Pertamina Jamin Ketersediaan Avtur Selama Musim Haji 2018

Oleh Bawono Yadika pada 19 Jul 2018, 12:21 WIB
Diperbarui 21 Jul 2018, 12:13 WIB
(Foto: Dok Pertamina)

Liputan6.com, Jakarta - Pertamina menjamin ketersediaan avtur untuk mendukung kelancaran jemaah haji saat memasuki musim haji 2018.

Khusus musim haji 2018, Pertamina Marketing Operation Region III prediksi rata-rata kenaikan penyaluran avtur pada Juli-September 2018 sebesar empat persen atau menjadi 6.516 KL per hari dibandingkan rata-rata kondisi normal.

Dikutip dari keterangan tertulis, Kamis (19/7/2018), Manager Communication dan CSR Unit Pertamina MOR III, Dian Hapsari Firasati menyampaikan, kenaikan tertinggi diprediksi akan terjadi pada saat kepulangan jamaah yaitu September 2018.

"Bulan Juli 2018 ini kami prediksi penyaluran avtur naik 3,2 persen dari rata-rata normal. Agustus 2018 nanti kami prediksi naik 3,9 persen dan paling tinggi September 2018 sebanyak 5,4 persen dari normal," ujar dia.

Dian menambahkan, prediksi kenaikan penyaluran avtur ini lebih tinggi jika dibandingkan penyaluran avtur pada musim haji tahun lalu.

"Jika dibandingkan musim haji tahun lalu, tahun ini diprediksi naik 1,06 persen atau naik sekitar 348 KL," tutur dia.

Kenaikan penyaluran avtur terkait dengan jumlah penerbangan dari Bandara Soekarno Hatta sebanyak 63 kloter dan kepulangan dari Bandara Saudi Arabia sebanyak 103 kloter.

"Salah satu upaya kami adalah mempersiapkan seluruh sarana dan fasilitas yang ada dan mengoptimalkan stok Avtur di Bandara Soekarno Hatta Jakarta. Kami juga memastikan kesiapan supply dari tanker termasuk kedatangan kapal yang tepat waktu. Dan tentu saja kesiapan man power dan supply juga kami perhatikan," kata dia.

 

 

2 dari 2 halaman

Pertamina Dongkrak Penyaluran Avtur di 12 Embarkasi Haji

(Foto: Dok PT Pertamina)
Penyaluran avtur oleh PT Pertamina (Foto: Dok PT Pertamina)

Sebelumnya,PT Pertamina (Persero) meningkatkan penyaluran avtur di 12 embarkasi haji untuk memastikan pasokan avtur cukup untuk penerbangan keberangkatan jamaah yang dimulai pada 17 Juli 2018. 

Rata-rata penyaluran avtur harian nasional pada Juli meningkat sebesar 8,5 persen dari 15.000 KL per hari menjadi sekitar 16.900 KL per hari. 

Peningkatan juga dilakukan pada Agustus sebesar enam persen dari rata-rata penyaluran avtur harian nasional 15.000 KL per hari menjadi 16.500 KL per hari. Kemudian pada September peningkatannya sebesar 4,8 persen dari rata-rata harian 15.600 KL per hari diproyeksikan menjadi 16.000 KL per hari.

"Penyaluran avtur selama musim haji akan diberikan perhatian khusus, agar masyarakat yang ingin berangkat ke tanah suci dapat terbang dengan lancar, aman dan nyaman," tutur Vice President Corporate Communication Pertamina Adiatma Sardjito dalam keterangan tertulis, Selasa 17 Juli 2018.

Adiatma menjelaskan, ada 12 embarkasi haji di Indonesia yang akan menjadi titik penyaluran avtur, yakni Bandara Kuala Namu Medan Sumatera Utara (KNO), Bandara Sultan Mahmud Badaruddin II (PLM),Bandara Internasional Soekarno Hatta Cengkareng (CGK), dan Bandara Juanda Surabaya ( SUB).

Kemudian Bandara Hasanudin Makassar (UPG), Bandara Sepinggan Balikpapan (BPN), Bandara Minangkabau, Padang (PDG), Bandara Hang Nadim, dan Batam (BTH). 

Serta Bandara Solo, Adi Soemarmo (SOC), Bandara Syamsudin Noor, Banjarmasin (BDJ), Bandara Sultan Iskandar Muda, Banda Aceh (BTJ) danBandara Lombok Praya, dan juga Lombok (LOP).

Demi kelancaran ibadah haji, Pertamina membuka pengaduan layanan 24 jam bagi masyarakat ingin menyampaikan masukan, saran maupun keluhan melalui contact center Pertamina di nomor telepon 1-500-000 atau melalui email pcc@pertamina.com.

 

 

Saksikan video pilihan di bawah ini:

 

Lanjutkan Membaca ↓