal proses pembersihan agar terlihat lebih rapi dan bersih.‎ Hal tersebut ditargetkan tidak membutuhkan waktu lama.

"Sudah ready to use. Sudah 99 koma sekian persen. Tinggal pembersihan," ungkap dia.

Rencananya, lanjut Basuki, pada 1 Agustus 2018 kawasan GBK, serta ditambah dengan venue lain di DKI Jakarta seperti jetsky di pantai Ancol akan diresmikan oleh Presiden Jokowi.

Selanjutnya venue dan fasilitas tersebut akan dipergunakan pada Asian Games 2018 yang dibuka pada 18 Agustus mendatang.

‎"Tanggal 1 (Agustus), saya coba kirim surat ke Presiden untuk semua keseluruhan GBK dan kawasannya. ‎Itu patung Bung Karno, cauldron, squash, cofftea, dua lapangan parkir, jetsky dan perahu layar yang di Ancol akan coba diresmikan sekaligus," tandas dia.

2 of 2

Simulasi Asian Games 2018, GBK ke Bandara Soekarno-Hatta Hanya 18 Menit

Simulasi untuk Asian Games 2018 dilakukan Direktur Lalu Lintas (Dirlantas) Polda Metro Jaya Kombes Yusuf bersama Wakil Kepala Dinas Perhubungan dan Transportasi (Dishubtrans) DKI Jakarta Sigit Widjatmoko
Simulasi untuk Asian Games 2018 dilakukan Direktur Lalu Lintas (Dirlantas) Polda Metro Jaya Kombes Yusuf bersama Wakil Kepala Dinas Perhubungan dan Transportasi (Dishubtrans) DKI Jakarta Sigit Widjatmoko. (Merdeka.com/Ronald)

Direktur Lalu Lintas (Dirlantas) Polda Metro Jaya Kombes Yusuf bersama Wakil Kepala Dinas Perhubungan dan Transportasi (Dishubtrans) DKI Jakarta Sigit Widjatmoko, melakukan simulasi Asian Games 2018. Simulasi dilakukan menggunakan bus yang nantinya diperuntukkan bagi para atlet.

Bus berangkat dimulai dari Gelora Bung Karno (GBK) pada pukul 09.35 WIB.

"Pertama, ini simulasi dari Bandara Soekarno Hatta menuju Wisma Atlet. Ini dari GBK ke bandara sebenarnya tidak dihitung. Tapi tetap ini nanti saya hitung," ujar Yusuf dalam bus menuju Bandara Soekarno Hatta, Rabu (4/7/2018).

Sepanjang perjalanan, bus atlet Asian Games 2018 dikawal oleh dua unit motor dan satu mobil patroli polisi. Sementara, satu mobil polisi lainnya berada di belakang.

Selama perjalanan dari GBK ke Bandara Soekarno-Hatta, jalan disterilkan, artinya tidak ada kendaraan yang melintas.

"Sebagai tuan rumah, kita harus memberikan pelayanan bagi tamu undangan," kata Yusuf.

Tepat pukul 09.58 WIB, bus tiba di Bandara Soekarno Hatta. Artinya, untuk menuju bandara dari GBK, bus menempuh jarak tempuh 18 menit. Selain itu, kecepatan mobil yang dilajukan oleh bus adalah 70-100 kilometer per jam.

Sesampainya di bandara, Dirlantas bersama Wakadishub langsung menuju pintu kedatangan para atlet yang datang dari Terminal 3 Ultimate. Ia didampingi juga oleh panitia Asian Games 2018 dari Inasgoc, juga dari Polres Bandara Soekarno Hatta.

Tonton Video Menarik Ini:

Lanjutkan Membaca ↓